Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Makanan yang Harus Direndam sebelum Dikonsumsi

ilustrasi overnight oats
ilustrasi overnight oats (unsplash.com/Ella Olsson)
Intinya sih...
  • Brokoli, kubis, dan kembang kol mengandung senyawa berbahaya yang dapat mengganggu penyerapan yodium dan memicu masalah pada tiroid.
  • Kacang-kacangan mengandung senyawa lektin dan asam fitat yang dapat menyebabkan masalah pencernaan, merendamnya akan mengurangi senyawa-senyawa tersebut.
  • Biji-bijian, seperti chia seed, beras, quinoa, dan jelai, mengandung antinutrien yang dapat diurangi dengan perendaman sehingga lebih mudah dicerna oleh tubuh.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Merendam merupakan metode tradisional yang telah digunakan selama berabad-abad. Bahkan cara ini memberikan banyak manfaat pada makanan, termasuk meningkatkan daya cerna dan penyerapan nutrisi, hingga mengurangi senyawa berbahaya, lho.

Beberapa makanan mengandung antinutrien alami ataupun komponen yang disulit dicerna oleh tubuh, sehingga sebaiknya direndam terlebih dahulu. Apa saja jenis makanan tersebut, ya? Agar tidak keliru, berikut makanan yang harus direndam sebelum dikonsumsi biar aman.

1. Brokoli, kubis, dan kembang kol

ilustrasi kembang kol (pixabay.com/Hans)
ilustrasi kembang kol (pixabay.com/Hans)

Di Indonesia, brokoli, kubis, dan kembang kol sering kali dijadikan sebagai lalapan. Namun, jenis sayuran ini mengandung goitrogen dan beberapa senyawa lain yang apabila dikonsumsi dalam jumlah yang besar dapat menganggu penyerapan yodium dan memicu masalah pada tiroid.

Oleh karena itu, disarankan untuk merendam brokoli, kubis, dan kembang kol sebelum dikonsumsi, nih. Metode perendaman akan menghilangkan sebagian besar senyawa berbahaya yang terkandung dalam jenis sayuran tersebut jika akan disantap sebagai lalapan.

2. Kacang-kacangan

ilustrasi kacang almon (unsplash.com/dhanya22)
ilustrasi kacang almon (unsplash.com/dhanya22)

Kacang-kacangan, termasuk almon, lentil, hingga buncis, padat akan protein, serat, dan berbagai nutrisi lainnya. Namun, kacang-kacangan juga mengandung senyawa yang disebut lektin dan asam fitat, yang dapat menyebabkan masalah pencernaan, nih.

Nah, merendam kacang-kacangan sebelum diolah bakal mengurangi senyawa-senyawa tersebut, lho. Bahkan, metode ini tidak hanya akan membuat kacang-kacangan lebih mudah dicerna oleh tubuh, tetapi juga mengurangi waktu memasak dan meningkatkan tekstur.

3. Biji-bijian

ilustrasi chia seed
ilustrasi chia seed (pexels.com/Bruno Scramgnon)

Biji-bijian, seperti chia seed, beras, quinoa, dan jelai, mengandung asam fitat dan penghambat enzim. Senyawa ini adalah antinutrien karena kemampuannya mengikat mineral penting, seperti zat besi, seng, dan kalsium, sehingga mengurangi penyerapannya oleh tubuh.

Perendaman akan mengurangi antinutrien dalam biji-bijian, sehingga lebih mudah dicerna oleh tubuh saat akan dikonsumsi. Tak hanya itu, metode ini mengurangi waktu memasak dan meningkatkan tekstur, terutama untuk beras merah dan quinoa yang cenderung keras.

4. Buah kering

ilustrasi kismis
ilustrasi kismis (pixabay.com/forwimuwi73)

Beberapa contoh buah kering, seperti kismis, aprikot, hingga buah ara, kaya akan serat, antioksidan, dan vitamin yang baik untuk kesehatan tubuh. Namun, karena proses pengeringannya, kebanyakan dari buah kering tersebut terbukti sulit dicerna, nih.

Merendam buah kering sebelum dikonsumsi menyebabkan dehidrasi, yang membuat teksturnya lebih lembut dan mudah dicerna. Metode tersebut juga dapat mengurangi konsentrasi gula, sehingga cocok ditambahkan ke smoothie, oatmeal, atau dessert.

5. Oat

ilustrasi oat
ilustrasi oat (unsplash.com/Jocelyn Morales)

Sementara sebagian besar biasanya dikonsumsi begitu saja, oat dapat direndam semalaman. Metode ini sangat populer untuk menciptakan menu sarapan praktis yang disebut overnight oats. Tak hanya mudah dicerna, perendaman memungkinkan penyerapan nutrisi lebih efisien.

Perendaman juga akan mengurangi kadar asam fitat dalam oat, yakni senyawa yang dapat menghambat penyerapan nutrisi dalam tubuh. Karena itu, overnight oats cenderung cocok bagi orang yang sensitif, karena proses perendaman memecah pati dan ringan di perut.

Setelah mengetahui manfaat dari merendam makanan di atas, jangan lupa untuk mempraktikannya di rumah, ya. Selain memudahkan nutrisi terserap dengan baik oleh tubuh, metode ini juga sangat cocok bagi yang memiliki pencernaan sensitif. Selamat mencoba, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Naufal Al Rahman
EditorNaufal Al Rahman
Follow Us

Latest in Food

See More

5 Trivia Kopi Gayo, Kopi Arabika Asli Indonesia yang Diakui Dunia

01 Feb 2026, 19:15 WIBFood