5 Cara Menyimpan dan Menghangatkan Marmer Cake

- Pastikan marmer cake dingin sebelum disimpan untuk mencegah kerusakan dan jamur
- Simpan dalam wadah kedap udara agar tahan lama, cek kekeringan wadahnya terlebih dahulu
- Marmer cake bisa disimpan di suhu ruang selama 3 hari atau di chiller selama seminggu, hangatkan dengan microwave atau wajan
Marmer cake merupakan kudapan klasik yang memadukan dua rasa dalam satu suguhan. Marmer cake di Indonesia populer dengan pemakaian kuning telur melimpah, itu membuatnya terasa moist, kaya rasa, dan sangat lembut.
Marmer cake ini memiliki cita rasa yang berat, terkadang beberapa potong saja sudah cukup untuk sekali makan. Sering kali marmer cake masih tersisa banyak, biar awet kamu bisa menyimpan sisanya untuk dimakan di lain hari. Cara menyimpan dan menghangatkan marmer cake bisa kamu ketahui lewat informasi berikut ini!
1. Pastikan marmer cake dalam keadaan dingin sepenuhnya

Kalau kamu membuat marmer cake sendiri, maka sebelum disimpan kue harus sudah dingin sepenuhnya. Memotong kue panas akan membuatnya runtuh, sedangkan menyimpan kue panas juga bisa mempercepat basi dan jamuran karena suhunya yang lembap.
Untuk itu, setelah beberapa menit didiamkan dalam loyang, keluarkan kue dan simpan di atas cooling rack sampai dingin sepenuhnya. Menyimpan marmer cake di atas rak kawat juga bisa mencegah bagian bawah kue menjadi terlalu basah.
2. Simpan cake rapat-rapat dalam wadah kedap udara

Marmer cake yang hendak disimpan harus diletakkan dalam wadah kedap udara. Termasuk kalau kamu beli kue dari toko dan wadah simpannya berasal dari dus, sebaiknya dipindahkan ke wadah yang tepat dan bersih supaya tahan lama.
Kamu bisa potong-potong kue atau simpan dalam kondisi utuh asal wadahnya muat dan lega. Sebelum memindahkan kue, jangan lupa cek ulang wadah tersebut. Pastikan sudah dalam keadaan kering agar tidak ada sisa air yang membuat kue lembap dan cepat basi.
3. Letakkan marmer cake selama kurang lebih 3 hari di suhu ruang

Marmer cake termasuk salah satu kue yang aman disimpan di suhu ruang. Kamu bisa letakkan kue ini dalam wadah rapat di tempat yang aman. Jauhkan dari panas matahari langsung atau tempat lembap supaya kue tahan lama.
Biasanya marmer cake tahan selama kurang lebih 3 hari. Kelebihan menyimpan marmer cake di suhu ruang adalah kelembutannya tetap terjaga. Sehingga walaupun dimakan langsung tanpa dipanaskan sensasinya bakalan tetap moist.
4. Simpan marmer cake di chiller agar tahan kurang lebih seminggu

Kalau mau marmer cake tahan lebih lama, kamu bisa simpan kue di dalam chiller. Sama seperti sebelumnya, kue perlu disimpan dalam wadah kedap udara untuk mencegah kontaminasi. Jauhi dari bahan beraroma tajam, agar tidak terserap oleh irisan marmer cake.
Kue yang disimpan dalam kulkas bisa bertahan kurang lebih selama satu minggu. Kekurangannya, marmer cake akan mengeras karena lemak cenderung kaku setelah bertemu dingin.
Kalau mau dimakan, marmer cake dari kulkas perlu didiamkan beberapa saat di suhu ruang agar lemaknya kembali melunak, atau bisa juga dipanaskan supaya hasilnya hangat dan moist.
5. Gunakan cara tepat untuk menghangatkan sisa marmer cake

Meskipun marmer cake yang disimpan bisa kamu makan langsung, tetapi kue tersebut dapat dihangatkan untuk mendapatkan sensasi lembut dan moist seperti baru matang. Cara menghangatkannya dibagi jadi beberapa metode agar bisa disesuaikan di rumah.
Kamu bisa menggunakan microwave untuk memasakan kue selama beberapa detik. Tutup wadah dengan tisu dapur yang lembap untuk mencegah marmer cake terlalu kering.
Kemudian marmer cake bisa dipanaskan pakai wajan biasa. Mau ditambah sedikit mentega juga bisa, ini akan membuat luarnya terasa sedikit crispy. Kalau mau lebih moist, potong kue lebih tebal sebelum dipanaskan di dalam wajan.
Marmer cake bisa kamu nikmati selama beberapa hari ke depan dengan penyimpanan yang sesuai. Kalau di rumah ada potongan marmer cake melimpah, pakai saja cara menyimpan dan menghangatkan marmer cake seperti catatan di artikel ini agar kelezatannya senantiasa terjaga.


















