Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Berapa Lama Daging Sapi Tahan pada Suhu Ruang?
Potret daging sapi (unsplash.com/Usman Yousaf)

Daging sapi menjadi salah satu bahan makanan yang cukup sensitif terhadap suhu. Oleh karena itu, cara menyimpan daging dengan benar sangat penting, agar kualitas, rasa, dan keamanannya tetap terjaga. Apalagi saat momen Iduladha atau setelah belanja dalam jumlah banyak, masih banyak orang yang membiarkan daging terlalu lama di luar kulkas tanpa menyadari risikonya.

Padahal, daging mentah yang dibiarkan terlalu lama pada suhu ruang bisa menjadi tempat berkembangnya bakteri. Kondisi ini tentu dapat meningkatkan risiko keracunan makanan hingga gangguan pencernaan jika tetap dikonsumsi. Lantas, sebenarnya berapa lama daging sapi aman berada di suhu ruang?

1. Daging sapi sebaiknya tidak lebih dari dua jam pada suhu ruang

Secara umum, daging sapi mentah sebaiknya tidak dibiarkan pada suhu ruang lebih dari dua jam. Jika suhu lingkungan cukup panas, misalnya di atas 32 derajat Celsius, waktu amannya bahkan bisa lebih singkat, yakni sekitar satu jam saja.

Semakin lama daging berada di luar pendingin, bakteri seperti Salmonella dan E. coli bisa berkembang lebih cepat. Bakteri tersebut biasanya tidak selalu terlihat secara kasat mata, sehingga daging masih tampak normal meski sebenarnya sudah mulai tidak aman dikonsumsi.

2. Tanda daging mulai tidak segar

Potret memotong daging sapi (unsplash.com/Kyle Mackie)

Ada beberapa ciri yang bisa diperhatikan untuk mengetahui kondisi daging sapi sudah mulai menurun kualitasnya atau belum. Berikut di antaranya.

1. Aroma berubah.

Daging segar biasanya memiliki aroma khas yang tidak terlalu menyengat. Jika mulai muncul bau asam atau amis berlebihan, sebaiknya jangan dikonsumsi.

2. Tekstur berlendir.

Daging yang sudah terlalu lama berada di suhu ruang biasanya terasa lebih licin atau berlendir saat disentuh.

3. Warna mulai kusam

Perubahan warna menjadi kecokelatan kusam atau kehijauan juga bisa menjadi tanda kualitas daging mulai menurun.

3. Cara menyimpan daging sapi yang benar

Daging sapi sebaiknya segera disimpan di dalam kulkas atau freezer setelah diterima, agar lebih awet dan bisa dikonsumsi dengan aman. Kalau ingin dimasak dalam waktu dekat, simpan di chiller pada suhu dingin stabil.

Jika ingin disimpan lebih lama, freezer menjadi pilihan terbaik, karena dapat membantu menjaga kualitas daging hingga beberapa bulan. Selain itu, sebaiknya daging dibagi per porsi sebelum dibekukan dulu, supaya lebih praktis saat akan digunakan dan tidak perlu berkali-kali dicairkan. Daging sebaiknya langsung disimpan dalam wadah tertutup atau plastik food grade.

Jadi, kalau habis menerima atau membeli daging dalam jumlah banyak, jangan biarkan terlalu lama di suhu ruang, ya. Lebih cepat disimpan di suhu dingin, kualitas daging pun bisa tetap terjaga dengan baik.

Editorial Team

Related Article