Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Cara Memotong Bawang Bombay agar Tidak Membuat Mata Perih

3 min read
Cara Memotong Bawang Bombay agar Tidak Membuat Mata Perih
ilustrasi memotong bawang bombai (magnific.com/8photo)
  • Mata perih saat memotong bawang bombai dipicu gas lachrymator yang bereaksi dengan air mata dan membentuk asam sulfat ringan di permukaan mata.
  • Pisau tajam serta perendaman bawang dalam air es membantu mengurangi pelepasan dan pembentukan gas iritatif selama proses pemotongan.
  • Kipas angin, nyala korek atau lilin, serta kacamata pelindung dapat membatasi gas pengiritasi agar tidak mencapai mata.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Memotong bawang bombai sering menjadi mimpi buruk bagi para ibu rumah tangga. Perih dan pedih di mata rasanya sangat menyiksa. Air mata pun mengalir deras tanpa bisa dibendung.

Sebenarnya, menurut Healthline, reaksi kimia dari gas lachrymator-lah yang menjadi biang keladinya. Namun, jangan khawatir, ada beberapa trik sederhana untuk mengatasinya. Berikut lima cara memotong bawang bombai agar mata tidak perih. Anti nangis-nangis!

  1. 1. Pisau tajam memotong sel bawang secara presisi

    ilustrasi memotong bawang bombai
    ilustrasi memotong bawang bombai (magnific.com/8photo)

    Irisan yang rapi meminimalkan kerusakan dinding sel bawang. Kerusakan kecil berarti lebih sedikit gas syn-propanethial-S-oxide yang terlepas ke udara. Gas inilah, seperti dilansir Healthline, yang bercampur air mata membentuk asam sulfat ringan di permukaan mata.

    Asam sulfat itulah penyebab utama sensasi perih yang luar biasa. Dengan pisau tajam, luasan irisan yang rusak jauh lebih sedikit daripada pisau tumpul. Hasilnya, mata pun tidak terlalu teriritasi meskipun kita memotong dalam jumlah banyak.

  2. 2. Air dingin mengurangi kadar gas syn-propanethial-S-oxide

    ilustrasi air dingin
    ilustrasi air dingin (magnific.com/wirestock)

    Rendam bawang yang sudah dikupas kulitnya dalam air es selama 10 menit. Suhu rendah memperlambat reaksi enzim pembentuk gas iritatif di dalam umbi. Enzim tersebut menjadi kurang aktif secara signifikan pada kondisi dingin.

    Setelah direndam, potong bawang di atas permukaan talenan yang sedikit basah. Air menyerap gas yang keluar sebelum gas itu mencapai kornea mata. Proses ini sangat efektif untuk menekan produksi zat perih dari awal pemotongan.

  3. 3. Kipas angin menerbangkan gas pengiritasi menjauh dari mata

    ilustrasi kipas angin kecil
    ilustrasi kipas angin kecil (magnific.com/magnific)

    Nyalakan kipas angin meja kecil dan arahkan ke area pemotongan. Aliran udara yang kencang mendorong gas berat menjauh dari wajah. Gas tersebut langsung tersebar dan hilang di udara dalam ruangan yang lebih luas.

    Posisikan talenan tepat di depan aliran kipas dengan jarak aman. Pastikan kipas tidak mengarah langsung ke hidung agar kita tetap nyaman. Cara ini sangat praktis tanpa perlu persiapan bahan tambahan.

  4. 4. Korek api membakar senyawa sulfur di udara sekitar

    ilustrasi lilin kecil
    ilustrasi lilin kecil (magnific.com/azerbaijan_stockers)

    Nyalakan sebatang korek api atau lilin kecil di dekat talenan saat memotong. Nyala api menarik gas sulfur yang lebih berat untuk naik ke atas. Api membakar senyawa tersebut menjadi partikel karbon yang tidak berbahaya.

    Letakkan lilin di sisi talenan yang aman dari jangkauan tangan. Pastikan api tidak mengganggu gerakan tangan saat mengiris bawang dengan cepat. Metode ini adalah trik kuno para koki yang masih terbukti jitu hingga kini.

  5. 5. Kacamata pelindung menghalangi kontak gas dengan bola mata

    ilustrasi kacamata pelindung
    ilustrasi kacamata pelindung (magnific.com/wirestock)

    Kenakan kacamata renang atau kacamata pelindung dapur khusus sebelum memulai. Lapisan kedap air pada kacamata, mencegah gas mencapai permukaan bola mata. Mata kita akan tetap aman dari serangan kimia ringan selama pemotongan.

    Ini adalah solusi paling ekstrem, namun hasilnya sangat pasti. Tidak ada gas yang masuk jika tidak ada celah udara sama sekali. Pilihan ini cocok bagi kamu yang memiliki mata yang sangat sensitif terhadap bumbu dapur.

    Semua metode di atas sudah dicoba langsung oleh banyak koki rumahan dan terbukti ampuh. Pilih satu cara yang paling mudah dilakukan di dapur kecilmu masing-masing. Selamat memotong bawang, semoga matamu tetap segar dan masakanmu tetap lezat!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More