Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kenapa Nasi Goreng Dijual di Malam Hari? Begini Alasannya

ilustrasi penjual nasi goreng
ilustrasi penjual nasi goreng (commons.wikimedia.org/GunawanKartapranata)
Intinya sih...
  • Tekstur nasi yang enak dihasilkan dari nasi dingin dan kering, agar tidak lembek dan mudah menggumpal saat dimasak.
  • Nasi goreng hadir sebagai solusi makanan berat praktis bagi pekerja atau mahasiswa setelah aktivitas, serta cocok untuk mengisi perut kosong sebelum tidur.
  • Aroma bumbu nasi goreng menarik saat udara malam mulai dingin, memancing selera makan orang yang sedang lewat.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Kuliner bernama nasi goreng ini seakan sudah jadi penyelamat perut kita di saat malam hari, ya. Karena di sepanjang jalanan malam hari, pasti banyak banget abang-abang nasi goreng bertebaran. Uniknya, kita tuh jarang menemukan pedagang nasi goreng gerobakan yang beroperasi di pagi atau siang hari.

Ternyata, pemilihan waktu jualan ini bukan tanpa alasan. Beberapa hal seperti tekstur nasi, hingga faktor kenyamanan pedagang yang membuat nasi goreng akan optimal bila disajikan malam hari. Jika kamu penasaran mengapa nasi goreng selalu dijual di malam hari, simak artikel ini sampai tuntas, ya!

1. Faktor tekstur nasi

ilustrasi nasi goreng
ilustrasi nasi goreng (commons.wikimedia.org/Puspapesona)

Ternyata, nasi goreng yang enak itu justru dihasilkan dari nasi yang sudah dingin dan agak kering. Karena jika kamu menggunakan nasi yang baru matang di pagi hari, teksturnya bakal terlalu lembek dan mudah menggumpal saat diaduk di wajan. Satu hal lagi, hal ini juga berkaitan dengan kebiasaan memasak nasi dalam porsi besar di pagi hari di zaman dulu. Lalu, mereka akan mengolah sisa nasi dingin tersebut jadi nasi goreng di malam hari agar tidak terbuang.

2. Target pasar di malam hari

ilustrasi penjual nasi goreng
ilustrasi penjual nasi goreng (commons.wikimedia.org/Gunkarta)

Malam hari tuh waktu yang tepat bagi para pekerja atau mahasiswa yang mencari makan malam setelah beraktivitas. Karena sebagian besar rumah makan siang sudah tutup, nasi goreng hadir sebagai solusi makanan berat yang praktis dan cepat saji. Ditambah lagi, porsi nasi goreng yang besar dan mengenyangkan, bakal cocok untuk mengisi perut kosong sebelum waktunya istirahat.

3. Suasana dan aroma yang menggugah selera

ilustrasi nasi goreng
ilustrasi nasi goreng (commons.wikimedia.org/WibowoDjatmiko)

Tak bisa dimungkiri, daya aroma bumbu nasi goreng yang ditumis dengan api besar punya daya tarik lebih kuat saat udara malam mulai dingin. Bau sedap dan khas ini bisa tercium dari jarak jauh dan efektif memancing selera makan orang yang sedang lewat. Bila dibandingkan sama siang hari yang terik dan berpolusi, tentu saja udara malam lebih mengundang selera, kan?

4. Kenyamanan penjual

ilustrasi penjual nasi goreng
ilustrasi penjual nasi goreng (commons.wikimedia.org/GunawanKartapranata)

Memasak nasi goreng membutuhkan teknik mengaduk terus-menerus di atas api kompor bertekanan tinggi yang sangat panas. Jika hal ini dilakukan di bawah terik matahari siang, pedagang akan sangat cepat kelelahan dan kepanasan. Udara malam yang sejuk sangat membantu menyeimbangkan hawa panas dari kompor, membuat penjual bisa bekerja dengan lebih nyaman tanpa risiko dehidrasi berlebih.

5. Ketersediaan lokasi lapak

ilustrasi nasi goreng
ilustrasi nasi goreng (commons.wikimedia.org/Shamli071)

Banyak penjual nasi goreng kaki lima yang memanfaatkan lahan parkir toko atau ruko di pinggir jalan strategis. Area ini biasanya masih digunakan untuk aktivitas bisnis lain saat siang hari dan baru kosong ketika malam tiba. Begitu toko tutup, barulah pedagang bisa menggelar tenda dan meja kursi untuk melayani pembeli di lokasi yang mudah dijangkau tersebut.

Ternyata, fenomena nasi goreng yang identik dengan kuliner malam bukan sekadar kebetulan, melainkan hasil adaptasi cerdas terhadap kondisi lingkungan dan kebiasaan masyarakat. Perpaduan antara tekstur nasi dingin yang pas diolah, kenyamanan pedagang, hingga suasana malam yang mendukung, membuat hidangan ini menemukan waktu terbaiknya saat matahari terbenam.

Jadi, sekarang kamu tidak perlu heran lagi jika kesulitan menemukan gerobak nasi goreng saat siang hari. Nikmati saja sepiring nasi goreng hangatmu nanti malam sebagai penutup hari yang sempurna. Lagipula, cita rasa gurih dan pedasnya memang terasa jauh lebih nikmat saat disantap di tengah udara malam yang dingin, bukan?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Hella Pristiwa
EditorHella Pristiwa
Follow Us

Latest in Food

See More

5 Tips Mengasinkan dan Memarinasi Daging agar Lebih Beraroma

27 Jan 2026, 09:12 WIBFood