Potret buah apel segar (pexels.com/Suzy Hazelwood)
Setelah proses fermentasi selesai, kombucha siap dikonsumsi. Namun, tak sedikit orang yang menambahkan beberapa bahan alami untuk memberikan rasa, seperti buah-buahan, rempah-rempah, atau bahan herbal lainnya.
Kombucha yang sudah jadi dimasukkan ke dalam botol kecil bersama irisan buah atau perasa alami, kemudian didiamkan selama beberapa hari lagi. Hasilnya, rasa dan aroma alami dari bahan tersebut "bercampur" dengan kombucha.
Sementara itu, buah-buahan yang sering dicampur ke dalam kombucha antara lain apel, stroberi, jeruk, dan nanas. Buah ini memberi rasa manis dan segar. Untuk rempah-rempahnya, ada jahe, kayu manis, atau daun mint yang memberikan sensasi hangat dan segar.
Nah, itu dia bahan-bahan pembuatan kombucha yang perlu kamu tahu. Ternyata simpel, ya? Namun, pastikan bahannya berkualitas dan langkah fermentasinya tepat, ya! Kamu tertarik membuat kombucha sendiri?
Kenapa kombucha punya rasa asam seperti cuka? | Rasa asam pada kombucha muncul dari proses fermentasi gula oleh bakteri dan ragi di dalam SCOBY. Semakin lama difermentasi, biasanya rasa asamnya akan semakin kuat. |
Apakah kombucha mengandung alkohol? | Kombucha bisa mengandung sedikit alkohol alami hasil fermentasi, tetapi biasanya kadarnya sangat rendah. Namun, jika difermentasi terlalu lama, kadar alkoholnya bisa meningkat. |
Apakah kombucha selalu dibuat dari teh hitam? | Tidak. Selain teh hitam, banyak orang juga memakai teh hijau atau campuran keduanya. Jenis teh yang digunakan akan memengaruhi warna dan cita rasa kombucha. |
Kenapa kombucha terlihat seperti minuman bersoda? | Karena proses fermentasi menghasilkan karbon dioksida alami. Gas inilah yang membuat kombucha memiliki sensasi bergelembung seperti soda. |