Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

6 Rahasia Bumbu Lebih Meresap ke Dalam Daging

6 Rahasia Bumbu Lebih Meresap ke Dalam Daging
ilustrasi daging saus lada hitam (vecteezy.com/Artit Oubkaew)
Intinya Sih
  • Artikel membahas enam trik sederhana agar bumbu lebih meresap ke dalam daging, mulai dari cara memotong, menusuk, hingga teknik memasak yang tepat.
  • Waktu marinasi minimal 30 menit hingga 2 jam disarankan agar bumbu benar-benar masuk ke serat daging dan menghasilkan rasa lebih kuat.
  • Penggunaan bahan asam dan garam secara seimbang membantu membuka serat daging serta mempercepat proses penyerapan bumbu melalui osmosis.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Mungkin kamu pernah mengalami hal ini, yakni memasak ayam atau daging sapi yang bumbunya sudah banyak, tapi rasanya hanya sekadar “nempel” di luar, kan? Begitu digigit, bagian dalamnya terasa hambar. Sebenarnya, ini adalah masalah klasik di dapur, bahkan yang sudah sering memasak pun kadang masih mengalaminya.

Padahal, kunci masakan enak itu bukan hanya pada bumbu yang banyak, tapi pada seberapa dalam bumbu tersebut meresap ke dalam daging. Kabar baiknya, ada beberapa trik sederhana yang bisa membuat hasil masakan kamu naik level, tanpa perlu ribet atau alat mahal. Yuk, kita kupas tuntas rahasia agar bumbu lebih meresap ke dalam daging.

1. Potong daging dengan ukuran yang tepat

ilustrasi daging sapi
ilustrasi daging sapi (pixabay.com/tomwieden)

Semakin besar potongan daging, semakin sulit bumbu masuk ke dalamnya. Kalau kamu ingin bumbu lebih cepat meresap, potong daging menjadi ukuran sedang atau kecil. Tidak harus kecil, tapi cukup agar permukaannya lebih banyak. Dengan begitu, bumbu punya “jalan masuk” lebih luas. Ini penting sekali terutama untuk masakan seperti semur, sate, atau tumisan.

2. Tusuk atau sayat

ilustrasi memotong ayam
ilustrasi memotong ayam (freepik.com/8photo)

Ini trik yang sering dianggap sepele, padahal efeknya besar. Sebelum dimarinasi, coba tusuk-tusuk daging pakai garpu atau buat sayatan tipis di permukaannya. Tujuannya adalah memberi jalan agar bumbu bisa masuk lebih dalam, bukan hanya di permukaan. Teknik ini cocok sekali untuk ayam, daging sapi, bahkan ikan.

3. Gunakan waktu marinasi yang cukup

ilustrasi marinasi ayam
ilustrasi marinasi ayam (freepik.com/freepik)

Kalau kamu hanya marinasi selama 5—10 menit, wajar kalau bumbunya belum meresap sempurna. Waktu yang terlalu singkat membuat bumbu hanya menempel di permukaan. Agar hasilnya lebih maksimal, marinasi sebaiknya dilakukan minimal 30 menit. Durasi ini memberi waktu bagi bumbu untuk mulai masuk ke dalam serat daging.

Kalau punya waktu lebih, marinasi selama 1–2 jam akan memberikan hasil yang jauh lebih terasa. Untuk hasil terbaik, simpan daging yang sudah dibumbui di dalam kulkas selama proses tersebut. Selain lebih aman, cara ini juga membantu penyerapan bumbu menjadi lebih stabil dan merata.

4. Tambahkan sedikit asam

ilustrasi lemon (pixabay.com/stevepb)
ilustrasi lemon (pixabay.com/stevepb)

Bumbu yang mengandung bahan asam, seperti jeruk nipis, lemon, atau cuka, bisa membantu melunakkan serat daging. Saat seratnya lebih terbuka, bumbu jadi lebih mudah masuk. Akan tetapi, pastikan kamu tidak menggunakan bahan asam terlalu banyak. Pasalnya, kalau terlalu asam, tekstur daging bisa berubah menjadi terlalu lembek. Gunakan secukupnya saja sebagai pembuka jalan.

5. Gunakan garam dengan benar

ilustrasi garam
ilustrasi garam (pexels.com/Artem Beliaikin)

Garam bukan hanya berfungsi memberi rasa asin pada masakan. Bahan ini juga berperan membantu bumbu masuk lebih dalam ke dalam daging. Proses tersebut dikenal dengan istilah osmosis. Melalui osmosis, cairan dan bumbu bisa terserap lebih merata.

Oleh sebab itu, penggunaan garam saat marinasi sebenarnya sangat penting. Kamu tidak perlu ragu untuk menambahkannya dalam jumlah yang cukup. Namun, tetap perhatikan keseimbangannya agar rasa tidak terlalu asin.

6. Masak dengan teknik yang tepat

ilustrasi rendang
ilustrasi rendang (freepik.com/jcomp)

Setelah dimarinasi, cara memasak juga berpengaruh. Memasak dengan api kecil dan waktu lebih lama, seperti semur atau ungkep, bisa membuat bumbu semakin meresap. Berbeda dengan masakan cepat seperti tumis, di mana bumbu cenderung hanya di luar. Jadi, sesuaikan teknik memasak dengan hasil yang kamu inginkan.

Pada akhirnya, membuat bumbu meresap itu bukan soal bahan mahal atau resep rahasia, tetapi lebih ke teknik dan kesabaran. Dengan sedikit perhatian pada detail kecil, hasilnya bisa jauh berbeda. Coba dulu satu per satu trik ini. Lama-lama, kamu akan menemukan cara paling cocok dengan gaya masakmu sendiri. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Naufal Al Rahman
EditorNaufal Al Rahman
Follow Us

Related Articles

See More