Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Jenis Ikan Laut dengan Kandungan Merkuri Terendah, Aman Dikonsumsi!
ilustrasi ikan bakar dan sayuran (freepik.com/ jcomp)
  • Artikel menyoroti pentingnya memilih ikan laut rendah merkuri agar tetap sehat tanpa khawatir dampak logam berat bagi saraf dan tubuh.
  • Lima ikan laut dengan kadar merkuri terendah adalah salmon, sarden, teri, makarel atlantik, dan trout yang aman dikonsumsi rutin.
  • Ikan-ikan tersebut tidak hanya rendah merkuri tetapi juga kaya nutrisi seperti omega-3, protein, zat besi, kalsium, dan vitamin D untuk menjaga kesehatan jantung serta otak.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Kamu pasti sudah tahu kalau ikan laut adalah sumber protein dan omega-3 yang jempolan buat kesehatan otak serta jantung. Tapi, ada satu hal yang sering bikin kita was-was saat ingin belanja ikan, kandungan merkuri.

Merkuri adalah logam berat yang bisa terakumulasi di tubuh ikan. Kalau kita terlalu sering mengonsumsi ikan dengan kadar merkuri tinggi, dampaknya tidak main-main bagi kesehatan saraf. Eits, tapi jangan sampai ketakutan ini bikin kamu berhenti makan ikan, ya! Kuncinya adalah memilih jenis ikan yang tepat.

Sebagai panduan buat kamu yang ingin tetap sehat tanpa rasa cemas, berikut adalah daftar jenis ikan laut dengan kandungan merkuri terendah yang wajib masuk ke daftar belanjaan kamu.

1. Ikan salmon

ilustrasi ikan salmon (unsplash.com/Caroline Attwood)

Salmon sering disebut-sebut sebagai superfood dari lautan. Berita baiknya, salmon termasuk salah satu ikan paling aman untuk dikonsumsi secara rutin karena kadar merkurinya yang sangat minim.

Selain aman, salmon juga juara dalam hal nutrisi. Ikan ini kaya akan asam lemak omega-3 yang bagus untuk kesehatan jantung dan perkembangan otak. Proteinnya pun sangat tinggi, sehingga cocok buat kamu yang sedang menjalani program diet atau pembentukan otot. Jadi, kalau kamu punya budget lebih, salmon adalah investasi kesehatan yang sangat sepadan.

2. Ikan sarden

ilustrasi ikan sarden (pexels.com/Karen Laårk Boshoff)

Sering kita temukan dalam bentuk kalengan, ikan sarden ternyata merupakan salah satu ikan laut paling bersih dari merkuri. Mengapa bisa begitu? Rahasianya ada pada ukuran tubuh dan pola hidupnya.

Sarden adalah ikan kecil yang hidup di perairan laut dalam kelompok yang sangat besar. Karena ukuran tubuhnya yang kecil dan rantai makanannya yang berada di tingkat bawah (pemakan plankton), sarden tidak hidup cukup lama untuk mengakumulasi banyak logam berat di tubuhnya. Jadi, kamu tidak perlu ragu lagi untuk menyetok sarden di rumah.

3. Ikan teri (anchovy)

ilustrasi ikan teri (unsplash.com/Iñigo De la Maza)

Jangan remehkan ukuran kecilnya! Ikan teri atau anchovy adalah salah satu pilihan terbaik jika kamu mencari ikan dengan kadar merkuri terendah, yakni hanya sekitar 0,01 ppm (parts per million).

Meskipun mungil, ikan teri merupakan "bom" nutrisi. Ikan ini kaya akan zat besi yang penting untuk mencegah anemia dan kalsium yang sangat tinggi karena biasanya kita mengonsumsi ikan teri lengkap dengan tulangnya. Kamu bisa mengolahnya menjadi sambal, campuran nasi goreng, atau gorengan tepung yang renyah. Enak dan sehat, kan?

4. Ikan makarel atlantik

ilustrasi ikan makarel atlantik (pexels.com/Meruyert Gonullu)

Banyak orang sering bingung membedakan jenis makarel. Ingat ya, kamu harus teliti! Jika King Mackerel (tenggiri besar) cenderung punya merkuri tinggi, maka Makarel Atlantik (di Indonesia sering disebut kembung) justru sebaliknya.

Ikan Makarel Atlantik adalah pilihan yang sangat aman dan terjangkau. Rasanya gurih dan dagingnya cukup tebal. Kandungan lemak sehatnya tidak kalah jauh dari salmon, tapi harganya jauh lebih bersahabat di kantong. Ikan ini sangat mudah ditemukan di pasar tradisional maupun supermarket terdekat.

5. Ikan trout (rainbow trout)

ilustrasi ikan trout (unsplash.com/Gregor Moser)

Terakhir ada ikan trout, khususnya jenis Rainbow Trout. Ikan ini masih satu keluarga dengan salmon dan memiliki tekstur daging yang hampir mirip. Ikan trout diketahui memiliki tingkat merkuri yang sangat rendah, sehingga aman dikonsumsi oleh anak-anak maupun ibu hamil.

Selain rendah merkuri, trout juga sumber vitamin D yang baik untuk tulang dan sistem imun kamu. Kamu bisa mengolahnya dengan cara dipanggang atau dikukus agar nutrisinya tidak banyak hilang.

Makan ikan laut itu sangat penting, asalkan kamu tahu mana yang aman. Dengan memilih ikan berukuran kecil atau yang memiliki siklus hidup pendek, kamu bisa mendapatkan manfaat maksimal tanpa risiko penumpukan logam berat di tubuh.

Ingat, kamu tidak perlu takut makan ikan, cukup pilih yang "paling bersih" agar badan tetap bugar dan otak makin encer. Jadi, dari kelima daftar di atas, mana nih yang bakal jadi menu makan siang kamu besok?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team