Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

4 Tips Membuat Soft Cookies yang Lembut dan Bikin Ngiler

3 min read
4 Tips Membuat Soft Cookies yang Lembut dan Bikin Ngiler
ilustrasi soft cookies (pexels.com/Sofia Lonshakova)
  • Campuran gula pasir dan gula cokelat seimbang membantu menciptakan bagian luar sedikit garing, sekaligus menjaga kelembapan dan aroma karamel pada cookies.
  • Adonan perlu didinginkan sebelum dipanggang agar mentega mengeras, adonan tidak melebar berlebihan, dan tepung menyerap kelembapan untuk menghasilkan cookies tebal serta lembut.
  • Gunakan mentega suhu ruang, kocok secukupnya, lalu panggang hingga pinggir keemasan meski tengah masih lembek; pendinginan di loyang melanjutkan pematangan dan mengunci kelembapan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Membuat soft cookies yang memiliki tekstur yang renyah di luar dan tetap lembut dan meleleh di dalam jelas memerlukan teknik panggangan, serta pemilihan bahan yang benar-benar cermat. Keberhasilan dalam proses mengolah adonan kue kering ini ternyata akan sangat dipengaruhi oleh presisi takaran yang digunakan dan proses terhadap setiap bahan makanan yang kamu gunakan.

​Memahami rahasia pengolahan yang sesuai tentu bisa membantumu dalam membuat sajian kue manis yang sempurna dan tidak memiliki tekstur yang keras setelah dingin. Langkah-langkah praktis ini tentu bisa kamu terapkan dengan mudah di rumah untuk menyajikan camilan berkualitas seperti yang ada di toko roti profesional.

  1. ​1. Menggunakan kombinasi gula pasir dan gula cokelat

    Butiran gula putih dalam wadah sebagai ilustrasi bahan pemanis yang umum digunakan pada makanan dan minuman.
    ilustrasi gula (unsplash.com/Alexander Grey)

    Menggunakan campuran gula pasir dan gula cokelat (brown sugar) dengan takaran yang seimbang ternyata bisa turut menjadi kunci utama menentukan tekstur dari soft cookies. Gula cokelat dikenal memiliki kandungan kelembapan yang lebih tinggi, sehingga mampu dalam menjaga adonan agar selalu empuk dan memberikan aroma karamel yang terasa sangat khas.

    ​Sementara itu, untuk gula pasir memiliki fungsi penting dalam memberikan sedikit tekstur garing di bagian gurat luar kue ketika proses pemanggangan berlangsung. Adanya perpaduan kedua jenis gula ini jelas menciptakan kontras tekstur yang terasa sangat unik dan lezat dalam setiap gigitan kue buatanmu.

  2. ​2. Membekukan adonan di dalam lemari es sebelum dipanggang

    Ilustrasi adonan berwarna pucat di atas permukaan kerja sebagai bahan dasar pembuatan roti dan aneka makanan.
    ilustrasi adonan (unsplash.com/Kisoulou)

    Mendinginkan atau membekukan adonan kue terlebih dahulu di dalam lemari es sebelum masuk ke dalam oven jelas menjadi proses penting yang tidak boleh kamu lewatkan begitu saja. Suhu dingin dapat membekukan kandungan lemak yang berasal dari mentega, sehingga adonan pun tidak akan mudah melebar secara berlebihan ketika terkena panas oven secara langsung.

    ​Proses menginstirahatkan adonan ini turut memberikan waktu bagi tepung terigu agar bisa menyerap kelembapan adonan secara lebih sempurna, sehingga tekstur kue pun menjadi jauh lebih padat dan lembut. Hasilnya, soft cookies yang kamu buat akan memiliki ketebalan yang ideal dengan bagian tengah yang terasa lembut.

  3. ​3. Memperhatikan suhu mentega dan teknik pengocokan

    Ilustrasi mentega cair berwarna kuning keemasan dalam wadah sebagai bahan memasak untuk berbagai hidangan.
    ilustrasi mentega cair (unsplash.com/Dan Dennis)

    Kondisi suhu mentega yang kamu gunakan ketika mulai membuat adonan ternyata bisa sangat memengaruhi struktur fisik dari soft cookies yang dibuat. Menggunakan mentega yang konsistensinya terlalu cair justru bisa membuat tekstur kue menjadi sangat tipis dan pada akhirnya berminyak setelah proses pemanggangan selesai.

    ​Kamu sebaiknya bisa menggunakan mentega dengan suhu ruang, lalu coba mengocoknya bersama gula tanpa perlu mengocoknya secara berlebihan (overmix). Pengocokan yang secukupnya bisa membantu mencegah agar udara tidak masuk terlalu banyak, sehingga kue pun nantinya tidak mudah mengembang seperti kue bolu.

  4. ​4. Mengatur waktu dan suhu pemanggangan secara presisi

    Sejumlah red velvet cookies berwarna merah dengan potongan cokelat putih tersaji di atas alas berwarna terang.
    ilustrasi red velvet cookies (unsplash.com/Fetty Ghaessani)

    Memanggang soft cookies ternyata membutuhkan perhatian ekstra pada durasi waktu dan tingkat panas oven agar bagian tengah dari kue tersebut nanrinya tidak sampai terlalu kering. Kamu harus segera mengeluarkan kue dari oven ketika bagian pinggirnya sudah mulai berwarna cokelat keemasan, meski pun bagian tengahnya masih terasa agak lembek.

    ​Proses pematangan kue sebetulnya akan terus berlanjut di bagian luar oven selama masa pendinginan di atas loyang panggang. Justru dengan membiarkan kue beristirahat beberapa menit setelah dipanggang, maka cara ini akan mengunci kelembapan alami, sehingga tekstur lembutnya bisa bertahan lebih lama.

    ​Dengan menguasai teknik pembuatan kue kering yang lembut, maka bisa memberikan hasil yang selalu konsisten dan memuaskan. Kamu bisa mengikuti seluruh panduan pengolahan bahan dan teknik pemanggangan yang tepat agar bisa menikmati sajian kue lezat buatan sendiri kapan pun. Ternyata tidak sulit membuat soft cookies di rumah.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More