500 gram beras ketan putih
400 ml santan kental
1 sdt garam
2 lembar daun pandan, simpulkan
4–5 buah pisang kepok matang, potong memanjang atau sesuai selera
Bambu ukuran sedang diameter 7–10 cm, bersihkan bagian dalamnya
Daun pisang secukupnya
Resep Lamang Pisang khas Minangkabau, Gurih dan Manis!

Lamang pisang adalah salah satu hidangan khas Minangkabau dan merupakan salah satu variasi dari lamang yang mempunyai cita rasa lebih manis dan aromatik. Hidangan ini menggunakan ketan sebagai bahan utama, lalu diberi potongan pisang di bagian tengahnya sebelum dibakar dalam batang bambu. Proses pemanggangan dengan cara ini membuat ketan matang perlahan, menyerap aroma asap bambu yang khas, sementara pisangnya menjadi lebih lembut dan harum.
Rasanya cenderung legit dengan perpaduan gurih dari santan dan manis alami dari pisang. Teksturnya padat namun lembut, sehingga cocok dinikmati sebagai camilan atau pengganti kudapan manis tradisional. Kalau penasaran dengan proses pembuatannya, kamu bisa langsung simak resep lamang pisang khas Minangkabau berikut ini.
Bahan-bahan Membuat Lamang Pisang

Cara Membuat Lamang Pisang

Pertama-tama, cuci beras ketan hingga bersih, lalu rendam beras ketan selama 2–3 jam. Kemudian tiriskan beras ketan yang sudah direndam hingga tidak ada air yang tersisa.
Di dalam panci, rebus santan bersama garam dan daun pandan dengan menggunakan api kecil sambil diaduk terus supaya santan tidak pecah. Setelah mendidih dan harum, matikan api dan angkat panci. Kemudian masukkan beras ketan ke dalam santan panas, aduk hingga semua butir ketan terbalut santan dan setengah matang atau teksturnya agak pulen tapi belum sepenuhnya matang.
Siapkan batang bambu yang sudah dibersihkan, lalu lapisi bagian dalamnya dengan daun pisang agar ketan tidak menempel dan mudah dikeluarkan setelah matang nanti. Isi bambu dengan ketan setengah matang tadi sampai mencapai setengah tinggi bambu, masukkan beberapa potong pisang, lalu tutup lagi dengan ketan hingga penuh. Padatkan sedikit agar hasilnya lebih rapi.
Panggang bambu berisi ketan dan pisang ini di atas bara api atau di atas panggangan arang. Letakkan dengan posisi miring dan putar perlahan setiap beberapa menit agar dapat matang dengan merata. Proses pemanggangan biasanya memakan waktu 1–1½ jam, tergantung pada besar bambu dan panas dari bara api.
Setelah harum dan warna bambu mulai kecokelatan, angkat dan biarkan sebentar sampai agak hangat, lalu belah bambu atau tarik daun pisangnya untuk mengeluarkan lamang pisang. Potong-potong dan sajikan lamang pisang yang gurih dan manis ini selagi hangat.
Tips-tips Membuat Lamang Pisang

Gunakan pisang kepok atau pisang raja yang matang. Jenis pisang ini tidak mudah hancur saat dipanaskan dan dapat menghasilkan cita rasa manis alami yang pas.
Santan mudah pecah jika didiamkan terlalu lama, jadi pastikan untuk terus mengaduk santan dengan perlahan saat memanaskannya hingga mendidih. Santan yang halus membuat lamang akan menjadi lebih lembut dan wangi.
Padatkan ketan secukupnya saja dan jangan terlalu rapat. Ketan yang terlalu padat akan membuat bagian dalam lamang menjadi sulit matang. Cukup tekan ringan saja agar bentuknya rapi.
Dengan resep lamang pisang khas Minangkabau, kamu bisa menghasilkan sajian tradisional yang gurih, manis, serta legit. Sajian ini bukan hanya sekadar makanan, tetapi juga bagian kecil dari kuliner khas Minangkabau yang patut dilestarikan.








![[QUIZ] Jangan Ngaku BLINK kalau Gak Tahu Makanan Favorit BLACKPINK Ini!](https://image.idntimes.com/post/20251014/upload_c056d8b00991428b60da5a72b7b20e8b_e8709c89-0faf-4181-a347-fdb0170672c5.jpeg)
![[QUIZ] Cari Tahu Hampers Lebaran yang Cocok untuk Rekan Kerjamu?](https://image.idntimes.com/post/20250314/pexels-photo-10390457-61e20a42530a885ac72dbc410ff30e04.jpeg)







