Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Cara Menyimpan Butter Tteok agar Nikmatnya Tahan Lama
ilustrasi butter tteok (unsplash.com/Luna Hu)
  • Butter tteok adalah camilan manis asal Korea Selatan dengan tekstur krispi di luar dan chewy di dalam, terbuat dari tepung ketan, mentega, telur, serta gula.
  • Penyimpanan butter tteok bisa dilakukan di suhu ruang hingga kulkas dengan wadah kedap udara agar tidak cepat basi dan tetap lembut saat disantap.
  • Untuk daya simpan lebih lama, butter tteok dapat dibekukan lalu dipanaskan kembali menggunakan air fryer, oven, atau microwave sebelum dikonsumsi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Belakangan, camilan butter tteok mencuri perhatian orang-orang karena rasanya yang ringan dengan tekstur krispi di luar dan chewy di dalam. Makanan ini terkenal di Korea Selatan sebagai salah satu jajanan manis kekinian.

Bahan utama butter tteok berasal dari tepung ketan, mentega, telur, gula, dan bahan lain yang dipanggang pakai cetakan khusus dan lucu. Kalau kebetulan kamu memperoleh butter tteok dalam jumlah banyak, ada cara menyimpan yang tepat supaya butter teok tahan lama. Simak dalam catatan berikut ini, ya!

1. Pastikan butter tteok sudah dalam keadaan dingin

ilustrasi butter tteok (unsplash.com/yungki lee)

Butter tteok yang mau kamu simpan harus didinginkan terlebih dahulu, baik itu kue yang dibeli atau dibuat sendiri. Bila hidangan merupakan buatan rumah, kamu bisa mendinginkan butter tteok di atas cooling rack karena efektif untuk membuatnya cepat dingin di semua sisi.

Pendinginan ini perlu diperhatikan karena butter tteok harus disimpan dalam wadah kedap udara. Bila uap panas terjebak di dalamnya, khawatir malah bisa membuat butter tteok cepat basi dan tidak layak makan.

2. Simpan di suhu ruang menggunakan wadah kedap udara

ilustrasi butter tteok (pexels.com/HONG SON)

Butter tteok termasuk kue yang aman disimpan di suhu ruang selama beberapa saat. Namun, kamu perlu memperhatikan metode penyimpanan supaya makanan tahan lama. Selain memastikan butter tteok sudah dalam kondisi dingin, pastikan kamu menyimpan kue pada wadah kedap udara agar tidak mudah terkontaminasi.

Cuci bersih dan keringkan wadah simpan tersebut, kemudian masukkan butter tteok ke dalamnya dan simpan rapat-rapat. Jauhi dari tempat terlalu lembap atau sorot sinar matahari langsung. Dengan begitu, kue ini dapat bertahan sekitar 1—3 hari.

3. Letakkan butter tteok di chiller dan hindari dari bahan beraroma tajam

ilustrasi penyimpanan makanan di dalam chiller (unsplash.com/Ello)

Kalau kamu ingin menyimpan butter tteok lebih lama, maka simpan kue di dalam kulkas. Menyimpan kue di dalam chiller bisa membuat kue tahan selama 4 hari atau lebih. Namun, kue harus dikemas dalam wadah kedap udara supaya tidak terlalu kering.

Sama dengan penyimpanan di suhu ruang, kamu perlu menyiapkan wadah bersih dan kering. Kemudian, letakkan wadah di tempat yang dinginnya stabil serta jauh dari bahan beraroma tajam, supaya sensasi butter tteok tidak berubah.

4. Bekukan butter tteok untuk waktu simpan lebih lama

ilustrasi wanita membuka freezer (freepik.com/fabrikasimf)

Butter tteok ini dapat pula dibekukan untuk penyimpanan lebih lama daripada dua cara sebelumnya. Setelah menunggu dingin, kamu bisa meletakkan butter tteok dalam wadah kedap udara atau mengemasnya dalam kantong kedap udara supaya efektif dan tahan lama.

Buang udara dalam kantong penyimpanan sebanyak mungkin untuk menghindari freezer burn ataupun kue yang saling menempel. Metode ini membuat penyimpanan butter tteok tahan lebih dari sebulan.

5. Panaskan butter tteok dengan alat yang tepat sebelum dikonsumsi

ilustrasi air fryer (pixabay.com/Phuong Luu)

Butter tteok sebenarnya bisa kamu makan dingin, terutama kalau disimpan di suhu ruang. Namun, bila kue berada di kulkas, baik itu chiller maupun freezer, maka sebaiknya dihangatkan dulu supaya bagian dalamnya tidak keras.

Metode menghangatkan butter tteok ini bisa dilakukan dengan beberapa jenis alat masak, mulai dari air fryer, oven, ataupun microwave. Gunakan suhu sedang untuk air fryer dan oven, lalu panaskan selama 2—5 menit. Sedangkan bila dihangatkan dengan microwave, cukup dilakukan beberapa detik saja.

Bila kamu ingin menyimpan butter tteok dan menyantapnya di kemudian hari, kamu bisa mengikuti beberapa instruksi penyimpanan butter tteok di atas supaya kue tahan lama dan enak dimakan kembali di kemudian hari.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team