ilustrasi adonan kue (unsplash.com/Stephen Han)
Setelah adonan selesai dibuat, tahap berikutnya adalah memasaknya hingga menjadi lembaran kulit. Adonan biasanya dituangkan sedikit demi sedikit ke atas wajan antilengket, kemudian diratakan hingga membentuk lapisan yang tipis.
Kulit dimasak dengan api yang sesuai sampai matang dan bagian pinggirnya mulai mengering. Setelah itu, kulit bisa diangkat dan didinginkan sebelum digunakan untuk membungkus isian.
Membuat kulit setipis mungkin menjadi salah satu kunci agar hasil gohyong tetap enak. Kulit yang terlalu tebal bisa membuat teksturnya terasa berat, sedangkan kulit yang tipis lebih mudah membungkus isian dan menghasilkan sensasi renyah setelah digoreng.
Perlu diketahui juga, bahan pembungkus gohyong tidak selalu sama. Beberapa resep bisa menggunakan kulit lumpia atau kulit kembang tahu sebagai alternatif, tergantung pada jenis dan cara membuat gohyong yang dipilih.
Jadi, kulit gohyong terbuat dari campuran tepung terigu, tepung tapioka, telur, garam, air, dan sedikit minyak. Semua bahan tersebut dicampur menjadi adonan yang cukup cair, kemudian dimasak tipis di atas wajan hingga menghasilkan kulit yang lentur dan mudah digunakan.
Kalau ingin membuat gohyong sendiri di rumah, bahan kulitnya cukup sederhana dan mudah ditemukan. Pastikan adonan tidak terlalu kental dan kulit dibuat tipis agar hasilnya mudah digulung, tidak gampang robek, serta terasa renyah setelah digoreng.