Sayuran hijau: seperti bayam, kangkung, dan brokoli yang disarankan dikonsumsi setiap hari.
Sayuran lainnya: seperti wortel, timun, atau tomat yang dikosumsi satu porsi per hari.
Buah beri: stoberi, blueberry, dan raspberry.
Kacang-kacangan: seperti almond, kenari, dan pistachio.
Biji-bijian utuh: quinoa dan gandum utuh.
Ikan
Daging unggas: ayam atau bebek
Minyak zaitun
Cara Menerapkan Diet MIND untuk Menjaga Kesehatan Otak

- Prioritaskan makanan yang mendukung kesehatan otak, seperti sayuran hijau, buah beri, kacang-kacangan, dan ikan.
- Batasi konsumsi makanan tidak sehat seperti makanan cepat saji, daging merah, mentega, keju, dan makanan manis.
- Terapkan diet MIND secara bertahap agar lebih konsisten dan tambahkan gaya hidup sehat seperti tidur cukup, olahraga rutin, mengelola stres dengan baik serta membatasi konsumsi rokok dan alkohol.
Tahukah kamu, jika ada diet yang baik untuk menjaga kesehatan otak dan menekan risiko dimensia? Benar, diet tersebut dikenal juga dengan istilah diet MIND (Mediterranean-DASH Intervention for Neurodegenerative Delay). Diet ini mengabungkan dua jenis diet populer, yaitu diet Mediterania dan DASH, namun dengan berfokus pada menjaga kesehatan otak.
Lalu, bagaimana cara menerapkan diet ini? Oleh karena itu, di artikel ini akan membahas cara terapkan diet MIND dengan benar. Berikut selengkapnya cara menerapkan diet MIND untuk menjaga kesehatan otak.
1. Prioritaskan makanan yang mendukung kesehatan otak

Selama menerapkan diet MIND, kamu perlu prioritaskan makanan yang mendukung kesehatan otak. Menurut MIND diet and the risk of dementia: a population-based study (2022), terdapat makanan yang baik untuk dikonsumsi selama menjalani diet MIND. Pola makan ini dapat menekankan asupan antioksidan, lemak sehat, dan nutrisi yang berperan penting dalam menjaga fungsi otak.
Berikut makanan yang baik dikonsumsi:
2. Batasi konsumsi makanan yang tidak sehat

Tidak hanya memprioritaskan makanan yang baik untuk kesehatan otak saja. Kamu juga perlu memperhatikan kembali makanan yang kamu konsumsi. Penelitian mengenai The MIND diet, brain transcriptomic alterations, and dementia (2023), terdapat beberapa kategori makanan yang sebaiknya kamu batasi selama menjalani diet MIND.
Berikut beberapa makanan yang perlu dibatasi selama diet MIND:
Makanan cepat saji dan gorengan.
Daging merah yang dianjurkan tidak lebih dari empat kali seminggu.
Mentega atau margarin kurang dari satu sendok makan per hari.
Keju maksimal satu kali seminggu.
Makanan manis dan pastry yang dibatasi kurang dari lima kali seminggu
3. Terapkan secara bertahap agar lebih konsisten

Dalam menerapkan diet MIND ini, kamu tidak perlu mengubah pola makan secara drastis. Tetapi, lakukanlah secara bertahan dan konsisten. Perubahan kecil namun berkelanjutan jauh lebih efektif dibanding perubahan ekstrem dalam waktu singkat.
Langkah sederhana yang bisa dilakukan, misalnya:
Mengganti nasi putih dengan nasi merah atau oat
Menambahkan sayuran hijau di menu makan siang
Mengurangi gorengan dan memilih ikan panggang atau kukus
Mengganti camilan manis dengan buah-buahan atau kacang-kacang.
4. Gaya hidup sehat juga perlu diterapkan

Tidak hanya diet saja, namun kamu juga perlu terapkan gaya hidup sehat biar hasilnya lebih maksimal. Diet MIND akan memberikan hasil optimal, jika dibarengi dengan gaya hidup yang mendukung kesehatan otak.
Beberapa kebiasaan yang perlu diperhatikan antara lain:
Tidur cukup dan berkualitas
Rutin olahraga dan aktivitas fisik lainnya.
Mengelola stres dengan baik.
Membatasi konsumsi rokok dan alkohol.
Cara menerapkan diet MIND untuk menjaga kesehatan otak bisa dimulai dari konsumsi makanan yang baik, mengurangi makanan yang berisiko bagi kesehatan otak, konsisten, dan tetap menjalani gaya hidup sehat. Dengan begitu, kamu tidak hanya hidup lebih sehat melainkan otak kamu juga ikut sehat.


















