6 Tips Simpan Manggis agar Tahan Lama dan Tetap Segar, Anti Busuk!

Manggis memang selalu jadi primadona karena rasanya yang manis, asam, dan menyegarkan. Namun, ada satu masalah klasik yang sering kita hadapi yaitu manggis cepat sekali layu atau kulitnya mengeras kalau salah simpan. Kalau sudah keras, membukanya saja butuh perjuangan, belum lagi risiko daging buahnya yang berubah warna jadi cokelat.
Supaya stok manggis di rumah tidak terbuang sia-sia, kamu perlu tahu trik khusus untuk menjaga kualitasnya. Sebagai penulis yang sering mengulik dunia food and beverage, saya sudah merangkum panduan lengkapnya buat kamu. Yuk, simak cara simpan manggis agar tetap juicy dan segar lebih lama!
1. Pilih manggis berkualitas

Langkah pertama agar manggis awet sebenarnya dimulai sejak kamu berada di pasar atau supermarket. Kamu tidak akan bisa menyimpan buah dalam waktu lama kalau kondisi awalnya sudah kurang prima. Pastikan kamu memilih buah yang benar-benar segar dengan kulit yang mulus.
Hindari manggis yang memiliki luka, cacat, atau bercak getah kuning pada kulitnya. Getah kuning ini bukan cuma bikin tampilan jadi jelek, tapi juga menjadi tanda bahwa proses pembusukan akan terjadi lebih cepat. Tekan pelan kulitnya; jika terasa empuk dan kenyal, berarti manggis siap dibawa pulang.
2. Jangan dicuci

Kesalahan paling umum yang sering dilakukan adalah mencuci buah sesampainya di rumah. Untuk manggis, sebaiknya kamu hindari kebiasaan ini jika tidak ingin langsung memakannya. Air yang meresap ke area kelopak atau sela-sela kulit bisa memicu kelembapan tinggi.
Kondisi lembap inilah yang menjadi tempat favorit bagi jamur untuk tumbuh. Jika ada kotoran atau tanah yang menempel, cukup lap saja dengan kain kering atau tisu. Menjaga kulit manggis tetap kering adalah kunci utama agar daging buah di dalamnya tidak mudah busuk atau berair.
3. Bungkus koran

Kelembapan adalah musuh utama sekaligus kawan bagi buah, tergantung kadarnya. Untuk menjaga keseimbangan itu, kamu bisa memanfaatkan kertas koran bekas atau kertas sampul cokelat. Bungkus manggis secara berkelompok menggunakan koran sebelum disimpan.
Fungsi kertas di sini adalah untuk menyerap kelembapan berlebih yang keluar dari pori-pori kulit manggis. Dengan membungkusnya, suhu buah juga akan lebih stabil dan kulitnya tidak mudah mengeras akibat terkena udara langsung secara terus-menerus.
4. Gunakan kantong berlubang

Kalau kamu merasa membungkus satu per satu dengan koran terlalu repot, kamu bisa menggunakan kantong plastik. Tapi ingat, jangan gunakan plastik yang tertutup rapat tanpa celah udara. Gunakan kantong plastik yang sudah diberi lubang-lubang kecil di sekelilingnya.
Sirkulasi udara sangat penting agar gas etilen yang dihasilkan buah tidak terperangkap di dalam plastik yang bisa mempercepat kematangan dan pembusukan. Plastik berlubang ini menjaga buah tetap "bernapas" sekaligus melindunginya dari kontaminasi bau makanan lain di sekitarnya.
5. Penyimpanan kulkas (jangka panjang)

Jika kamu punya stok manggis yang cukup banyak dan ingin menikmatinya dalam waktu yang lama, kulkas adalah penyelamat terbaik. Suhu dingin terbukti efektif memperlambat respirasi buah. Jika kamu menyetel suhu kulkas pada kisaran 4-6 derajat celcius, manggis kamu bisa bertahan hingga 2 bulan, lho!
Namun, jika kamu lebih suka suhu yang tidak terlalu dingin, yakni sekitar 9-12 derajat celcius, manggis tetap bisa bertahan segar hingga 30 hari. Pastikan tempat penyimpanannya tidak tercampur dengan sayuran hijau yang mudah layu ya.
6. Simpan suhu ruang

Tidak semua orang suka makan buah yang dingin. Kalau kamu berencana menghabiskan manggis dalam satu atau dua hari ke depan, menyimpannya di suhu ruang adalah pilihan yang paling praktis. Caranya, cukup letakkan manggis di wadah terbuka yang kering dan sejuk.
Pastikan tempatnya tidak terkena sinar matahari langsung karena panas matahari bisa membuat kulit manggis cepat mengkerut dan isinya mengering. Di suhu ruang, manggis biasanya hanya bertahan beberapa hari saja, jadi pastikan kamu segera menikmatinya selagi segar!
Itu dia beberapa tips simpel yang bisa kamu praktikkan di rumah. Dengan cara simpan yang benar, kamu tidak perlu khawatir lagi melihat manggis kesayanganmu berakhir di tempat sampah. Selamat mencoba!


















