Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Menu Diet Sehat untuk Penderita GERD: Enak, Mudah, dan Anti Kambuh
Menu Diet Sehat untuk GERD (unsplash.com/Brooke Lark)
  • Penderita GERD perlu menjaga pola makan teratur, menghindari berbaring setelah makan, serta memilih makanan rendah lemak dan tinggi serat agar gejala tidak kambuh.
  • Menu diet sehat untuk GERD meliputi lemak tak jenuh dari kacang, alpukat, ikan; sayur dan buah rendah asam seperti brokoli dan pisang; serta protein rendah lemak seperti ayam atau ikan.
  • Tanaman herbal seperti jahe dan lidah buaya disarankan karena membantu meredakan iritasi lambung, sementara karbohidrat kompleks dari oatmeal atau nasi merah menjaga energi tanpa memicu asam lambung.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Untuk penderita asam lambung diet merupakan salah satu hal yang memberikan tantangan tersendiri. Tetapi, bukan berarti diet tidak bisa dilakukan ya. Oleh sebab itu, bagi penderita asam lambung harus tahu menu diet sehat untuk GERD yang tentunya aman, lezat dan juga mudah dibuat di rumah.

Sebenarnya, bukan cuma menu saja yang diperhatikan, mulai dari pola kebiasaan sehari-hari, waktu makan dan juga cara makan perlu diperhatikan. Seperti hindari berbaring setelah makan, menjaga pola makan teratur, makan dengan porsi kecil tetapi sering, dan pilih makanan rendah lemak serta tinggi serat. Semakin penasaran kan menu apa saja yang bisa dicoba? Langsung simak penjelasan berikut ini yuk!

1. Makanan dengan Lemak Tak Jenuh

ilustrasi makanan lemak tak jenuh (freepik.com/jcomp)

Pastinya sudah merasa takut ya kalau mendengar kata lemak, apalagi untuk orang yang sedang program diet. Tetapi, lemak juga diperlukan di dalam tubuh lho. Jadi, walaupun sedang menjalankan diet, kebutuhan lemak di dalam tubuh harus dipenuhi. Memenuhinya juga bukan dengan menggunakan lemak jenuh, seperti memakan daging merah.

Kamu bisa mengkonsumsi lemak tak jenuh, terlebih untuk penderita GERD, lemak tak jenuh ini sangat dianjurkan untuk dikonsumsi. Contoh makanan yang mengandung lemak tak jenuh adalah kacang-kacangan, alpukat dan biji-bijian. Selain itu, kamu yang ingin menggunakan minyak dalam olahan makanan juga bisa pilih minyak kanola, minyak zaitun, dan juga minyak wijen.

Makanan lain yang mengandung lemak sehat atau lemak tak jenuh adalah ikan, seperti ikan kakap, tuna, dan ikan nila. Jika ingin mengkonsumsi makanan olahan tapi tetap mengandung lemak sehat bisa coba tahu, tempe, dan juga susu kedelai.

2. Sayur dan Buah dengan Kandungan Asam Rendah

ilustrasi sayur dan buah (unsplash.com/engin akyurt)

Sayur dan buah merupakan makanan yang wajib dikonsumsi setiap hari untuk kesehatan tubuh. Untuk diet juga sayur dan buah ini sangat penting manfaatnya. Tetapi, bagi penderita GERD, harus lebih teliti dalam memilih buah dan sayur yang bisa dikonsumsi.

Dianjurkan untuk memilih sayur dan buah yang memiliki kandungan asam rendah. Karena kandungan asam yang dimiliki sayur dan buah itu bisa memicu produksi asam lambung semakin meningkat lho.

Jika ingin mengkonsumsi sayuran yang aman untuk asam lambung, kamu bisa pilih sayur brokoli, kentang, asparagus, kacang hijau, kembang kol, juga mentimun. Begitu juga dengan buah, kamu bisa memilih buah yang tidak terlalu asam, seperti melon, pir, pisang, dan juga apel.

3. Konsumsi Tanaman Herbal

ilustrasi tanaman herbal (unsplash.com/Dean David)

Tanaman herbal juga banyak disarankan untuk dikonsumsi saat diet bagi penderita GERD. Seperti saja tanaman jahe dan lidah buaya yang banyak disarankan untuk dikonsumsi. Karena kandungan-kandungan yang ada di dua tanaman tersebut baik untuk kesehatan, terutama untuk lambung.

Jahe merupakan tanaman yang kaya akan antioksidan dan juga bahan kimia yang mampu meredakan iritasi sistem pencernaan juga mengurangi kontraksi yang terjadi di lambung. Bukan hanya itu saja, kamu juga bisa konsumsi lidah buaya yang diolah menjadi jus. Tetapi, supaya lendir yang terkandung di lidah buaya hilang, sebelum dikonsumsi sebaiknya lakukan perendaman dahulu selama semalaman.

4. Konsumsi Protein dengan Kandungan Rendah Lemak

ilustrasi protein dengan kandungan rendah lemak (unsplash.com/logan jeffrey)

Konsumsi makanan dengan kandungan protein berlemak tinggi tentunya tidak baik saat sedang menjalankan diet. Bukan hanya itu saja, penderita GERD juga tidak baik mengkonsumsi makanan yang berlemak tinggi seperti gorengan. Karena bisa memicu produksi asam lambung yang lebih banyak lagi.

Oleh sebab itu, kamu perlu mengkonsumsi makanan dengan kandungan protein berlemak rendah. Dengan kandungan lemak yang rendah tentunya akan bisa membuat kinerja lambung lebih ringan nantinya. Contoh makanan protein rendah lemak adalah ikan tuna, ikan salmon dan ikan sarden.

Selain itu, kamu juga bisa konsumsi daging rendah lemak, ayam, kalkun dan juga telur putih yang baik untuk diet penderita GERD. Cara memasaknya juga penting diperhatikan agar tidak menambah lemak di makanannya. Jadi, sebaiknya masak makanannya dengan cara direbus atau dipanggang saja.

5. Makanan yang Mengandung Karbohidrat

ilustrasi makanan yang mengandung karbohidrat (unsplash.com/Margarita Zueva)

Walaupun sedang menjalankan diet, karbohidrat di dalam tubuh juga harus terpenuhi. Kalau karbohidrat di tubuh kurang, nantinya tubuh akan menjadi lemas dan tidak bertenaga. Namun, kalau memang merasa ragu untuk konsumsi nasi putih saat diet, karbohidrat bisa diganti dengan mengkonsumsi oatmeal, nasi merah atau gandum.

Tiga makanan tersebut merupakan makanan yang tinggi serat yang baik untuk diet karena bisa melancarkan pencernaan. Selain itu, bagi penderita GERD makanan yang tinggi serat juga sangat baik untuk mencegah dan mengendalikan gejala GERD di dalam tubuh.

Nah itulah beberapa menu diet sehat untuk GERD yang bisa dicoba di rumah. Mudah bukan menemukannya? Tetapi, kalau kamu mengalami gejala GERD yang tidak kunjung reda, langsung konsultasikan ke dokter supaya mendapatkan penanganan yang lebih tepat.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team