Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Cara Membuat Kaldu Jamur Bubuk Homemade yang Gurih dan Sehat!
ilustrasi kaldu jamur bubuk (unsplash.com/Victoria Shes)

Rasanya ada yang kurang kalau masakan gak dikasih sentuhan gurih nan umami. Biasanya kita sering beli kaldu jamur kemasan di supermarket karena dianggap lebih sehat dibandingkan penyedap rasa konvensional. Tapi, apakah kamu tahu kalau kamu bisa bikin kaldu jamur kemasan sendiri di rumah?

Bikin kaldu jamur bubuk sendiri itu selain jauh lebih hemat, kamu juga bisa memastikan gak ada bahan pengawet atau tambahan kimia berlebih di dalamnya. Aromanya pun jauh lebih nendang karena menggunakan bahan-bahan segar yang kamu olah sendiri. Penasaran gimana prosesnya? Yuk, simak cara membuat kaldu jamur bubuk yang praktis dan anti gagal berikut ini!

1. Siapkan bahan-bahan berkualitas

ilustrasi jamur tiram (pixabay.com/zan00da)

Langkah pertama yang paling krusial adalah memilih bahan dasar. Jamur adalah sumber rasa gurih alami. Kamu bisa menggunakan jamur shiitake karena aromanya yang kuat atau jamur tiram yang lebih mudah ditemukan. Berikut adalah daftar bahan yang kamu butuhkan:

  • 100 gr jamur shiitake kering atau jamur tiram: Kalau kamu pakai jamur segar, pastikan nanti proses pengeringannya sempurna ya.

  • 1 sdm garam atau garam laut (sea salt): Penggunaan sea salt bisa memberikan rasa asin yang lebih "bersih" dan kaya mineral.

  • 1 sdm bawang putih bubuk (opsional): Ini rahasia supaya kaldu kamu punya aroma yang lebih menggugah selera dan mirip dengan produk pabrikan.

Pastikan semua peralatan yang kamu gunakan mulai dari wadah sampai sendok dalam keadaan kering. Sedikit saja ada air, kaldu bubuk kamu berisiko cepat berjamur dan gak tahan lama.

2. Proses pengeringan yang sempurna

ilustrasi jamur (pexels.com/Leeloo The First)

Kunci utama dari kaldu bubuk yang awet adalah kadar air yang nol persen. Kalau kamu membeli jamur yang masih segar, kamu gak bisa langsung menghaluskannya. Kamu harus melewati tahap pengeringan terlebih dahulu.

  • Pembersihan: Cuci bersih jamur dari sisa tanah, lalu tiriskan sampai benar-benar kering.

  • Pengirisan: Iris tipis jamur dengan ketebalan sekitar 0,5 cm. Semakin tipis irisan kamu, semakin cepat proses pengeringannya.

  • Pengovenan: Tata jamur di atas loyang tanpa menumpuk. Panggang dalam oven dengan suhu antara 65 derajat C hingga 180 derajat C selama kurang lebih 60 menit.

  • Metode alami: Kalau kamu gak punya oven, jangan sedih! Kamu bisa menjemur irisan jamur di bawah sinar matahari langsung. Pastikan jamur benar-benar kaku dan gampang patah saat ditekuk. Kalau masih terasa lentur, berarti jamur belum benar-benar kering.

3. Penghalusan dan pencampuran

ilustrasi jamur porcini (pexels.com/Kristina Paukshtite)

Setelah jamur sudah kering kaku seperti kerupuk, saatnya kita mengubahnya menjadi bubuk halus. Tahap ini sangat menentukan tekstur kaldu saat nanti dilarutkan ke dalam masakan.

  • Penghalusan: Masukkan jamur kering ke dalam food processor atau grinder kopi. Blender hingga teksturnya halus sempurna menjadi bubuk. Jangan ragu untuk mengayak bubuk jamur tersebut jika kamu merasa masih ada butiran yang kasar.

  • Pencampuran dan sangrai: Campurkan bubuk jamur tadi dengan garam dan bawang putih bubuk. Setelah tercampur rata, siapkan wajan anti lengket. Sangrai campuran tersebut di atas api kecil.

  • Tujuan sangrai: Proses ini dilakukan selama beberapa menit hingga tercium aroma harum. Mengapa harus disangrai? Tujuannya agar sisa-sisa kelembapan hilang sepenuhnya dan mencegah kaldu menggumpal atau berjamur saat disimpan nanti. Ingat, jangan sampai gosong ya!

4. Teknik penyimpanan agar tahan lama

ilustrasi jamur tiram (pexels.com/Irina Novikova)

Kaldu jamur buatanmu sudah jadi! Tapi jangan terburu-buru memasukkannya ke dalam botol saat masih panas. Uap panas yang terperangkap di wadah akan berubah menjadi titik air yang membuat kaldu cepat rusak.

  • Pendinginan: Diamkan bubuk kaldu di suhu ruang sampai benar-benar dingin.

  • Wadah kedap udara: Pindahkan kaldu ke dalam toples kaca atau wadah plastik yang memiliki tutup sangat rapat (kedap udara).

  • Gunakan silica gel: Untuk perlindungan ekstra, kamu bisa menambahkan satu bungkus kecil silica gel khusus makanan ke dalam toples. Ini berfungsi untuk menyerap kelembapan udara yang masuk saat kamu membuka-tutup toples.

Dengan mengikuti cara di atas, kamu sekarang punya persediaan penyedap rasa alami yang sehat dan aman untuk keluarga. Kaldu ini cocok banget digunakan untuk sup, tumisan, hingga bumbu marunasi gorengan. Masak jadi makin tenang, rasa pun tetap juara! Selamat mencoba di dapur, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team