Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Bumbu Khas Spanyol yang Membuat Masakan Semakin Beraroma

5 Bumbu Khas Spanyol yang Membuat Masakan Semakin Beraroma
ilustrasi azafrán (pixabay.com/mohammadtps)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Artikel mengenalkan lima bumbu khas Spanyol yang menjadi rahasia aroma dan cita rasa autentik dalam berbagai hidangan tradisional negeri tersebut.
  • Pimentón de la vera, azafrán español, dan ñora dijelaskan sebagai rempah penting dengan karakter rasa unik yang memperkaya warna serta aroma masakan.
  • Picada dan sofrito disebut sebagai racikan dasar yang memberi tekstur, keseimbangan rasa, serta menjadi fondasi utama dalam banyak kuliner Spanyol.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Saat mencicipi kuliner Spanyol, banyak orang langsung terpikat oleh aroma yang begitu menggugah selera. Rahasianya bukan hanya terletak pada bahan yang segar, tapi juga pada racikan bumbu khas yang telah diwariskan selama ratusan tahun. Setiap daerah di Spanyol bahkan memiliki bumbu andalan yang memberikan karakter rasa berbeda pada setiap hidangan.

Kalau kamu ingin mencoba memasak hidangan ala Spanyol di rumah, mengenal bumbu-bumbu autentiknya bisa menjadi langkah awal yang menarik. Beberapa di antaranya mungkin sudah pernah kamu dengar, sementara yang lain masih terdengar asing di telinga. Yuk, kenalan dengan lima bumbu khas Spanyol yang membuat masakan semakin beraroma.

1. Pimentón de la vera

ilustrasi pimentón de la vera
ilustrasi pimentón de la vera (commons.wikimedia.org/Badagnani)

Pimentón de la vera merupakan paprika bubuk asap yang berasal dari wilayah La Vera, Extremadura. Paprika merah dikeringkan menggunakan asap kayu ek sebelum dihaluskan sehingga menghasilkan aroma smoky yang khas. Cita rasanya membuat banyak hidangan Spanyol terasa lebih kaya dan mendalam.

Bumbu ini tersedia dalam varian manis, sedang, dan pedas sehingga dapat disesuaikan dengan jenis masakan. Pimentón de la vera sering digunakan pada chorizo, patatas bravas, semur, dan aneka hidangan daging. Sedikit taburan saja sudah mampu memberikan warna merah cantik sekaligus aroma yang menggoda.

2. Azafrán español

ilustrasi azafrán
ilustrasi azafrán (pixabay.com/ulleo)

Azafrán atau saffron menjadi rempah paling berharga dalam dunia kuliner Spanyol. Benang saffron menghasilkan warna kuning keemasan dengan aroma floral yang lembut dan elegan. Karena dipanen secara manual, rempah ini dikenal memiliki nilai yang tinggi.

Paella menjadi hidangan Spanyol yang paling identik dengan penggunaan saffron. Selain memberikan warna yang cantik, rempah ini juga menghadirkan rasa yang sulit digantikan oleh bumbu lain. Penggunaannya cukup sedikit karena aromanya sudah sangat kuat.

3. Ñora

ilustrasi ñora
ilustrasi ñora (commons.wikimedia.org/Retama)

Ñora adalah cabai merah bulat berukuran kecil yang dikeringkan sebelum digunakan sebagai bumbu. Rasanya cenderung manis dengan sedikit sentuhan smoky dan hampir tidak terlalu pedas. Bumbu ini menjadi ciri khas banyak masakan dari wilayah Valencia dan Murcia.

Daging cabai ñora biasanya direndam terlebih dahulu agar lunak sebelum dihaluskan menjadi pasta. Bumbu tersebut sering dimanfaatkan untuk saus, nasi, sup, dan hidangan laut. Kehadirannya memberikan warna merah alami sekaligus rasa yang lebih kaya.

4. Picada

ilustrasi picada
ilustrasi picada (commons.wikimedia.org/PachuliYo)

Picada merupakan racikan bumbu tradisional yang berasal dari wilayah Catalonia. Campuran ini biasanya dibuat dari bawang putih, almond atau hazelnut, roti panggang, peterseli, dan sedikit minyak zaitun. Semua bahan dihaluskan hingga membentuk pasta yang kental.

Picada umumnya ditambahkan pada akhir proses memasak agar aroma kacang dan bawang putih tetap terasa. Racikan ini membuat semur, sup, maupun hidangan seafood memiliki tekstur yang lebih kaya. Rasanya juga menjadi lebih gurih tanpa perlu menggunakan banyak penyedap.

5. Sofrito

ilustrasi sofrito
ilustrasi sofrito (commons.wikimedia.org/F Ceragioli)

Sofrito dikenal sebagai bumbu dasar dalam berbagai masakan Spanyol. Racikan ini dibuat dengan menumis bawang bombai, bawang putih, tomat, dan minyak zaitun hingga menghasilkan aroma yang harum. Proses memasaknya dilakukan perlahan agar rasa manis alami dari sayuran keluar sempurna.

Sofrito sering menjadi dasar untuk paella, semur, saus, dan hidangan berbahan kacang-kacangan. Bumbu ini memberikan rasa yang seimbang sekaligus memperkuat cita rasa bahan utama. Tak heran jika sofrito menjadi salah satu fondasi penting dalam dapur Spanyol.

Menghadirkan cita rasa Spanyol ternyata bisa dimulai dari mengenal bumbu-bumbu autentiknya. Saat stok rempah di dapur mulai bertambah, kesempatan untuk bereksperimen dengan aneka menu khas Negeri Matador pun semakin terbuka lebar.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team
Inaf Mei
EditorInaf Mei

Related Articles

See More