Apakah Chateaubriand Sama dengan Tenderloin Sapi?

Jenis potongan daging sapi sangat penting untuk sajian steik, karena akan menentukan tekstur dan rasanya. Salah satu potongan daging yang dianggap mewah dengan tekstur empuk dan rasanya lembut adalah tenderloin. Namun, dalam menu steik ala Barat kerap kali tak hanya tenderloin saja, tetapi ada pula chateaubriand.
Chateaubriand dan tenderloin sapi dikenal sebagai potongan daging premium. Bahkan sebagian orang menganggap keduanya serupa. Gak heran kalau banyak pencinta steik bertanya-tanya, apakah chateaubriand sama dengan tenderloin sapi? Buat yang masih penasaran, yuk cari tahu jawabannya!
1. Apa itu chateaubriand?

Sebelumnya, kamu perlu mengetahui apa itu chateaubriand (dibaca shah-toe-bree-ond). Chateaubriand merupakan potongan daging yang terletak tepat di tengah tenderloin. Bagian tersebut dapat menghasilkan steik paling empuk karena struktur ototnya yang halus.
Potongan daging ini sangat rendah lemak dan sedikit sekali lemak intramuskular atau bahkan tidak ada. Lemak yang tampak biasanya hanya berupa bintik-bintik halus, bukan pita seperti potongan daging lainnya. Warnanya merah tua yang pekat dan lemaknya putih hingga krem.
Chateaubriand dianggap menjadi bagian terbaik dari tenderloin dan steik paling berharga, sehingga harganya pun termasuk tinggi. Alasan lain yang membuatnya istimewa, karena hanya ada satu potong chateaubriand per karkas. Steik chateaubriand biasanya berukuran kecil, bulat, dan irisannya lebih tebal untuk mengimbanginya, sekitar 7–10 cm.
Steik chateaubriand paling cocok dipanggang dengan tingkat kematangan medium rare. Bagian luarnya akan menjadi karamel, memberikan rasa gurih dan umami. Kontras dengan bagian dalam yang sedikit lebih manis dan berair.
2. Tenderloin sapi bagian favorit untuk steik

Tenderloin yang juga dikenal sebagai filet merupakan potongan daging dari bagian dalam punggung bawah sapi, tepat di sebelah tulang belakang. Bagian tersebut hampir tidak digunakan saat hewan bergerak, serat ototnya sangat halus, dan mengandung sedikit lemak. Hal tersebut menjadikannya bagian paling empuk, lembut, ringan, dan memiliki rasa umami alami.
Potongan daging ini sebaiknya dipanggang dengan tingkat kematangan lebih beragam, dari rare hingga medium rare. Daging tenderloin tidak meleleh seperti daging berlemak, melainkan terpisah dengan lembut. Dibanding mencari kekayaan rasa, potongan daging ini lebih cocok untuk yang ingin menikmati kehalusan teksturnya, lembut, dan murni dari daging sapi itu sendiri.
3. Apakah chateaubriand sama dengan tenderloin sapi?

Setelah memahami apa itu chateaubriand dan tenderloin sapi, kini kamu dapat membedakan keduanya. Meski chateaubriand berasal dari bagian tenderloin sapi, tetapi tidak sepenuhnya sama. Chateaubriand merujuk hanya pada bagian tengah yang tebal, seragam, dan kualitas terbaik dari tenderloin.
Sementara itu, tenderloin merupakan potongan daging sapi yang lebih besar dibanding chateaubriand. Dapat digunakan untuk berbagai hidangan, seperti filet mignon, steik, atau roast. Tenderloin dianggap sebagai bagian daging yang istimewa dan mahal, tapi chateaubriand lebih eksklusif.
Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa chateaubriand berbeda dengan tenderloin sapi untuk jenis potongan daging. Seluruh chateaubriand adalah bagian dari tenderloin. Namun, tidak semua tenderloin dapat disebut chateaubriand. Jadi, jangan sampai salah pesan, ya!

















