Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Lauk Kukusan Sehat untuk Menu Buka Puasa, Ringan di Perut
ilustrasi telur kukus saus tiram (pexels.com/Sóc Năng Động)
  • Artikel ini membahas pentingnya memilih lauk kukusan sebagai menu buka puasa karena lebih ringan di perut, rendah minyak, dan tetap kaya nutrisi setelah seharian berpuasa.
  • Lima rekomendasi lauk kukusan sehat yang dibagikan meliputi pepes udang, garang asem ayam, telur kukus saus tiram, rolade tahu jamur, serta ikan kukus ala Thailand.
  • Setiap hidangan dikemas dengan cara dikukus untuk menjaga cita rasa alami sekaligus mempertahankan kandungan gizi agar tubuh cepat pulih dan tidak terbebani saat berbuka.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Banyak orang lebih suka menikmati hidangan yang bersantan atau berminyak sebagai reward setelah seharian berpuasa. Padahal, setelah menjalankan ibadah puasa, tubuh kita hanya perlu diberikan asupan dengan cita rasa ringan, hangat, dan mudah dicerna agar tidak membebani sistem pencernaan.

Oleh karena itu, lauk kukusan bisa menjadi solusi terbaik untuk dikonsumsi saat buka puasa karena minimnya kandungan minyak dan tingginya nutrisi. Dalam artikel ini akan dibagikan lima jenis lauk kukusan sehat untuk menu buka puasa. Tak hanya lezat, lauk ini juga terasa nyaman di perut saat dimakan. Penasaran apa saja ragam lauk tersebut? Yuk, simak selengkapnya di bawah ini, ya!

1. Pepes udang

ilustrasi pepes udang (commons.wikimedia.org/Gunawan Kartapranata)

Pepes udang adalah salah satu menu kukusan yang akan sangat disukai oleh para pecinta seafood. Metode kukus yang digunakan dalam proses pembuatan hidangan ini juga bisa membantu menjaga kandungan nutrisi dan tekstur udang agar tetap lembut saat dinikmati.

Cara membuatnya juga cukup mudah. Kamu hanya perlu mencampurkan udang segar dengan tahu yang dihaluskan dan dibumbui dengan campuran bumbu halus seperti bawang merah, bawang putih, cabai merah besar, dan kemiri. Kemudian semua bahan tersebut dibungkus dalam balutan daun pisang sebelum akhirnya dikukus. Jika ingin terasa lebih segar, kamu juga bisa menambahkan daun kemangi dalam jumlah yang cukup sebelum hidangan dimasak.

2. Garang asem ayam

ilustrasi garang asem ayam (commons.wikimedia.org/Risanprasetyo)

Jika kamu sangat menyukai hidangan kukusan dengan cita rasa segar, kamu bisa mencoba menyajikan garang asem ayam sebagai menu buka puasa. Cukup dengan mencampurkan potongan daging ayam, tomat, belimbing wuluh, bawang merah, bawang putih, cabai, serai, dan santan, kamu bisa membuat olahan lauk khas Jawa Tengah yang menyehatkan.

Tak hanya itu, kamu juga bisa membuat versi garang asem yang lebih rendah kalori dengan menggunakan potongan dada ayam sebagai sumber protein dalam hidangan ini. Selain itu, aroma harum dari balutan daun pisang yang digunakan sebagai pembungkus hidangan juga bisa menambahkan sensasi yang menggoda saat sajian dinikmati.

3. Telur kukus saus tiram

ilustrasi telur kukus saus tiram (pexels.com/Markus Winkler)

Telur adalah salah satu sumber protein yang mudah didapatkan dan bisa diolah menjadi beragam sajian lezat. Tapi, jika kamu sudah mulai bosan menikmati telur dadar atau telur bumbu balado sebagai menu buka puasa dan ingin mengonsumsi olahan telur yang lebih sehat dan rendah minyak, kamu bisa mencoba membuat telur kukus saus tiram.

Perpaduan saus tiram dan sedikit kecap asin sebagai bumbu dasar dalam sajian ini juga bisa memberikan rasa gurih yang terasa nikmat di tiap suapan. Agar lebih sehat dan bernutrisi, kamu bisa menambahkan potongan daun bawang, jamur cincang, atau wortel parut sebagai campuran. Jangan lupa untuk menambahkan sedikit minyak wijen untuk menetralkan bau amis yang khas dari telur.

4. Rolade tahu jamur

ilustrasi rolade tahu jamur (freepik.com/azerbaijan_stockers)

Rolade tahu jamur merupakan salah satu variasi menu kukusan yang memakai sumber protein nabati sebagai bahan utamanya. Cukup haluskan tahu dan cincang jamur, kemudian bumbui kedua bahan tersebut dengan bawang putih, merica, dan sedikit kecap asin, lalu digulung serta dikukus hingga matang.

Teknik kukus yang digunakan dalam proses pembuatan hidangan ini bisa membantu menjaga kalori tetap rendah sekaligus mempertahankan nutrisi dari bahan yang digunakan. Setelah matang, rolade bisa langsung dipotong dan dinikmati tanpa perlu digoreng agar tetap terasa sehat dan ringan di perut.

5. Ikan kukus ala Thailand

ilustrasi ikan kukus ala thailand (pexels.com/Shardar Tarikul Islam)

Selain pepes udang, ikan kukus ala Thailand juga bisa menjadi pilihan menarik sebagai menu buka puasa untuk para pecinta seafood. Teksturnya yang lembut dengan siraman saus ala Thailand yang pedas dan segar membuat setiap suapan terasa lebih memuaskan.

Agar bau amis khas ikan bisa memudar atau hilang, kamu bisa menambahkan bawang putih cincang dan daun-daun ketumbar ke dalam proses pembuatannya. Selain rendah lemak karena dibuat tanpa proses penggorengan, ikan juga memiliki kandungan protein yang tinggi dan kaya akan omega-3 sehingga sangat baik untuk mengembalikan energi setelah seharian berpuasa.

Lima lauk kukusan sehat untuk menu buka puasa tetap terasa nikmat walau proses memasaknya tak digoreng. Pilihan lauk yang rendah minyak dan kaya nutrisi juga bisa membantu tubuh beradaptasi kembali setelah seharian menahan lapar dan dahaga.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team