Pizza deep dish adalah jenis pizza yang berbeda dari yang lain. Biasanya memiliki kerak tipis dan topping yang banyak, pizza deep dish memiliki pinggiran yang tinggi dan kerak tebal seperti pai. Hasilnya, setiap potongannya lebih padat, lebih berisi, dan lebih mengenyangkan.
Resep Deep Dish Pizza ala Chicago, Setiap Gigitan Bikin Puas

Keju, daging, sayuran, dan topping lainnya ditata berlapis di atas kerak tebal, kemudian diberi saus tomat. Susunan unik ini menciptakan tampilan yang khas dan memberikan rasa yang kaya di setiap gigitan. Yuk, coba buat menggunakan resep deep dish pizza ala Chicago di bawah ini!
Bahan Membuat Deep Dish Pizza

455 gr tepung terigu serbaguna
83 gr semolina halus
1¼ sdt garam
1 sdm gula
2¼ sdt ragi instan aktif
296 ml air hangat
118 ml mentega cair
59 ml minyak jagung, atau minyak goreng netral lainnya
Bahan saus pizza:
794 gr atau 1 kaleng besar tomat plum kalengan kupas, hancurkan dengan tangan atau garpu
2 sdm minyak zaitun
2 siung bawang putih, parut halus
1 sdt garam
½ sdt gula
1 sdm oregano kering
Bahan topping:
453 gr sosis Italia, keluarkan dari selongsongnya
1 sdt biji adas
½ sdt garam
452 gr keju mozzarella rendah kelembapan, parut atau iris
Keju parmesan blok, parut sesuai kebutuhan
Cara Membuat Deep Dish Pizza

Campur tepung terigu, semolina, garam, gula, dan ragi dalam mangkuk mixer. Dalam mangkuk lain, campurkan air hangat, mentega leleh, dan minyak, lalu tuangkan ke dalam bahan kering.
Aduk hingga adonan mulai menyatu dan tidak ada tepung yang tersisa. Diamkan selama 10 menit, lalu uleni selama 1–2 menit hingga adonan lembut dan sedikit elastis.
Tutup rapat dan dinginkan di lemari es setidaknya selama 24 jam, atau lebih baik hingga 48 jam.
Tiriskan tomat kalengan dan hancurkan kasar dengan tangan atau garpu.
Tambahkan ke dalam panci bersama minyak zaitun, bawang putih, garam, gula, dan oregano. Didihkan perlahan, lalu kecilkan api dan masak selama sekitar 20–25 menit, hingga saus sedikit mengental. Biarkan dingin.
Campur sosis Italia dengan biji adas dan garam, lalu aduk hingga tercampur rata. Iris tipis mozzarella agar lebih mudah disusun di atas pizza.
Bagi adonan menjadi dua bagian. Olesi loyang berdiameter 25 cm dengan sedikit mentega atau minyak.
Tekan adonan ke dasar loyang, lalu tarik ke atas sisi loyang, membentuk pinggiran yang terangkat.
Rakit pizza dengan urutan mozzarella, campuran sosis, parmesan parut, dan saus tomat. Olesi bagian tepi adonan yang terbuka dengan mentega cair, lalu taburi sedikit parmesan.
Panggang dalam oven yang sudah dipanaskan sebelumnya pada suhu 232 derajat Celsius selama 30–35 menit, atau hingga bagian tepinya berwarna cokelat keemasan dan bagian bawahnya renyah.
Setelah matang, jangan langsung dipotong. Diamkan selama sekitar 15 menit agar isiannya mengeras dan keju tidak meleleh saat dipotong.
Kemudian, iris dan nikmati.
Tips Membuat Deep Dish Pizza

Jangan terburu-buru mengolah adonan. Salah satu rahasia pizza deep dish yang lezat adalah proses fermentasi.
Keju dulu, saus kemudian. Sementara pizza biasa biasanya memiliki topping dan keju di atas saus, pizza deep dish justru sebaliknya. Susun mozzarella langsung di atas adonan, lalu tambahkan daging dan saus tomat di atasnya.
Setelah keluar dari oven, jangan terburu-buru memotongnya. Biarkan selama sekitar 10-15 menit agar lapisan keju, saus, dan topping mengeras.
Resep deep dish pizza ala Chicago ini benar-benar berbeda dari pizza biasa. Dengan adonan yang tebal, lapisan keju yang melimpah, saus tomat yang kaya rasa, dan topping yang berlimpah, setiap potongannya terasa lebih mengenyangkan serta memuaskan dari gigitan pertama hingga terakhir!


















