Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Perbedaan Kurma Medjool, Ajwa, dan Sukari, Mana Paling Enak?
ilustrasi berbagai jenis kurma (freepik.com/azerbaijan_stockers)
  • Kurma Medjool, Ajwa, dan Sukari punya perbedaan mencolok dari asal, rasa, tekstur, hingga harga, meski sama-sama populer sebagai camilan sehat khas Timur Tengah.
  • Medjool dikenal besar dan juicy dengan rasa karamel lembut, Ajwa berwarna hitam dengan manis ringan bernuansa earthy, sedangkan Sukari sangat manis seperti madu.
  • Ketiganya kaya serat dan mineral; Medjool sering jadi pilihan premium, Ajwa bernilai religius tinggi, sementara Sukari lebih terjangkau namun tetap berkualitas.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Sedang berburu kurma dengan rasa terbaik, tetapi masih ragu menentukan pilihan? Di pasaran, kurma medjool, kurma ajwa, dan kurma sukari kerap menjadi primadona dengan keunggulan masing-masing. Sekilas tampilannya memang tampak mirip, tetapi ketiganya memiliki perbedaan signifikan dari segi rasa, tekstur, ukuran, hingga harga jual.

Ada yang dikenal super juicy dan legit, ada yang manisnya lembut, hingga yang cita rasanya semanis madu. Agar tidak salah pilih dan menyesal setelah membeli, penting untuk memahami karakter setiap jenis kurma ini. Simak beberapa perbedaan kurma medjool, ajwa, dan sukari melalui ulasan berikut ini, ya!

1. Asal daerah dan karakteristik

ilustrasi pohon kurma (pexels.com/Radwan Menzer)

Kurma medjool kerap dijuluki sebagai “raja kurma” berkat ukurannya yang besar dan tampilannya yang terkesan eksklusif. Varietas ini banyak dibudidayakan di wilayah Timur Tengah hingga Amerika Serikat dan populer sebagai camilan sehat berkualitas premium.

Sementara itu, kurma ajwa sangat lekat dengan Kota Madinah serta memiliki nilai historis dan religius yang tinggi bagi umat muslim. Ukurannya relatif kecil dengan warna hitam pekat yang menjadi ciri khasnya.

Berbeda dengan itu, kurma sukari berasal dari Arab Saudi dan dikenal karena tingkat kemanisannya yang tinggi. Ketiganya sama-sama berkualitas, tetapi memiliki karakter unik yang membuatnya menonjol di kelasnya masing-masing.

2. Perbedaan rasa dan tingkat kemanisan

ilustrasi mengonsumsi kurma saat berbuka puasa (freepik.com/rawpixel-com)

Dari segi rasa, kurma medjool menawarkan manis lembut dengan sentuhan karamel dan sedikit rasa toffee di akhir gigitan. Daging buahnya sangat berair, sehingga menghadirkan sensasi legit yang tidak berlebihan. Berbeda dengan itu, kurma ajwa memiliki tingkat kemanisan yang lebih ringan dan tidak terlalu tajam di lidah, cocok bagi yang kurang menyukai rasa terlalu intens.

Terdapat sentuhan rasa earthy yang membuat cita rasanya terasa alami dan autentik. Sementara itu, kurma sukari dikenal sangat manis, bahkan sering dianalogikan dengan madu atau gula aren cair. Jika kamu menyukai sensasi manis yang kuat dan memanjakan lidah, sukari bisa menjadi pilihan utama.

3. Tekstur dan tampilan fisik

ilustrasi macam-macam kurma (freepik.com/azerbaijan_stockers)

Tekstur menjadi salah satu aspek penting yang membedakan setiap jenis kurma. Kurma medjool memiliki daging buah tebal, lembut, dan kaya cairan sehingga terasa lumer saat dikunyah. Di sisi lain, kurma ajwa cenderung lebih padat dengan kadar air lebih rendah serta tekstur halus yang sedikit berserat.

Warna hitam pekat pada ajwa membuatnya mudah dikenali dibandingkan dengan jenis lainnya. Kurma sukari memiliki karakter unik karena dapat terasa sedikit renyah ketika masih sangat segar, lalu berubah lebih lembut seiring waktu. Dari segi tampilan, medjool berukuran besar dan mengilap, ajwa kecil dan gelap, sedangkan sukari berwarna cokelat keemasan.

4. Kandungan nutrisi dan manfaat

ilustrasi berbuka puasa dengan kurma (freepik.com/stockking)

Ketiga jenis kurma ini sama-sama kaya akan serat, antioksidan, serta gula alami yang dapat menjadi sumber energi cepat. Kurma medjool sering dimanfaatkan sebagai pengganti gula tambahan dalam smoothie atau makanan sehat berkat rasa manis alaminya yang kuat. Kurma ajwa dipercaya memiliki keutamaan tersendiri dan kerap dikonsumsi sebagai bagian dari pola hidup sunnah.

Sementara itu, kurma sukari mengandung mineral penting seperti kalium dan magnesium yang membantu menjaga keseimbangan tubuh. Secara umum, manfaatnya tidak jauh berbeda karena berasal dari keluarga buah yang sama. Namun, konsumsi tetap perlu diperhatikan agar asupan gula alami tidak berlebihan.

5. Harga dan rekomendasi pilihan

Ilustrasi penjual kurma (freepik.com/faturlp)

Dari segi harga, kurma medjool biasanya dibanderol lebih tinggi karena ukurannya yang besar serta standar kualitas ekspor. Kurma ajwa juga termasuk dalam kategori premium, dipengaruhi oleh asal-usul dan nilai historis yang melekat padanya. Sementara itu, kurma sukari cenderung lebih ramah di kantong, meskipun tetap dikenal sebagai kurma dengan mutu yang baik.

Jika mencari kurma untuk camilan mewah atau hampers, medjool sering menjadi favorit. Untuk konsumsi rutin bernuansa religius, ajwa kerap dipilih oleh banyak orang. Adapun bagi pencinta rasa manis legit dengan harga lebih bersahabat, sukari bisa menjadi opsi terbaik sesuai selera dan kebutuhan.

Pada akhirnya, memilih antara kurma medjool, kurma ajwa, dan kurma sukari kembali pada preferensi rasa dan tujuan konsumsinya. Masing-masing memiliki kelebihan dari segi rasa, tekstur, hingga nilai yang ditawarkan. Jadi, sudah tahu mana yang paling enak menurutmu?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team