Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Bakcang dan Kwecang, Mirip namun Berbeda Rasa dan Isi

Bakcang dan Kwecang, Mirip namun Berbeda Rasa dan Isi
bakcang (vecteezy.com/JOYI CHANG)
Intinya Sih
  • Bakcang dibuat dari beras ketan putih dengan tekstur lengket dan padat, sedangkan kwecang memakai beras biasa yang lebih pulen dan tidak terlalu lengket.
  • Isian bakcang berupa daging berbumbu gurih dan berminyak, sementara kwecang polos tanpa daging, disajikan dengan saus manis seperti srikaya atau gula merah cair.
  • Bakcang umumnya disantap sebagai makanan berat saat perayaan, sedangkan kwecang lebih cocok jadi camilan ringan yang dinikmati kapan saja.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Kamu pasti pernah melihat jajanan berbungkus daun hijau berbentuk limas di pasar atau toko kue. Sekilas, semuanya terlihat sama, padahal ada dua jenis yang berbeda. Ada yang namanya bakcang, ada juga kwecang, dan orang sering tertukar menyebutnya.

Padahal, kedua makanan ini punya isi dan rasa yang sangat berbeda, lho. Kalau kamu salah pilih, bisa-bisa seleramu tidak cocok dengan yang kamu kira. Yuk, simak tiga perbedaan utama antara bakcang dan kwecang berikut ini!

1. Bahan dasar beras membedakan tekstur bakcang dengan kwecang secara signifikan

ilustrasi kwecang
ilustrasi kwecang (commons.wikimedia.org/এম আবু সাঈদ)

Bakcang menggunakan beras ketan putih sebagai bahan dasarnya. Teksturnya sangat lengket dan padat setelah dimasak lama. Karena itu, bakcang terasa kenyal dan mengenyangkan saat disantap. Kwecang justru memakai beras biasa atau campuran beras ketan. Teksturnya lebih pulen dan tidak selengket bakcang. Perbedaan bahan dasar ini langsung terasa saat kamu menggigit keduanya.

2. Isian daging menunjukkan perbedaan rasa gurih antara bakcang dan kwecang

ilustrasi membuat bakcang
ilustrasi membuat bakcang (pexels.com/Gu Ko)

Bakcang diisi dengan daging babi atau ayam yang dimasak dengan kecap manis. Isiannya sangat kaya rempah dan cenderung berminyak karena menggunakan lemak daging. Rasa gurih dan legit bakcang sangat kuat dan medok di lidah.

Kwecang justru tidak memiliki isian daging sama sekali, karena kwecang polos berisi beras ketan. Warna kwecang cenderung kekuningan karena dibuat dengan air abu. Kwecang biasa disantap dengan saus srikaya atau siraman gula merah cair sebagai pemanis.

3. Cara penyajian membedakan waktu makan bakcang dengan kwecang

bakcang
bakcang (vecteezy.com/JOYI CHANG)

Bakcang biasa disajikan sebagai makanan berat saat perayaan tertentu. Orang sering makan bakcang saat hari raya atau acara keluarga besar. Bakcang cukup mengenyangkan untuk dijadikan pengganti nasi.

Kwecang lebih sering disajikan sebagai camilan atau kudapan ringan. Ukurannya cenderung lebih kecil dan praktis untuk dimakan kapan saja. Kwecang cocok dinikmati dengan teh hangat di sore hari.

Nah, sekarang kamu sudah tahu bedanya bakcang dan kwecang, kan? Jangan cuma lihat bungkus daunnya saja, ya, soalnya isi serta rasanya beda jauh banget! Selamat mencicipi keduanya dan ceritakan pengalamanmu mencicipi keduanya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Debby Utomo
EditorDebby Utomo

Related Articles

See More