Belakangan ini, makanan rebus dan kukus semakin populer di kalangan masyarakat, tak terkecuali di kalangan anak muda. Berbagai jenis makanan rebus atau kukus kini semakin mudah ditemukan di mana pun, termasuk dijajakan pedagang kaki lima di pinggir jalan. Fenomena ini menunjukkan adanya perubahan pola konsumsi yang tidak hanya berorientasi pada rasa, tetapi juga mempertimbangkan kesehatan dan gaya hidup yang lebih sederhana.
Temuan tersebut terlihat dalam Indonesia Millennial and Gen Z Report (IMGR) 2027. Salah satu topik yang diangkat dalam laporan ini adalah tren berkebun dan konsumsi makanan rebus atau kukus di kalangan generasi muda. Hasilnya menunjukkan bahwa makanan rebus dan kukus semakin diminati, khususnya kalangan milenial dan Gen Z.
Menariknya, tren ini tidak semata-mata didorong alasan kesehatan. Ada berbagai faktor yang mendorong meningkatnya minat terhadap makanan rebus atau kukus.
Lantas, seperti apa hasil temuan lengkapnya? Simak pemaparan lengkapnya berikut ini!
