Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Bagian Kambing Paling Tinggi Purin, Penderita Asam Urat Wajib Tahu

Bagian Kambing Paling Tinggi Purin, Penderita Asam Urat Wajib Tahu
ilustrasi daging kambing (vecteezy.com/Andrey Starostin)
Share Article

Daging kambing masih sering jadi menu favorit saat acara keluarga, sate malam hari, sampai olahan berkuah yang menggugah selera. Namun, tidak semua bagian kambing aman dikonsumsi terlalu sering, terutama bagi penderita asam urat yang perlu menjaga kadar purin harian.

Purin sendiri dapat dipecah menjadi asam urat, lalu menumpuk di sendi jika jumlahnya berlebihan. Karena itu, penting untuk memahami bagian mana yang sebaiknya dibatasi agar tubuh tidak mudah mengalami nyeri, bengkak, atau kambuh mendadak. Berikut beberapa bagian kambing paling tinggi purin serta hal lain yang sering luput diperhatikan.

1. Jeroan kambing menyimpan purin paling tinggi

ilustrasi jeroan
ilustrasi jeroan (vecteezy.com/thewet nonthachai)

Hati, paru, usus, limpa, dan ginjal kambing termasuk kelompok jeroan yang kadar purinnya jauh lebih tinggi dibandingkan dengan daging biasa. Banyak orang mengira masalah utama hanya berasal dari daging merah, padahal jeroan justru lebih cepat memicu kenaikan asam urat karena proses metabolisme purinnya sangat padat. Ginjal kambing, misalnya, merupakan organ penyaring sisa metabolisme sehingga kandungan senyawa alaminya lebih kompleks dibandingkan dengan bagian otot. Tidak heran setelah makan gulai ati atau sate jeroan, sebagian orang mulai merasakan sendi jempol kaki terasa "nyut-nyutan" pada malam hari.

Hal lain yang sering tidak disadari ialah cara memasak jeroan juga dapat memperberat kondisi tubuh. Jeroan biasanya diolah bersama santan pekat, minyak cukup banyak, dan kuah berbumbu kuat sehingga tubuh bekerja lebih berat saat mencernanya. Kombinasi purin tinggi dan lemak berlebih dapat memperlambat pembuangan asam urat melalui ginjal. Karena itu, penderita asam urat sebaiknya tidak menjadikan jeroan sebagai lauk rutin meski porsinya terlihat sedikit.

2. Otak kambing mudah memicu lonjakan asam urat

ilustrasi otak kambing
ilustrasi otak kambing (commons.wikimedia.org/Anna Frodesiak)

Otak kambing sering dianggap makanan istimewa karena teksturnya lembut dan gurih saat dimasak gulai atau kari. Namun, bagian ini memiliki kandungan purin dan kolesterol yang sama-sama tinggi sehingga kurang ramah bagi penderita asam urat. Banyak orang hanya fokus pada kolesterol otak kambing, padahal efek purinnya terhadap sendi juga tidak bisa dianggap ringan. Pada beberapa kasus, keluhan nyeri muncul bukan karena makan daging banyak, melainkan karena konsumsi otak dalam porsi kecil tetapi cukup sering.

Selain tinggi purin, otak kambing juga mudah membuat asupan kalori meningkat tanpa terasa. Teksturnya yang lembut membuat orang cenderung makan lebih cepat dan sulit mengukur porsi. Jika dikonsumsi bersama kuah santan panas dan nasi dalam jumlah besar, risiko peradangan bisa semakin meningkat. Kondisi ini membuat tubuh lebih mudah mengalami kambuh, terutama pada orang yang sudah memiliki riwayat asam urat bertahun-tahun.

3. Daging iga kambing mengandung kombinasi purin dan lemak

ilustrasi iga
ilustrasi iga (vecteezy.com/Andrey Starostin)

Iga kambing memang terkenal lebih juicy dan kaya rasa dibandingkan dengan bagian daging lain. Lemak yang menempel di sela tulang membuat aroma masakan terasa lebih gurih, terutama saat dibakar atau dimasak sup. Namun, bagian ini juga mengandung purin yang cukup tinggi karena berada dekat jaringan otot aktif dan sumsum tulang. Banyak penderita asam urat merasa aman karena hanya makan beberapa potong iga, padahal kandungan lemaknya dapat memperlambat pengeluaran asam urat dari tubuh.

Lemak berlebih juga dapat memicu kenaikan berat badan yang akhirnya memperbesar risiko asam urat kambuh lebih sering. Tidak sedikit orang mengalami nyeri sendi setelah makan iga kambing pada malam hari, lalu kurang minum air putih. Tubuh akhirnya kesulitan membuang sisa metabolisme secara optimal saat tidur. Jika tetap ingin mengonsumsi iga kambing, porsi kecil dan frekuensi jarang jauh lebih aman dibandingkan dengan makan dalam jumlah besar sekaligus.

Daging kambing memang tetap bisa dinikmati, tetapi memilih bagian yang tepat sangat penting bagi penderita asam urat. Tiga bagian kambing paling tinggi purin termasuk yang perlu dibatasi, selain itu kandungan lemaknya pun tinggi. Setelah mengetahui bagian mana yang paling berisiko, apakah selama ini menu favoritmu justru termasuk yang paling sering memicu asam urat kambuh?

Referensi

"Purine Content of Meat." Purine Direct. Diakses pada Mei 2026

"Are Organ Meats High in Purines? What Gout Sufferers Need to Know." Organised. Diakses pada Mei 2026

"Determination of Purine Contents in Commonly Consumed United States Foods: Updating the United States Department of Agriculture and Office of Dietary Supplements-National Institutes of Health Purine Database." The Journal of Nutrition. Diakses pada Mei 2026

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Debby Utomo
EditorDebby Utomo

Related Articles

See More

Resep Sate Kambing Sambal Kecap, Menu Wajib Saat Idul Adha

24 Mei 2026, 12:45 WIBFood