Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Resep Bagel Sourdough, Roti Sehat dengan Aroma yang Khas

Ilustrasi bagel sourdough
Ilustrasi bagel sourdough (freepik.com/atlas company)
Intinya sih...
  • Bagel sourdough dibuat dengan ragi alami, lebih sehat, dan tahan lama.
  • Bahan dan cara membuat bagel sourdough dengan langkah mudah di rumah bisa kamu praktikkan.
  • Tips membuat bagel sourdough yang lezat dan tahan lama ada di artikel ini.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bagel sourdough merupakan jenis bagel yang dibuat menggunakan ragi alami atau sourdough starter. Meski proses fermentasinya lambat, bagel yang dihasilkan lebih kaya rasa, sedikit asam, dan chewy dengan bagian luar yang garing.

Jenis bagel ini jadi kreasi hidangan yang lebih sehat karena indeks glikemiknya rendah dan mudah dicerna. Selain itu, bagel sourdough juga lebih tahan lama dan tetap enak dinikmati meski sudah beberapa hari.

Olahan sourdough ini cocok banget jadi stok menu sarapan sehat di rumah yang mudah dikombinasikan dengan berbagai macam bahan masakan. So, segera coba dengan resep berikut ini..

Bahan Membuat Bagel Sourdough

Ilustrasi bahan
Ilustrasi bahan (freepik.com/user14908974)
  1. 150 gr ragi sourdough aktif dan bergelembung
  2. 250 ml air hangat
  3. 24 gr gula pasir
  4. 500 gr tepung terigu serbaguna
  5. 9 gr sea salt halus
  6. Minyak goreng secukupnya
  7. 1 sdm madu
  8. Campuran biji-bijian untuk topping

Cara Membuat Bagel Sourdough

Ilustrasi membuat adonan
Ilustrasi membuat adonan (freepik.com/pch.vector)
  1. Siapkan mangkok besar kemudian masukkan ragi, gula pasir, dan air hangat lalu ratakan menggunakan garpu.
  2. Tambahkan tepung terigu dan garam lalu aduk lagi hingga teksturnya bergerindil.
  3. Lanjut, uleni dengan tangan hingga halus dan tidak ada tepung yang menggumpal.
  4. Tutup adonan dengan kain handuk lembab dan diamkan selama 45 menit sampai 1 jam.
  5. Jika sudah, buka tutup adonan dan uleni lagi selama 15-20 detik lalu bentuk jadi satu bulatan besar.
  6. Tutup wadah dengan plastik wrap yang sudah diolesi dengan sedikit minyak lalu diamkan selama 10-12 jam pada suhu 20-21 derajat celsius.
  7. Setelah 12 jam, siapkan loyang kemudian alasi dengan alas silikon anti lengket.
  8. Pindahkan adonan ke alas kerja lalu giling dengan rolling pin membentuk persegi panjang kemudian bagi menjadi 8 bagian masing-masing dengan berat 115 gr.
  9. Satukan ujung adonan lalu gulung membentuk bulatan seperti bola.
  10. Susun adonan diatas loyang lalu diamkan selama 10-15 menit.
  11. Setelah itu, buat lubang di tengah adonan bagel lalu susun kembali di loyang.
  12. Tutup loyang dengan kain bersih lalu diamkan selama 15-20 menit.
  13. Sembari menunggu, didihkan air di panci lalu tambahkan madu dan aduk hingga larut.
  14. Setelah itu, panaskan oven pada suhu 220 derajat celsius. Lanjut, siapkan campuran biji-bijian di mangkok atau piring yang lebar.
  15. Rebus 2-3 bagel dalam air mendidih selama 30 detik setiap sisinya lalu angkat dan letakkan kembali di loyang.
  16. Selagi bagel hangat dan masih basah, taburi permukaannya dengan biji-bijian lalu tata kembali di loyang.
  17. Lakukan hingga semua adonan selesai dan siap dipanggang.
  18. Panggang bagel selama 20-25 menit, jangan lupa balik adonan si tengah proese memanggang supaya matangnya merata.
  19. Setelah itu, dinginkan bagel di rak pendingin sebelum disajikan.

Tips Membuat Bagel Sourdough

Ilustrasi membuat bagel
Ilustrasi membuat bagel (freepik.com/freepik)
  1. Gunakan starter yang sudah diberi makan 4-6 jam sebelumnya, bergelembung, dan mengembang dua kali lipat. Starter yang lemah bikin adonan padat dan bagel bantat.
  2. Gunakan air hangat kuku, bukan air panas mendidih saat mengaduk starter dan garam supaya ragu tidak mati. Suhu ideal sekitar hangat suam kuku saat disentuh.
  3. Selain diuleni manual, kamu bisa menggunakan mixer berkecepatan rendah selama 6-7 menit atau hingga adonan halus.
  4. Uleni adonan sampai kalis elastis, gunakan windowpane test. Jika ditarik tidak mudah robek, artinya gluten sudah terbentuk baik.
  5. Proses fermentasi lama menjadi kunci yang membuat rasa khas sourdough keluar dan teksturnya lebih kenyal. Oleh karena itu, jangan terlalu sering membuka kain penutup adonan sebelum selesai proses fermentasi.
  6. Buat lubang agak besar pada adonan bagel karena lubang akan mengecil saat direbus dan dipanggang, jadi buat sedikit lebih besar.
  7. Jika tidak ada alas silikon untuk melapisi loyang, gunakan kertas roti kemudian semprotkan sedikit minyak supaya tidak lengket.
  8. Tunggu 20-30 menit setelah keluar dari oven sebelum dipotong supaya teksturnya bagus dan tidak padat.
  9. Bagel sourdough tahan selama 2 hari jika disimpan di plastik ziplock. Jika ingin lebih tahan lama, simpan plastik berisi bagel dalam freezer kemudian hangatkan kembali sebelum di makan.

Bagel sourdough lebih enak dinikmati saat masih fresh. Teksturnya chewy dan empuk dengan rasa khas sourdough yang asam dan tidak bantat.

Kamu juga bisa mengkreasikan topping bagel sesuai selera, bisa menambahkan parutan keju dan kacang-kacangan. Sajikan bagel sourdough dengan mentega dan selai buah sebagai pelengkap. So, kamu tertarik mencobanya di rumah??

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya
Follow Us

Latest in Food

See More

5 Tips Menyimpan Frozen Food agar Terjaga Kualitasnya

09 Feb 2026, 09:09 WIBFood