8 Cara Masak Jengkol agar Tidak Bau, Lebih Empuk dan Gak Pahit

- Jengkol adalah bahan pangan khas Asia Tenggara yang populer di Indonesia dan kaya nutrisi seperti protein, kalsium, fosfor, zat besi, serta vitamin A, B1, B2, dan C. Meski lezat, jengkol kerap menimbulkan aroma tak sedap setelah dikonsumsi, sehingga proses pengolahannya perlu teknik khusus agar tetap enak dan tidak menyengat.
- Cara mengurangi bau jengkol bisa dimulai dari tahap persiapan, yaitu merendam jengkol dengan air kapur sirih semalaman lalu meniriskannya. Setelah itu, jengkol bisa dicuci dengan air bekas cucian beras untuk membantu mengurangi aroma sebelum masuk proses memasak.
- Proses perebusan juga bisa dibantu bahan aromatik alami, seperti daun jambu biji yang direbus bersama jengkol sekitar 10–15 menit, atau alternatif lain seperti daun salam yang selain mengurangi bau juga dipercaya membantu menekan rasa pahit. Pilihan berikutnya adalah daun jeruk purut yang diiris lalu direbus bersama jengkol agar aromanya lebih segar.
- Saat memasak, tambahkan parutan jahe untuk membantu menyamarkan bau sekaligus memperkaya rasa. Gunakan api kecil agar bumbu meresap dan aroma berkurang, serta hindari memasak terlalu lama; durasi sekitar 20–30 menit dengan api kecil dinilai cukup untuk membuat jengkol lebih empuk, tidak pahit, dan aromanya lebih terkendali.
Jengkol merupakan tumbuhan khas Asia Tenggara yang disukai banyak orang di Indonesia. Tanaman yang berbentuk biji bulat ini sering diolah menjadi berbagai masakan. Jengkol diketahui mengandung banyak protein, kalsium, fosfor, dan zat besi. Tumbuhan yang termasuk kelas magnoliopsida ini juga mengandung banyak vitamin, seperti vitamin A, B1, B2, dan C.
Meski bagi sebagian orang jengkol dianggap enak dan lezat, tetapi jengkol juga bisa menimbulkan aroma tak sedap setelah dikonsumsi. Karena itu, sebenarnya ada beberapa cara memasak jengkol agar tidak menimbulkan bau, seperti rendam dengan air kapur sirih, cuci dengan air beras, rebus dengan daun jambu biji, rebus dengan daun salam, dan beberapa cara lainnya. Apa saja cara lainnya tersebut? Simak penjelasan selengkapnya berikut ini ya!
Table of Content
1. Rendam dengan air kapur sirih

Cara pertama untuk menghilangkan aroma tak sedap dari jengkol adalah dengan memanfaatkan air kapur sirih. Sebelum diolah, rendam jengkol dengan air kapur sirih semalaman. Setelah itu, tiriskan.
2. Cuci dengan air beras

Setelah direndam dengan air kapur sirih, tips selanjutnya adalah mencuci jengkol dengan menggunakan air bekas cucian beras. Setelah mencuci beras, jangan buang airnya karena bisa dimanfaatkan untuk mencuci jengkol sebelum diolah menjadi masakan.
3. Rebus dengan daun jambu biji

Tips ketiga agar jengkol gak bau adalah merebusnya bersama dengan daun jambu biji. Siapkan lima lembar daun jambu biji ukuran sedang, cuci bersih, kemudian rebus bersama dengan jengkol yang sudah direndam semalaman selama 10-15 menit.
4. Rebus dengan daun salam

Daun salam juga bisa dimanfaatkan untuk menghilangkan bau tak sedap dari jengkol. Daun salam dikenal sebagai aromatik dapat mengurangi bau tak sedap.
Caranya sama seperti merebus dengan daun jambu biji. Selain mengurangi bau tak sedap, daun salam juga dikenal dapat mengurangi rasa pahit pada jengkol.
5. Rebus dengan daun jeruk purut

Selain daun jambu biji dan daun salam, kamu bisa memanfaatkan daun jeruk purut. Caranya, siapkan beberapa lembar daun jeruk purut, iris-iris, kemudian rebus bersama dengan jengkol.
6. Tambahkan parutan jahe

Cara selanjutnya untuk mengurangi bau tak sedap dari jengkol adalah menambahkan parutan jahe. Tambahkan sedikit parutan jahe saat memasak jengkol. Aroma jahe yang sedikit pedas dipercaya ampuh menyamarkan bau jengkol, sekaligus menambah citarasa masakan.
7. Rebus dengan api kecil

Cara memasak jengkol juga perlu diperhatikan, supaya olahan jengkolmu enak dan lezat. Kamu bisa memasak atau merebus jengkol cukup dengan api kecil. Tujuannya agar bumbu meresap sempurna dan menghilangkan bau tak sedapnya.
8. Jangan dimasak terlalu lama

Last but not least, jangan memasak jengkol terlalu lama, supaya gak bau dan rasa pahitnya berkurang. Kamu cukup memasak jengkol dalam waktu sekitar 20-30 menit dengan api kecil. Dijamin olahan jengkolmu tidak bau, tidak pahit, dan lebih empuk.
Nah, itulah beberapa tips dan cara masak jengkol biar gak bau. Dijamin rasanya jadi lebih nikmat, deh. Selamat mencoba!
Download aplikasi resep masakan terbaru Yummy App untuk mendapatkan beragam referensi bahan makanan dan masakan sesuai dengan selera kamu, lengkap dengan cara memasaknya hanya di Google Play Store dan App Store.
FAQ Seputar Cara Masak Jengkol biar Gak Bau
| Kenapa jengkol bisa bau menyengat setelah dimasak atau dikonsumsi? | Jengkol memang memiliki aroma khas yang kuat, sehingga jika tidak diolah dengan benar, baunya bisa lebih tajam setelah dimasak maupun setelah dikonsumsi. Karena itu, tahap perendaman, pencucian, dan perebusan sangat berpengaruh. |
| Berapa lama jengkol harus direndam air kapur sirih agar tidak bau? | Umumnya jengkol direndam semalaman menggunakan air kapur sirih, lalu ditiriskan sebelum diolah. Cara ini membantu mengurangi aroma tak sedap sejak tahap awal. |
| Daun apa yang bisa dipakai untuk mengurangi bau jengkol saat direbus? | Beberapa pilihan yang sering dipakai adalah daun jambu biji, daun salam, dan daun jeruk purut. Daun-daun aromatik ini direbus bersama jengkol agar baunya lebih berkurang dan rasanya lebih enak. |
| Bagaimana cara memasak jengkol supaya empuk dan tidak pahit? | Masak jengkol dengan api kecil agar bumbu meresap dan aroma berkurang. Jangan memasak terlalu lama; durasi sekitar 20–30 menit dengan api kecil biasanya cukup untuk membuat jengkol lebih empuk dan rasa pahitnya berkurang. |


















