Sourdough dikenal sebagai roti yang memiliki daya simpan lebih baik dibandingkan banyak jenis roti lainnya. Proses fermentasi alami yang digunakan dalam pembuatannya membantu menciptakan lingkungan yang kurang disukai oleh beberapa jenis mikroorganisme. Meski demikian, bukan berarti sourdough bisa bertahan selamanya tanpa mengalami penurunan kualitas. Seiring waktu, roti ini tetap dapat mengalami perubahan yang menandakan bahwa kondisinya sudah tidak layak untuk dikonsumsi.
Menariknya, tanda sourdough yang sudah sebaiknya dibuang tidak selalu berupa jamur yang mudah terlihat. Karena itu, penting untuk mengenali berbagai perubahan tersebut sebelum memutuskan untuk mengonsumsinya. Berikut beberapa tanda sourdough yang menunjukkan kualitasnya sudah jauh menurun.
