Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
8 Isian Omelet Khas Thailand agar Olahan Telur Kian Istimewa
ilustrasi thai omelet (pexels.com/UNDO KIM)
  • Omelet khas Thailand, kai jiew, dibedakan oleh penggunaan kecap ikan serta teknik memasaknya, sehingga cita rasa telur dadar menjadi lebih gurih.
  • Isian seafood seperti udang, daging kepiting, kerang, dan crabstick dapat membuat omelet Thailand lebih tebal, kaya rasa, serta memiliki sentuhan manis.
  • Daging cincang atau ayam, cha om, dan Thai basil juga umum dipakai untuk menambah tekstur, rasa, warna, serta aroma segar pada omelet.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Omelet sering kali jadi lauk andalan saat butuh suguhan cepat lantaran rasanya sederhana dan proses pembuatannya ringkas. Menariknya, makanan ini dapat dijumpai dengan corak berbeda, karena susunan bumbu maupun isian yang digunakan.

Thailand misalnya, negara ini memiliki omelet yang mendunia bernama kai jiew. Faktor yang membedakan terletak pada pemakaian fish sauce atau kecap ikan dan teknik memasak. Selain itu, omelet khas Thailand pun terkenal akan isian yang beragam agar rasa telur dadar istimewa. Ragam isian omelet khas Thailand sudah ditulis dalam artikel ini.

1. Udang kerap dicampurkan ke dalam omelet khas Thailand supaya tebal dan manis. Kupas semua kulitnya, lalu tambahkan irisan daun daun jeruk

ilustrasi udang segar (pexels.com/Deane Bayas)

2. Daging kepiting yang sudah dimasak bisa ditambahkan ke dalam kocokan adonan omelet khas Thailand. Hasilnya tebal, fluffy, dan manis!

ilustrasi daging kepiting (vecteezy.com/Bigc Studio)

3. Daging cincang kerap disertakan dalam omelet khas Thailand. Biasanya bahan yang dipakai adalah daging babi, tapi dapat diganti sesuai kebutuhan

ilustrasi daging cincang (pexels.com/Luis Kuthe)

4. Cha om merupakan salah satu tanaman hijau yang punya sensasi mirip petai. Bahan ini populer dalam masakan Thai, makanya dipakai juga untuk omelet

ilustrasi cha om (commons.wikimedia.org/Xufanc)

5. Thai basil pun kerap ditambahkan ke dalam omelet khas Thailand supaya rasanya refreshing dan warna makanan semakin menggoda selera

ilustrasi thai basil (pixabay.com/Lars Beulke)

6. Bahan lain yang umum dalam omelet khas Thailand berasal dari mussels atau kerang. Sentuhan seafood bikin telur dadar jadi kaya rasa

ilustrasi kerang (pexels.com/João Goncalves)

7. Daging ayam yang dicincang dapat dimanfaatkan untuk menambah ketebalan Thai omelet biar maksimal dan bikin tambah kenyang

ilustrasi daging ayam potong (pixabay.com/congerdesign)

8. Kalau belum punya daging kepiting kamu bisa ganti dulu pakai crabstick. Bahan ini kerap dijumpai dalam isian omelet Thailand biar tebal dan enak!

ilustrasi crabstick (vecteezy.com/Andrey Starostin)

Meskipun omelet khas Thailand itu sederhana, kamu bisa membuatnya lebih istimewa dengan menambahkan ragam isian. Kamu bisa menambahkan seafood maupun daun hijau khusus sebagai isian omelet khas Thailand biar rasanya semakin nikmat. Jangan lupa, hadirkan juga kecap ikan biar aroma serta rasa gurihnya kian terasa.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article