Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Resep Japanese Cotton Cake Tanpa Cream Cheese, Tetap Fluffy!

Resep Japanese Cotton Cake Tanpa Cream Cheese, Tetap Fluffy!
ilustrasi japanese cotton cake (commons.wikimedia.org/Ahao823)
Share Article

Japanese cotton cheesecake pertama kali populer di Hakata, Jepang, sebagai adaptasi cheesecake ala Barat yang dibuat lebih ringan dan lembut agar sesuai dengan selera lokal. Kue ini kemudian dikenal luas karena teksturnya yang lembut, berpori halus, dan terasa ringan meski menggunakan banyak telur dan keju.

Ciri khas japanese cotton cake terletak pada penggunaan teknik meringue serta metode panggang au bain-marie yang membantu permukaan kue tetap lembut dan tidak mudah pecah. Versi tanpa cream cheese tetap menghasilkan tekstur fluffy dengan rasa gurih yang lebih ringan dari keju cheddar.

Kalau penasaran, berikut ini resep japanese cotton cake tanpa cream cheese yang lembut dan pasti enak. Coba praktikkan, yuk!

Bahan Japanese Cotton Cake Tanpa Cream Cheese

ilustrasi bahan japanese cotton cake
ilustrasi bahan japanese cotton cake (commons.wikimedia.org/Christian Bowen)

Bahan A:

  1. 5 butir kuning telur

  2. 1 butir telur utuh

  3. 100 ml susu cair

  4. 60 gram minyak goreng atau butter

  5. 90 gram tepung terigu protein rendah

  6. 130 gram keju cheddar parut

  7. 1 sdm air perasan jeruk nipis atau lemon

  8. 1 sdt vanili

Bahan B:

  1. 5 butir putih telur

  2. 1/2 sdt garam

  3. 90 gram gula pasir

Cara Membuat

ilustrasi cara membuat japanese cotton cake
ilustrasi cara membuat japanese cotton cake (unsplash.com/Sincerely Media)
  1. Masukkan susu cair, minyak, dan keju cheddar parut ke dalam panci kecil. Hangatkan menggunakan api rendah sambil diaduk perlahan sampai keju mulai larut dan campuran terlihat lebih lembut, lalu sisihkan hingga suhunya turun menjadi hangat kuku.

  2. Tuang kuning telur dan telur utuh ke dalam campuran keju, lalu aduk menggunakan whisk hingga seluruh bahan menyatu. Tambahkan vanili serta air jeruk nipis agar aroma telur lebih samar dan rasa cake terasa lebih seimbang.

  3. Ayak tepung terigu langsung ke dalam adonan, lalu aduk perlahan hingga teksturnya licin tanpa butiran tepung. Pastikan adonan tidak terlalu lama diaduk agar hasil cake tetap ringan setelah matang.

  4. Dalam wadah bersih, kocok putih telur bersama garam sampai muncul busa halus. Masukkan gula pasir sedikit demi sedikit sambil terus dikocok hingga meringue mencapai soft peak dengan ujung adonan yang melengkung lembut.

  5. Ambil sebagian meringue lalu campurkan ke adonan kuning telur sambil diaduk balik menggunakan spatula. Setelah teksturnya lebih ringan, masukkan sisa meringue secara bertahap dan lipat perlahan sampai warna adonan tampak rata.

  6. Tuang adonan ke dalam loyang yang sudah dilapisi kertas roti pada bagian dasar dan sisi loyang. Letakkan loyang di dalam loyang yang lebih besar berisi air panas setinggi sekitar 1–2 cm agar panas oven menyebar lebih stabil selama memanggang.

  7. Panggang pada suhu 150 derajat Celsius selama 60–80 menit sampai bagian atas cake tampak matang dengan warna kuning keemasan dan lembut.

  8. Setelah oven dimatikan, biarkan loyang tetap berada di dalam oven selama beberapa menit dengan pintu sedikit terbuka sebelum cake dikeluarkan.

  9. Sajikan japanese cotton cake dengan minuman favoritmu.

Tips Membuat Japanese Cotton Cake Tanpa Cream Cheese

ilustrasi japanese cotton cake
ilustrasi japanese cotton cake (commons.wikimedia.org/Geoffreyrabbit)
  1. Gunakan keju cheddar yang mudah meleleh supaya tekstur adonan lebih halus dan tidak meninggalkan banyak butiran kasar di dalam cake setelah matang.

  2. Hindari menuang air au bain-marie terlalu tinggi karena uap berlebih bisa membuat bagian bawah cake terlalu lembap dan teksturnya menjadi padat.

  3. Pastikan wadah putih telur benar-benar bebas minyak dan air, sebab sedikit sisa lemak dapat membuat meringue sulit mengembang maksimal.

  4. Jika memakai butter sebagai pengganti minyak, pilih butter yang tawar agar rasa gurih keju tidak tertutup aroma asin yang terlalu dominan.

  5. Jangan membuka pintu oven terlalu sering ketika cake belum set karena perubahan suhu mendadak bisa membuat permukaan turun atau bergelombang.

  6. Gunakan loyang dengan ukuran sesuai kapasitas adonan supaya cake punya ruang mengembang yang cukup dan bagian tengahnya tetap matang merata.

  7. Simpan cake di chiller beberapa jam sebelum dipotong jika ingin teksturnya terasa lebih lembut, padat, halus, dan rapi saat disajikan.

Japanese cotton cake tanpa cream cheese tetap punya tekstur lembut dan ringan meski memakai bahan yang lebih sederhana. Teknik memanggang yang stabil membuat pori-pori kuenya terasa halus dengan permukaan yang lembut saat dipotong. Cake ini cocok disajikan sebagai dessert atau teman minum teh di sore hari.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Naufal Al Rahman
EditorNaufal Al Rahman

Related Articles

See More

5 Resep Daging Sapi Simpel ala Korea untuk Lauk Keluarga

26 Mei 2026, 11:34 WIBFood