Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Alasan Ube Bakal Disukai Pencinta Kuliner, Apakah Bakal Menggeser Matcha?

5 Alasan Ube Bakal Disukai Pencinta Kuliner, Apakah Bakal Menggeser Matcha?
ilustrasi es krim ube (pexels.com/Anastasia Belousova)

Lagi scroll menu minuman atau dessert, kamu pasti gak asing sama matcha yang seolah ada di mana-mana. Mulai dari latte, cake, sampai croffle, semuanya serba matcha. Namun belakangan ini, warna ungu khas ube mulai muncul dan pelan-pelan mencuri perhatian. Ube adalah ubi ungu yang berasal dari Filipina, dengan warna ungu yang lebih cerah dan rasa manis seperti paduan kacang-vanila.

Karena rasanya yang unik, tak sedikit pencinta kuliner yang memprediksi ube bakal menggeser matcha sebagai tren rasa kekinian. Nah, sebelum mencicipi rasanya yang creamy dan gurih, simak alasan ubel bakal diminati pencinta kuliner ini!


1. Warna ungu yang mencuri perhatian

ilustrasi ube bun
ilustrasi ube bun (pexels.com/Noor din)

Secara visual, ube punya warna ungu cerah yang langsung bikin mata “melek”. Di era media sosial, tampilan makanan itu sama pentingnya dengan rasa. Ube punya keunggulan visual yang lebih “Instagramable” dibanding matcha yang cenderung hijau kalem.

Bayangkan kamu lagi pilih dessert buat difoto, kemungkinan besar kamu bakal lebih tertarik ke warna yang standout, kan? Ube ini kayak teman yang selalu tampil beda di tongkrongan. Gak heran kalau banyak brand mulai beralih karena visualnya lebih menjual. Bahkan, satu foto ube latte bisa langsung bikin orang lapar padahal belum tahu rasanya, lho.


2. Rasa yang lebih ramah di lidah

ilustrasi cake ube
ilustrasi cake ube (pexels.com/McHail Hernandez)

Matcha punya rasa khas yang sedikit pahit dan earthy yang gak semua orang langsung suka. Sementara itu ube cenderung manis, creamy, dan lebih “aman” untuk berbagai lidah. Ini bikin ube lebih mudah diterima oleh pasar luas.

Kalau kamu pernah coba matcha dan merasa “hmm, kok aneh ya?”, kamu gak sendirian. Ube hadir sebagai alternatif yang lebih bersahabat, nih. Rasanya mirip perpaduan vanilla dan kacang, jadi lebih familiar. Cocok buat kamu yang ingin dessert enak tanpa harus “belajar suka” dulu. Penasaran dengan rasanya?


3. Lebih fleksibel di berbagai menu

ilustrasi ube cookies
ilustrasi ube cookies (pexels.com/Cats Coming)

Ube bisa diolah jadi banyak jenis makanan, mulai dari minuman, pastry, sampai makanan berat. Teksturnya yang lembut bikin ubi ini gampang dicampur dengan bahan-bahan lain. Ini jadi nilai plus dibanding matcha yang kadang tricky saat dipadukan.

Kamu bakal mudah menemukan ube di donut, pancake, es krim, bahkan pasta fusion. Ube itu seperti bahan makanan serba bisa dalam dunia kuliner. Sementara matcha kadang terlalu dominan dan susah “blend” dengan rasa lain. Jadi dari sisi kreativitas, ube jelas lebih unggul, ya.


4. Tren global yang lagi naik daun

ilustrasi bolu ube
ilustrasi bolu ube (pexels.com/ENESFİLM)

Ube bukan cuma tren lokal, tapi sudah mendunia, lho. Kini sudah banyak kafe di Amerika, Korea, sampai Australia mulai mengangkat ube sebagai menu utama. Ini memperlihatkan bahwa ube punya daya tarik global yang kuat.

Kalau kamu perhatiin TikTok atau Instagram, konten ube makin sering muncul, kan? Dari ube latte sampai ube cheesecake, semuanya sukses menarik pencinta kuliner. Ini bukan sekadar tren sesaat, tapi gelombang baru di dunia kuliner, lho. Eits, biasanya, kalau sudah global, tren ini bakal bertahan lebih lama.


5. Kandungan nutrisi yang menarik

ilustrasi ube
ilustrasi ube (pexels.com/Marcelo Verfe)

Ube dikenal mengandung antioksidan tinggi, terutama anthocyanin yang memberi warna ungu alami. Senyawa ini bagus untuk kesehatan karena membantu melawan radikal bebas. Selain itu, ube juga dikenal memiliki vitamin C yang tinggi. Nah, ini yang menjadi nilai tambahan dari ube. Jadi bukan cuma soal rasa dan tampilan, tapi juga bermanfaat bagi kesehatan, kan. 

Selama tak memakai gula berlebih, kamu jadi bisa menikmati dessert tanpa terlalu merasa bersalah, deh. Jadi, jangan takut menggunakan ube dalam makanan yang kamu buat, ya.

Ube bukan cuma tren sesaat, tapi punya potensi besar untuk menggeser tren matcha di dunia kuliner. Dari visual, rasa, sampai fleksibilitas, semuanya mendukung. Jadi, kalau kamu mulai sering lihat ube di mana-mana, itu bukan kebetulan lho. Siapa tahu rasa ube yang creamy ini bakal menjadi favorit kamu, kan?



This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febrianti Diah Kusumaningrum
EditorFebrianti Diah Kusumaningrum
Follow Us

Related Articles

See More

Resep Nasi Goreng Kimchi Bakso, Perpaduan Unik Pedas Asamnya Bikin Nagih

03 Mei 2026, 21:15 WIBFood