Comscore Tracker

Sajikan Jamu Kekinian, Kafe di Semarang Ini Cocok Buat Nongkrong Sehat

#PANJATPOIN Apa jadinya kalau jamu dibikin es krim?

Apa yang ada di benakmu saat mendengar kata jamu? Minuman tradisional dengan aroma menyengat dan rasa pahit, kiranya 2 kesan ini yang melekat kuat pada jamu sejak dulu. Kecuali saat sakit atau membutuhkan suplemen alami, rata-rata orang gak suka mengonsumsi jamu.

Tapi bagaimana jika jamu bisa disulap jadi aneka kudapan kekinian? Sebuah kafe di bilangan Gang Pinggir, Semarang menyajikan olahan jamu unik yang menarik untuk dicoba. Ada es krim, parfait, latte, hingga frappe yang kesemuanya berbahan jamu lho!

Penasaran? Yuk simak ulasan lengkapnya, rekomendasi tempat nongkrong sehat yang kekinian nih!

1. Ada es krim STMJ, hangatnya jahe tetap terasa meski disajikan dingin

Sajikan Jamu Kekinian, Kafe di Semarang Ini Cocok Buat Nongkrong SehatDok. Pribadi

Pernah mengonsumsi STMJ yang merupakan campuran susu, telor, madu dan jahe? Ramuan ini ampuh dijadikan penambah stamina dan memulihkan tubuh yang lemah. Biasa disajikan hangat, kebayang gak kalau STMJ diolah menjadi es krim dingin?

Makuta Jamu Cafe yang berlokasi di kawasan Gang Pinggir, Semarang menyajikan es krim unik dengan cita rasa jamu asli. Salah satu variannya adalah STMJ. Uniknya, rasa hangat jahe tetap terasa sampai ke tenggorokan meski disajikan dalam bentuk es krim.

2. Bahan bakunya alami lho, tanpa pewarna dan pemanis buatan

Sajikan Jamu Kekinian, Kafe di Semarang Ini Cocok Buat Nongkrong SehatDok. Pribadi

Selain STMJ, juga tersedia es krim dalam rasa kunyit asam dan moringa atau daun kelor. Kalau masih dalam wujud asli, kamu pasti gak mau mengonsumsi daun kelor secara langsung. Tapi setelah diolah menjadi es krim, rasa daun kelor jadi mirip matcha lho!

Semua bahan baku alami dan terjamin kualitasnya. Gak ada campuran pewarna buatan, warna kuning didapat dari kunyit, hijau dari daun kelor atau moringa dan putihnya es krim STMJ asli dari hasil seduhan susu-telor-madu-jahe.

Gak seperti produk komersil di pasaran, tekstur es krim buatan Makuta Cafe lebih ringan, lembut dan manisnya pas. Kamu mungkin akan menemukan serat kunyit atau jahe yang belum hancur dalam es krim. Ini bukti bahwa bahan yang digunakan benar-benar alami.

Jangan khawatir khasiatnya hilang, proses pembuatan es krim menggunakan pemanasan di bawah suhu 100 derajat celsius sehingga gak merusak struktur kandungan kimia di dalam jamu. Racikan jamu dicampur dengan homemade custard base, hasilnya es krim jadi lebih lembut dan creamy.

3. Di sini, kamu bisa nyobain parfait rasa daun kelor lho!

Sajikan Jamu Kekinian, Kafe di Semarang Ini Cocok Buat Nongkrong Sehatinstagram.com/makutajamucafe

Gak cuma es krim, ada sederet menu kekinian lainnya yang bisa kamu coba di sini. Tentu saja semuanya berbahan dasar jamu. Ada latte, frappe, smoothies, sampai makanan pencuci mulut khas Prancis yaitu parfait. Di mana lagi bisa makan parfait rasa daun kelor dan kunyit asam frappe?

Siap-siap tercengang, Makuta Jamu Cafe membandrol harga murah untuk setiap menunya. Rata-rata per orang cukup perlu merogoh kocek Rp20.000-35.000 saja untuk satu jenis minuman/jamu ditambah seporsi camilan atau es krim.

4. Semua menu diracik langsung oleh generasi ke-3 Nyonya Meneer

Sajikan Jamu Kekinian, Kafe di Semarang Ini Cocok Buat Nongkrong Sehatinstagram.com/makutajamucafe

Sesuai namanya, produk utama Makuta Cafe adalah aneka jenis racikan jamu. Ada sekitar 11 menu jamu yang bisa dipesan dengan khasiat berbeda-beda. Mulai dari Linugon untuk mengatasi pegal linu, Slim In atau galian singset, hingga beras kencur yang jadi favorit banyak orang.

Kafe jamu pertama di Semarang ini digagas oleh Alessandro Budiono (27) dan keluarga. Ia adalah generasi ke-3 Nyonya Meneer, cikal bakal salah satu industri jamu terbesar di Indonesia. Sandro, panggilan akrab sang empunya kafe, melihat peluang besar dari bisnis keluarganya. Jamu yang lekat dengan kesan tradisional akan lebih menarik dengan kemasan kekinian sesuai zaman.

Semua racikan jamu di Makuta Cafe bersumber dari resep asli sang kakek, Hans Pangemanan yang mendampingi Nyonya Meneer mengembangkan usaha jamu pada zaman dahulu. Jadi cukup dengan berkunjung ke sini, kamu bisa menikmati cita rasa otentik jamu khas Nyonya Meneer.

5. Tempatnya kece dan instagramable, pilihan asyik buat nongkrong sehat

Sajikan Jamu Kekinian, Kafe di Semarang Ini Cocok Buat Nongkrong SehatDok. Pribadi

Untuk mencicipi es krim jamu kekinian ini, datang saja ke Makuta Jamu Cafe di Jalan Gang Pinggir no. 38, Semarang. Lokasinya berada di kawasan pecinan, sekitar 100 meter dari pintu masuk Pasar Kuliner Semawis yang ikonik.

Bangunannya memadukan arsitektur asli rumah kuno dengan ornamen vintage. Jelang matahari terbenam, lampu sorot di balik dinding kaca menambah kesan cozy dan artistik. Cocok banget buat menghasilkan foto yang instagramable.

Paket komplit banget nih buat nongkrong sehat para anak muda kekinian. Sudah menunya sehat, suasana kafe yang cozy, harga terjangkau pula. Yuk, mampir!

Baca Juga: Rekomendasi Kedai Gelato di Semarang, Bikin Harimu Adem!

Arthasalina Photo Community Writer Arthasalina

bukan orang penting, kecuali anda mementingkan saya. kadang-kadang ngoceh di instagram @arthasalina

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

yummy-banner

Topic:

  • Arifina Aswati

Just For You