Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Resep Ayam Ingkung 17-an, Hidangan untuk Acara Malam Tirakatan

Resep Ayam Ingkung 17-an, Hidangan untuk Acara Malam Tirakatan
ilustrasi ayam ingkung (vecteezy.com/Bigc Studio)
Share Article

Ayam ingkung biasanya hadir utuh di tengah hidangan ketika warga berkumpul dalam acara selamatan atau malam tirakatan. Bentuk ayam yang dibiarkan satu ekor utuh membuatnya berbeda dari olahan ayam biasa karena sejak awal memang disiapkan untuk dinikmati bersama.

Untuk sajian acara 17-an, ayam ingkung bisa dibuat dengan cara dipanggang atau digoreng setelah dibumbui hingga rasanya gurih dan rempahnya meresap. Kalau ingin menyiapkan ayam ingkung untuk acara malam tirakatan, berikut resep yang bisa kamu coba.

  1. Bahan Ayam Ingkung 17-an

    ilustrasi bahan ayam ingkung
    ilustrasi bahan ayam ingkung (vecteezy.com/ast00739236)

    Bahan-bahan:

    1. 1 ekor ayam kampung utuh, sekitar 1–1,2 kg

    2. 1 liter air

    3. 500 ml santan encer

    4. 5 lembar daun salam

    5. 3 lembar daun jeruk

    6. 2 batang serai, memarkan

    7. 3 cm lengkuas, memarkan

    8. 2 sdm gula merah, sisir

    9. 1 sdm air asam jawa

    10. 2 sdt garam

    11. 1 sdt kaldu bubuk

    12. 3 sdm minyak goreng

    Bumbu halus:

    1. 10 siung bawang merah

    2. 6 siung bawang putih

    3. 5 butir kemiri, sangrai

    4. 3 cm kunyit

    5. 3 cm jahe

    6. 2 cm kencur

    7. 1 sdt ketumbar

    8. 1/2 sdt merica

  2. Cara Membuat Ayam Ingkung 17-an

    ilustrasi membuat ayam ingkung
    ilustrasi membuat ayam ingkung (vecteezy.com/Grec Laurențiu)
    1. Bersihkan ayam kampung secara menyeluruh tanpa memotong tubuhnya menjadi beberapa bagian. Tekuk kedua kaki ke arah belakang atau ikat menggunakan tali khusus makanan agar ayam tetap berbentuk utuh saat dimasak.

    2. Lumuri permukaan ayam dengan sedikit garam dan air asam jawa, lalu diamkan sekitar 15 menit. Setelah itu, bilas dan tiriskan.

    3. Haluskan bawang merah, bawang putih, kemiri, kunyit, jahe, kencur, ketumbar, dan merica hingga lembut.

    4. Panaskan minyak dalam wajan atau panci besar, kemudian tumis bumbu halus bersama daun salam, daun jeruk, serai, dan lengkuas sampai harum.

    5. Masukkan ayam utuh ke dalam panci, lalu tuangkan santan encer dan air hingga bumbu cukup membasahi bagian ayam.

    6. Tambahkan gula merah, garam, dan kaldu bubuk. Masak dengan api kecil sambil sesekali menyiramkan kuah berbumbu ke bagian ayam yang tidak terendam.

    7. Tutup panci dan masak sampai ayam empuk serta bumbu meresap. Jika air mulai menyusut sebelum ayam matang, tambahkan sedikit air panas.

    8. Setelah ayam matang, angkat dan tiriskan hingga permukaannya tidak terlalu basah. Sisihkan bumbu yang tersisa untuk bahan olesan jika ayam akan dipanggang.

    9. Untuk versi panggang, letakkan ayam di atas loyang, lalu olesi dengan sisa bumbu. Panggang pada suhu sekitar 200 derajat Celsius sambil sesekali diolesi bumbu sampai permukaannya kecokelatan.

    10. Untuk versi goreng, panaskan minyak dalam jumlah cukup banyak, lalu goreng ayam secara perlahan sampai bagian luarnya berwarna cokelat keemasan. Gunakan api sedang agar permukaan tidak cepat gosong.

    11. Angkat ayam setelah permukaannya sesuai tingkat kematangan yang diinginkan, lalu tiriskan sebentar.

    12. Sajikan ayam ingkung dalam keadaan utuh di atas tampah atau piring saji besar bersama nasi, urap, lalapan, sambal, dan pelengkap lainnya.

  3. Tips Membuat Ayam Ingkung 17-an

    ilustrasi ayam ingkung
    ilustrasi ayam ingkung (vecteezy.com/Andrey Starostin)
    1. Gunakan ayam kampung dengan ukuran sekitar 1–1,2 kilogram agar bentuknya tetap proporsional ketika disajikan utuh dan dagingnya tidak membutuhkan waktu terlalu lama untuk empuk.

    2. Jangan memilih ayam yang terlalu besar jika akan disajikan untuk acara dengan banyak lauk. Ukuran yang sedang lebih mudah ditata di tengah hidangan dan cukup praktis saat dipotong setelah acara dimulai.

    3. Pastikan bagian paha dan dada tidak tertutup rapat oleh lipatan tubuh ayam ketika proses ungkep. Bagian tersebut memiliki ketebalan daging berbeda sehingga perlu terkena bumbu dan panas secara merata.

    4. Masak ayam dengan api kecil setelah santan masuk. Api yang terlalu besar dapat membuat santan cepat pecah sementara ayam belum cukup empuk.

    5. Jangan langsung memanggang atau menggoreng ayam yang baru selesai diungkep ketika permukaannya masih sangat basah. Tiriskan terlebih dahulu agar minyak tidak banyak memercik dan permukaan ayam lebih mudah berubah kecokelatan.

    6. Untuk ayam panggang, campurkan sedikit minyak atau margarin ke dalam bumbu oles agar permukaannya tidak cepat kering selama berada di dalam oven atau di atas panggangan.

    7. Jika memilih versi goreng, gunakan minyak yang cukup banyak dan wajan berukuran lebar. Ayam utuh membutuhkan ruang agar tidak terhimpit dan bentuknya tidak rusak ketika dibalik.

    8. Ayam yang akan dipanggang bisa diberi waktu istirahat setelah diungkep. Selain membuat permukaan lebih kering, langkah ini membantu bumbu yang menempel tidak terlalu mudah lepas ketika terkena panas tinggi.

    9. Sajikan ayam tetap utuh ketika pertama kali diletakkan di meja makan agar ciri khas ingkungnya terlihat. Ayam kemudian dapat dipotong bersama-sama sesuai kebutuhan setelah acara dimulai.

    Ayam ingkung utuh memang punya tempat tersendiri dalam hidangan untuk acara bersama karena bentuknya membuat sajian terasa lebih istimewa ketika diletakkan di tengah meja. Untuk malam tirakatan 17 Agustus, kamu bisa memilih versi panggang jika ingin aroma bakar yang lebih kuat atau versi goreng untuk mendapatkan permukaan yang lebih garing. Tinggal lengkapi dengan nasi dan lauk pendamping, ayam ingkung pun siap menjadi sajian utama malam tirakatan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More