Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Resep Kakuni atau Semur Perut Babi ala Jepang, Pakai Slow Cooker!

Resep Kakuni atau Semur Perut Babi ala Jepang, Pakai Slow Cooker!
ilustrasi kakuni (pexels.com/Vietnam Hidden Light)
Intinya Sih
  • Kakuni adalah hidangan klasik Jepang berbahan perut babi yang dimasak perlahan dalam kaldu manis gurih hingga empuk dan lumer di mulut.

  • Proses memasak dimulai dengan menumis perut babi hingga kecokelatan, lalu direbus, dipotong, dan dimasak bersama kentang, bawang bombai, telur rebus, serta saus khas dalam slow cooker selama 8 jam.

  • Tips penting mencakup memilih potongan perut babi seimbang antara lemak dan daging serta menumis sisi lemak terlebih dahulu untuk hasil rasa lebih gurih dan tekstur juicy.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Kalau kamu bingung mengkreasikan perut babi, buatlah dengan gaya jepang dengan membuat kakuni. Kakuni adalah hidangan klasik Jepang yang menyajikan perut babi, dimasak perlahan dalam kaldu manis dan gurih hingga empuk dan lumer di mulut. Hasil akhirnya sangat menggugah selera.

Perut babi pun menjadi juicy dengan lapisan lemak yang meleleh, daging yang terendam bumbu, dan aroma kaldu khas Jepang. Sangat cocok disajikan dengan nasi hangat, telur rebus, atau sayuran kukus. Simak caranya!

Bahan Membuat Kakuni

ilustrasi perut babi
ilustrasi perut babi (pexels.com/AMANDA LIM)
  1. 250 gr potongan perut babi

  2. 40 gr kentang

  3. 30 gr bawang bombai

  4. 1 butir telur

  5. 6 gr jahe

  6. 20 gr bagian hijau daun bawang

Bahan saus:

  1. 2 sdm kecap asin

  2. 1,5 sdm sake

  3. 1,5 sdm gula

  4. 1/2 sdt cuka beras

  5. 130 ml air

Cara Membuat Kakuni

ilustrasi membuat kakuni
ilustrasi membuat kakuni (pexels.com/Thông Nguyễn)
  1. Sebelum menggunakan slow cooker, letakkan potongan perut babi di wajan panas tanpa menambahkan terlalu banyak minyak, karena lemak akan meleleh secara alami selama memasak.

  2. Masak dan bakar seluruh permukaannya hingga berwarna cokelat. Fokuskan terutama pada lemak untuk menciptakan lapisan luar yang indah dan harum serta meningkatkan cita rasa.

  3. Setelah permukaannya matang dan berwarna cokelat keemasan, pindahkan perut babi ke panci. Tuangkan air secukupnya hingga daging babi terendam sepenuhnya, lalu nyalakan api dan didihkan.

  4. Saat air mulai mendidih, buih atau lapisan tipis akan muncul di permukaan. Buang buih tersebut secara berkala.

  5. Kemudian, kecilkan api dan didihkan selama 10 menit. Langkah ini sangat penting untuk mengurangi bau amis atau bau babi, jadi jangan dilewati.

  6. Setelah selesai, angkat daging babi dan biarkan sedikit dingin agar lebih mudah dipotong.

  7. Sambil menunggu daging babi dingin, siapkan telur rebus. Kupas dan sisihkan untuk nanti di dalam slow cooker.

  8. Kupas kentang dan potong menjadi potongan kecil seukuran gigitan. Iris bawang bombai menjadi potongan-potongan. Setelah daging perut babi cukup dingin, potong menjadi potongan besar agar tetap juicy selama waktu memasak yang lama.

  9. Siapkan mangkuk atau gelas ukur dan campurkan semua bahan saus, termasuk kecap asin, sake, gula, cuka beras, dan air. Aduk hingga gula larut dan semua bahan tercampur rata.

  10. Masukkan potongan daging perut babi ke dalam slow cooker. Tambahkan kentang, bawang bombai, telur rebus, jahe, dan bagian hijau daun bawang. Susun secara merata agar semuanya matang sempurna.

  11. Tuang saus campuran ke atas semua bahan. Aduk perlahan atau goyang slow cooker sedikit untuk mendistribusikan saus secara merata.

  12. Tutup slow cooker rapat-rapat dan masak dengan api kecil selama sekitar 8 jam, hingga daging perut babi sangat empuk dan bumbu meresap. Hasil akhirnya akan berupa kaldu daging yang lembut dan lumer di mulut dengan saus yang kaya rasa.

Tips Membuat Kakuni

ilustrasi sajian kakuni
ilustrasi sajian kakuni (pexels.com/Kuiyibo Campos)
  1. Pilih perut babi dengan keseimbangan lemak dan daging. Cari potongan dengan lapisan lemak dan daging yang baik untuk hasil akhir yang juicy, empuk, dan berair.

  2. Tumis terlebih dahulu hingga berwarna cokelat. Jangan lewatkan proses menumis permukaan daging. Lapisan cokelat menambah aroma yang lebih harum dan memperdalam rasa.

  3. Fokus pada sisi lemak. Menumis sisi lemak terlebih dahulu memungkinkan minyak alami keluar, menghasilkan rasa yang lebih gurih.

Hidangan klasik Jepang ini memiliki rasa manis dan gurih yang benar-benar melekat di lidah.  Tekstur perut babi pun begitu lembut hingga meleleh di mulut. Ditambah lagi, kaldu yang kaya rasa yang meresap ke setiap potongan daging membuat makan nasi hangat semakin sulit untuk dihentikan!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya
Follow Us

Related Articles

See More