Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Trik Membuat Bekal Nasi Goreng Supaya Tetap Enak Meski Dingin
Ilustrasi bekal nasi goreng (freepik.com/timolina)
  • Artikel membahas trik memasak nasi goreng agar tetap pulen dan gurih meski disimpan lama sebagai bekal, dengan fokus pada cara memasak dan pengemasan yang tepat.
  • Ditekankan pentingnya menghentikan masak saat bumbu merata, menambahkan kecap di akhir, serta memotong lauk kecil agar rasa lebih seimbang dan tekstur tidak keras.
  • Penulis menyarankan menambahkan daun bawang setelah api dimatikan dan mendiamkan nasi sebelum dikemas untuk menjaga aroma segar serta mencegah nasi menjadi lembek.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Nasi goreng menjadi salah satu menu bekal yang hampir selalu disukai anak sekolah. Selain praktis dibuat, menu ini juga mudah dipadukan dengan berbagai lauk seperti ayam suwir, telur, sosis, atau bakso. Meski begitu, nasi goreng untuk bekal tidak bisa diperlakukan sama seperti nasi goreng yang langsung disantap setelah matang. Ada beberapa hal kecil yang justru membuat rasanya tetap nikmat meski baru dimakan beberapa jam kemudian.

Tidak sedikit orang merasa nasi goreng buatan rumah berubah menjadi kering, terlalu berminyak, atau kurang sedap setelah dingin. Padahal, masalah tersebut sering kali bukan berasal dari bumbu, melainkan dari cara memasaknya. Dengan beberapa trik sederhana, nasi goreng tetap bisa terasa pulen, gurih, dan menggugah selera saat kotak bekal dibuka. Berikut beberapa hal yang bisa diterapkan.

1. Masak nasi sampai bumbunya merata, bukan sampai terlalu kering

ilustrasi memasak nasi goreng (commons.wikimedia.org/Audrey)

Banyak orang menganggap nasi goreng untuk bekal harus dimasak lebih lama agar tidak cepat basi. Akibatnya, nasi terus diaduk di atas api hingga benar-benar kering. Cara ini justru membuat butiran nasi terlalu banyak kehilangan kelembapan sehingga teksturnya berubah keras ketika dingin. Saat waktu makan siang tiba, nasi memang tidak lembek, tetapi terasa lebih alot dan kurang nyaman dikunyah.

Sebaiknya hentikan proses memasak begitu seluruh bumbu sudah tercampur rata dan warna nasi terlihat merata. Sisa panas dari wajan masih akan melanjutkan proses memasak selama beberapa menit setelah api dimatikan. Cara ini membuat nasi tetap pulen tanpa terasa basah. Hasil akhirnya lebih nyaman dimakan meski sudah berada di dalam kotak bekal sejak pagi.

2. Masukkan kecap pada tahap akhir memasak

ilustrasi kecap (unsplash.com/Caroline Attwood)

Kecap memang menjadi salah satu bahan yang memberi warna dan cita rasa khas pada nasi goreng. Namun, masih banyak yang menuangkannya terlalu awal bersamaan dengan bawang atau bumbu lain. Saat kecap terkena panas terlalu lama, aroma manisnya menjadi berkurang sehingga rasa nasi goreng setelah dingin terasa lebih datar. Warna nasi memang tetap menarik, tetapi cita rasanya tidak sekuat saat baru matang.

Cobalah menuangkan kecap ketika nasi sudah tercampur dengan bumbu dan proses memasak hampir selesai. Aduk hingga merata selama beberapa saat, lalu segera matikan api. Cara ini membuat aroma kecap tetap terasa saat nasi goreng sudah dingin. Selain itu, warna nasi juga terlihat lebih cerah dan tidak terlalu gelap karena kecap tidak mengalami proses pemanasan yang terlalu lama.

3. Potong lauk berukuran kecil agar rasa lebih merata

ilustrasi sosis (vecteezy.com/ast007392369)

Ukuran lauk ternyata ikut memengaruhi kenikmatan nasi goreng sebagai bekal. Potongan ayam, sosis, atau bakso yang terlalu besar membuat isi lauk terkumpul di beberapa bagian saja. Akibatnya, ada suapan yang hanya berisi nasi, sementara suapan lain justru terlalu banyak lauk. Kondisi ini membuat rasa nasi goreng terasa kurang konsisten dari awal hingga akhir.

Sebaiknya potong lauk menjadi ukuran yang lebih kecil daripada biasanya. Potongan kecil lebih mudah tercampur dengan nasi sehingga hampir setiap sendok berisi nasi dan lauk sekaligus. Selain lebih praktis dimakan anak di sekolah, cara ini juga membuat cita rasa nasi goreng terasa lebih seimbang. Bekal pun terlihat lebih rapi karena isiannya menyebar merata di seluruh kotak.

4. Tambahkan daun bawang setelah api dimatikan

ilustrasi daun bawang (vecteezy.com/mateusz.feliksik21)

Daun bawang sering menjadi pelengkap yang membuat nasi goreng terasa lebih segar. Namun, masih banyak yang memasukkannya sejak awal bersama bumbu tumis. Padahal, daun bawang termasuk bahan yang cepat layu jika terkena panas terlalu lama. Akibatnya, aroma segarnya menghilang dan warnanya berubah kusam sebelum nasi goreng selesai dimasak.

Agar hasilnya lebih baik, masukkan irisan daun bawang sesaat setelah api dimatikan. Panas dari nasi masih cukup untuk sedikit melunakkan daun bawang tanpa membuat aromanya hilang. Cara ini membuat nasi goreng tetap memiliki aroma yang segar ketika disantap beberapa jam kemudian. Warna hijaunya juga masih terlihat cantik sehingga tampilan bekal menjadi lebih menarik.

5. Diamkan nasi goreng beberapa menit sebelum dikemas

ilustrasi nasi goreng (unsplash.com/Carlos Fernández)

Banyak orang langsung memindahkan nasi goreng yang baru matang ke dalam kotak bekal agar pekerjaan cepat selesai. Padahal, nasi yang masih sangat panas masih mengeluarkan banyak uap. Ketika kotak langsung ditutup, uap tersebut berubah menjadi titik-titik air yang kembali jatuh ke permukaan nasi. Akibatnya, bagian atas nasi menjadi lembap dan teksturnya tidak lagi senikmat saat baru dimasak.

Biarkan nasi goreng berada di piring atau wajan selama sekitar lima menit sebelum dipindahkan ke kotak bekal. Waktu singkat ini membantu mengurangi uap berlebih tanpa membuat nasi menjadi dingin. Setelah itu, baru masukkan nasi ke dalam wadah dan tutup rapat. Cara sederhana ini membuat tekstur nasi tetap pulen dan tidak mudah lembek hingga waktu makan siang tiba.

Nasi goreng yang enak untuk bekal bukan hanya ditentukan oleh bumbu yang digunakan, tetapi juga oleh cara memasaknya. Memperhatikan tingkat kematangan nasi, waktu menambahkan kecap, ukuran lauk, hingga cara mengemas bekal dapat membuat cita rasa nasi goreng tetap terjaga meski sudah dingin. Dengan beberapa penyesuaian sederhana tersebut, nasi goreng tetap terasa gurih, pulen, dan menggugah selera saat dinikmati anak di sekolah.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article