Bayangkan semangkuk nasi hangat ditemani ayam taliwang, plecing kangkung, atau sambal yang bikin lidah langsung “melek”. Cita rasa pedas seperti sudah menjadi bagian yang sulit dipisahkan dari kuliner Lombok, bahkan sensasi pedasnya kerap menjadi alasan orang penasaran untuk mencicipinya. Namun, pernahkah kamu bertanya-tanya kenapa makanan khas Lombok begitu identik dengan rasa pedas?
Ternyata, rasa pedas dalam kuliner Lombok gak cuma soal selera masyarakatnya yang doyan makanan berbumbu kuat. Kebiasaan ini juga berkaitan dengan tradisi, bahan-bahan yang mudah ditemukan, serta budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Nah, daripada cuma sibuk menyiapkan es setelah kepedesan, cari tahu kenapa rasa pedas begitu melekat dalam kuliner Lombok melalui ulasan berikut ini, yuk