Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Tanda Buah Sudah Tidak Segar, Wajib Dihindari sebelum Dikonsumsi

ilustrasi buah-buahan
ilustrasi buah-buahan (pexels.com/RDNE Stock project)
Intinya sih...
  • Perubahan warna yang tidak wajar adalah tanda buah sudah tidak segar
  • Tekstur menjadi lembek atau terlalu keras bisa menandakan buah sudah melewati masa terbaiknya
  • Muncul bau asam atau tidak sedap serta terdapat jamur atau lendir di permukaan buah juga merupakan tanda-tanda buah yang sudah tidak layak dikonsumsi
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Buah sering dianggap sebagai pilihan makanan yang paling aman dan sehat untuk dikonsumsi setiap hari. Rasanya segar, kaya vitamin, dan mudah diolah menjadi berbagai menu, mulai dari camilan hingga hidangan utama. Namun, tidak semua buah yang terlihat baik dari luar masih layak untuk dikonsumsi.

Banyak orang tidak menyadari bahwa buah yang sudah tidak segar justru bisa menimbulkan gangguan kesehatan. Mulai dari masalah pencernaan hingga risiko keracunan makanan dapat terjadi jika buah yang dikonsumsi sudah melewati masa segarnya. Oleh karena itu, penting untuk mengenali tanda-tanda buah yang sudah tidak layak makan sebelum terlambat.

1. Perubahan warna yang tidak wajar

ilustrasi memilih buah-buahan
ilustrasi memilih buah-buahan (pexels.com/Helena Lopes)

Salah satu tanda paling mudah dikenali dari buah yang sudah tidak segar adalah perubahan warna yang tidak normal. Buah segar umumnya memiliki warna cerah dan merata sesuai dengan jenisnya. Ketika warna mulai menggelap, muncul bercak cokelat, atau terlihat kusam, hal ini patut diwaspadai.

Perubahan warna ini biasanya menandakan proses pembusukan atau oksidasi yang sudah berlangsung. Meskipun sebagian buah memang berubah warna saat matang, perbedaan antara matang dan busuk perlu diperhatikan dengan saksama. Jika perubahan warna disertai bau tidak sedap atau tekstur yang aneh, sebaiknya buah tersebut tidak dikonsumsi.

2. Tekstur menjadi lembek atau terlalu keras

ilustrasi memeriksa kualitas buah-buahan
ilustrasi memeriksa kualitas buah-buahan (pexels.com/Ron Lach)

Tekstur buah juga bisa menjadi indikator penting untuk menilai kesegarannya. Buah yang masih segar biasanya terasa kenyal dan padat saat disentuh. Jika buah terasa terlalu lembek, berair, atau justru mengeras secara tidak wajar, ini bisa menjadi tanda bahwa buah sudah melewati masa terbaiknya.

Buah yang lembek sering kali menandakan bahwa proses fermentasi sudah terjadi di dalamnya. Sementara itu, buah yang terlalu keras bisa menandakan kehilangan kadar air atau kerusakan jaringan. Dalam kondisi seperti ini, kualitas nutrisi buah pun sudah menurun dan tidak lagi ideal untuk dikonsumsi.

3. Muncul bau asam atau tidak sedap

ilustrasi buah apel
ilustrasi buah apel (pexels.com/Kevin Malik)

Buah segar umumnya memiliki aroma yang ringan dan alami sesuai dengan jenisnya. Ketika buah mulai mengeluarkan bau asam, menyengat, atau bahkan beraroma alkohol, itu merupakan tanda jelas bahwa buah sudah mulai membusuk. Bau ini muncul akibat aktivitas mikroorganisme yang berkembang di dalam buah.

Sering kali, bau tidak sedap ini muncul meskipun tampilan luar buah masih terlihat baik. Banyak orang tertipu dengan kondisi visual dan mengabaikan aroma buah. Padahal, indera penciuman justru menjadi alat paling cepat untuk mendeteksi buah yang sudah tidak layak dikonsumsi.

4. Terdapat jamur atau lendir di permukaan

ilustrasi mencuci buah
ilustrasi mencuci buah (pexels.com/Any Lane)

Munculnya jamur di permukaan buah adalah tanda yang tidak boleh diabaikan. Jamur biasanya terlihat sebagai bercak putih, hijau, atau keabu-abuan yang tumbuh di kulit buah. Selain jamur, permukaan buah yang terasa berlendir juga menandakan bahwa buah sudah mengalami pembusukan.

Beberapa orang beranggapan bahwa jamur bisa dibuang dan buahnya masih aman dikonsumsi. Padahal, akar jamur bisa menyebar ke bagian dalam buah yang tidak terlihat. Mengonsumsi buah dengan kondisi seperti ini berisiko membawa bakteri dan racun yang berbahaya bagi tubuh.

5. Rasa berubah atau terasa aneh

ilustrasi makan anggur
ilustrasi makan anggur (pexels.com/Karola G)

Rasa adalah indikator terakhir yang sering kali baru disadari setelah buah terlanjur dikonsumsi. Buah segar memiliki rasa manis, asam, atau segar yang khas. Jika rasa buah terasa pahit, asam berlebihan, atau meninggalkan sensasi aneh di mulut, sebaiknya segera dihentikan.

Perubahan rasa ini biasanya terjadi karena proses fermentasi atau pembusukan lanjutan. Mengonsumsi buah dengan rasa yang sudah berubah dapat mengganggu sistem pencernaan. Oleh karena itu, penting untuk tidak memaksakan diri menghabiskan buah hanya karena tidak ingin membuangnya.

Mengenali tanda-tanda buah yang sudah tidak segar merupakan langkah sederhana namun penting untuk menjaga kesehatan. Kebiasaan ini juga membantu lebih bijak dalam menyimpan dan mengelola bahan makanan di rumah. Mulai sekarang, jangan ragu untuk memeriksa kondisi buah sebelum dikonsumsi. Jika ragu, lebih baik memilih untuk tidak memakannya demi kesehatan jangka panjang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Agsa Tian
EditorAgsa Tian
Follow Us

Latest in Food

See More

8 Menu Fish Dumpling yang Cocok untuk Acara Kumpul-kumpul

08 Jan 2026, 20:35 WIBFood