Martabak mi menjadi salah satu suguhan andalan saat ingin membuat lauk maupun camilan gurih dalam waktu singkat. Bermodalkan mi instan dan telur, suguhan ini bisa siap dalam hitungan menit sebagai pengganjal lapar.
5 Tips Memasak Martabak Mi yang Tebal dan Matang Sempurna

- Martabak mi bisa dibuat cepat dari mi instan dan telur, cocok jadi camilan atau lauk gurih yang praktis.
- Tekstur dan rasa terbaik didapat dengan merebus mi setengah matang, menambah daun bawang serta cabai, dan mengatur jumlah telur secukupnya.
- Gunakan wajan datar dengan api sedang-kecil agar martabak matang merata, lalu balik perlahan setelah sisi pertama kecokelatan.
Pasangan makan martabak mi bukan lain adalah saus sambal supaya tambah lezat. Biar hasilnya semakin enak, simak tips memasak martabak mi yang tebal dan matang sempurna berikut ini, yuk. Catat sampai selesai, ya!
1. Rebus mi setengah matang agar tidak kelembekan

Mi instan yang digunakan untuk membuat martabak ini sebenarnya bisa diatur sesuai selera, tetapi mi instan goreng jadi primadona karena rasa bumbunya dominan manis gurih. Sebelum ditambahkan ke dalam adonan martabak, sebaiknya mi direbus dulu secara terpisah.
Masak setengah matang untuk menjaga teksturnya supaya tidak gampang hancur karena kelembekan. Selain itu, memasak mi terlalu lama juga berisiko bikin adonan jadi terlalu berair sehingga makin lama matang saat dimasak menjadi martabak mi nanti.
2. Tambahkan daun bawang untuk tambahan rasa yang refreshing

Martabak asin identik dengan tambahan daun bawang. Oleh sebab itu, hidangan ini juga bisa diberi bahan yang sama untuk menambahkan cita rasa refreshing supaya masakan semakin sedap dan rasanya tidak monoton.
Gunakan daun bawang dalam jumlah agak banyak, kemudian iris-iris. Bila ingin rasa lebih pedas, sertakan juga beberapa cabai rawit untuk diiris halus. Kombinasi ini akan membuat martabak mi semakin lezat dan memiliki rasa yang meriah.
3. Pastikan jumlah telurnya cukup untuk melapisi mi

Kemudian, jumlah telur yang digunakan juga sebaiknya terukur supaya bisa melapisi mi dengan baik dan adonan mengeset sempurna. Umumnya hanya diperlukan dua butir telur untuk sebungkus mi instan.
Telur jangan terlalu sedikit karena kadang-kadang mi jadi susah menyatu. Tunggu sampai mi agak dingin sebelum memasukkan adonan telur supaya tidak ada telur yang bergerindil karena berubah jadi scrambled egg.
4. Masak menggunakan wajan yang tepat dan api sedang-kecil supaya matang sempurna

Sebelum adonan martabak mi digoreng, pastikan kamu memilih wajan datar supaya ketebalan adonan tidak jauh berbeda. Panaskan dengan api sedang disertai sedikit minyak supaya adonan tidak lengket.
Pastikan pemilihan diameter wajan sesuai dengan jumlah adonan supaya tidak terlalu tipis dan tidak juga terlalu tebal. Masak menggunakan api sedang-kecil untuk memastikan bagian tengah adonan matang merata.
5. Balik martabak mi setelah satu sisinya ngeset dan matang

Untuk memastikan adonan martabak mi tidak patah saat dibalik, masak satu sisi adonan sampai matang sempurna terlebih dahulu. Biarkan sampai dasarnya kecokelatan dan ngeset dengan baik.
Kemudian gunakan spatula datar yang cukup lebar untuk membaliknya secara hati-hati agar tidak patah. Masak lagi sisi lainnya sampai matang sempurna agar tidak ada telur mentah di bagian dalam saat martabak mi hendak dikonsumsi.
Martabak mi jadi penganan jadul yang sering dikonsumsi sebagai camilan sampai lauk makan. Bila kamu tertarik mencoba suguhan ini, lima tips memasak martabak mi yang tebal dan matang sempurna sampai ke dalam bisa diterapkan. Yuk, praktikkan!

















