Hari Raya Iduladha identik dengan tradisi berbagi daging kurban kepada masyarakat. Umumnya, daging yang dibagikan berasal dari hewan kurban seperti sapi, kambing, atau domba.
Banyak orang yang menerima daging dalam jumlah cukup banyak. Bahkan, melebihi kebutuhan untuk sekali masak. Tentunya, sebagian daging biasanya disimpan untuk stok beberapa hari atau bahkan beberapa pekan ke depan.
Namun, menyimpan daging kurban ternyata gak bisa dilakukan sembarangan, lho. Masih banyak orang yang langsung memasukkan daging ke dalam freezer tanpa memerhatikan cara penyimpanan yang tepat.
Padahal, cara yang kurang tepat dapat memengaruhi kualitas daging, mulai dari tekstur, rasa, hingga mempercepat proses kerusakan. Untuk menhindari penurunan kualitas daging atau bahkan kerusakan dini, berikut beberapa kesalahan menyimpan daging kurban yang perlu kamu pahami, agar tidak melakukannya.
