Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Tren Kuliner 2026, dari Protein Unggulan hingga Minuman Sehat

ilustrasi steak sebagai sumber protein
ilustrasi steak sebagai sumber protein (dok. IDN Times/Dhiya Awlia Azzahra)
Intinya sih...
  • Protein unggulan masih primadona
  • Makanan plant based lebih autentik
  • Makanan dirancang untuk momen spesial
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Setiap tahun, dunia kuliner selalu berkembang mengikuti perubahan gaya hidup dan selera masyarakat. Pada 2026, tren makanan dan minuman tak lagi sekadar soal rasa yang lezat, tapi juga memiliki aspek kesehatan, makna, hingga pengalaman bersantap.

Tren kuliner 2026 diprediksi mulai dari pilihan protein, makanan berbasis nabati yang lebih autentik, hingga minuman dengan manfaat kesehatan. Tren kuliner tahun ini dilansir berbagai sumber global, termasuk riset dan laporan tren kuliner. Simak rangkumannya berikut ini, ya!

1. Protein unggulan

Makanan yang mengandung sumber protein masih menjadi primadona dan diprediksi terus bertahan di 2026. Kesadaran akan pentingnya protein untuk kesehatan membuat banyak orang lebih selektif memilih kuliner tinggi protein.

Produk seperti susu, minuman berbasis susu, hingga sumber protein lainnya masih dianggap sebagai pilihan utama karena praktis dan mudah dikonsumsi sehari-hari. Protein sudah menjadi bagian dari gaya hidup sehat.

2. Makanan plant based yang autentik

ilustrasi makanan plant based ubi cilembu
ilustrasi makanan plant based ubi cilembu (dok. IDN Times/Dhiya Awlia Azzahra)

Makanan berbasis nabati kini tak lagi fokus meniru rasa atau bentuk daging. Tahun ini, tren makanan plant based bergeser ke arah yang lebih autentik, lebih menonjolkan manfaat alami dari protein nabati itu sendiri.

Banyak konsumen global sepakat bahwa makanan nabati menjadi menu utama, bukan sekadar alternatif. Misalnya, seperti protein bowl berbahan sayur dan kacang-kacangan atau pasta dari lentil, kacang polong, hingga kembang kol yang minim proses.

3. Makanan yang dibuat untuk momen spesial

Makanan kini juga dirancang sesuai momen. Bukan cuma sehat, tapi juga cocok untuk berbagai kesempatan. Mulai dari camilan dengan kemasan sekali saji yang praktis, makanan segar atau frozen untuk makan siang dan malam di rumah, hingga produk dengan kemasan yang bisa ditutup kembali. Tren ini menjawab kebutuhan konsumen yang ingin fleksibel tanpa mengorbankan kualitas dan rasa.

4. Makanan tradisional

ilustrasi makanan tradisional ayam betutu
ilustrasi makanan tradisional ayam betutu (IDN Times/Dhiya Awlia Azzahra)

Di tengah era modern, makanan tradisional justru kembali naik daun. Resep warisan budaya dianggap memberi rasa yang comforting dan memperkuat identitas.

Banyak orang menyukai makanan yang dibuat dengan cara tradisional, bahan lokal, dan proses alami. Contohnya sup khas daerah atau makanan fermentasi yang tetap mempertahankan teknik turun-temurun, tetapi dikemas lebih relate dengan zaman sekarang.

5. Minuman sehat

Minuman sehat tak hanya menyegarkan, tapi juga menawarkan manfaat, seperti untuk hidrasi, protein, hingga fungsi tambahan, misalnya, elektrolit dan kalsium. Tahun ini, minuman sehat akan mendapatkan panggungnya. Mulai dari air kelapa dengan elektrolit alami hingga susu berperisa tinggi protein, semuanya bakal diburu sepanjang 2026 ini.

Melihat berbagai tren ini, menunjukkan bahwa tren kuliner 2026 bukan hanya soal mengikuti selera, tetapi juga mencerminkan gaya hidup yang lebih sadar dan bermakna. Jadi, dari kelima tren di atas, mana yang paling bikin kamu penasaran untuk dicoba tahun ini?

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Naufal Al Rahman
EditorNaufal Al Rahman
Follow Us

Latest in Food

See More

5 Cocolan Dimsum selain Mentai, Gak Boring dan Nagih

08 Jan 2026, 10:18 WIBFood