- 150 gram ubi ungu
- 150 gram tepung mocaf
- 2 sendok makan madu
- 1 butir telur
- 250 ml susu cair
- 1/2 sendok teh baking powder
- 1/4 sendok teh baking soda
- 1/4 sendok teh garam
- 1/2 sendok teh vanili
- 1 sendok makan margarin, lelehkan
Resep Martabak Mini Ubi Ungu Keju, Camilan Simpel Untuk Akhir Pekan

Martabak mini ubi ungu keju ditawarkan sebagai camilan akhir pekan yang lebih sehat, memadukan rasa manis alami ubi ungu dengan topping keju dan kacang.
Adonan dibuat dari ubi ungu kukus, tepung mocaf, madu, telur, susu, bahan pengembang, vanili, garam, dan margarin, lalu didiamkan 20 menit sebelum dimasak.
Ubi ungu pekat, bahan kering yang diayak, adonan tidak terlalu kental, serta cetakan panas membantu menghasilkan martabak lembut, matang merata, dan renyah di luar.
Akhir pekan memang akan terasa lebih seru jika ditemani dengan camilan yang lembut dan manis seperti martabak mini. Tapi, bagi kamu yang sedang menjaga pola makan atau diet, pastinya camilan yang satu ini menjadi pantangan untuk dikonsumsi karena tingginya kandungan tepung serta gula. Namun, kamu nggak perlu khawatir karena kamu bisa membuat martabak mini versi yang lebih sehat seperti martabak mini ubi ungu keju.
Kombinasi ubi ungu yang manis dengan tekstur yang lembut dan sensasi yang gurih, akan membuat tiap gigitan terasa lebih menggoda. Nah, bagi kamu yang tertarik untuk membuat martabak mini ubi ungu keju, kamu bisa mengikuti resep lengkap yang akan dibagikan dalam artikel ini. Yuk, recook resepnya dan sajikan sebagai camilan manis anti guilty yang mudah dibuat di rumah ya!
Bahan Martabak Mini Ubi Ungu Keju

ilustrasi ubi ungu (pexels.com/Marcelo Verfe) Bahan untuk adonan martabak:
Bahan untuk topping:
- Keju cheddar parut secukupnya
- Margarin secukupnya untuk olesan
- Kacang sangrai cincang secukupnya
Cara Membuat Martabak Mini Ubi Ungu Keju

ilustrasi memblender ubi ungu (pexels.com/Nicola Barts) - Cuci bersih potongan ubi ungu di bawah air mengalir. Tiriskan sejenak.
- Siapkan panci kukusan yang sudah diisi air dan panaskan di atas api sedang.
- Jika air sudah mendidih, masukkan potongan ubi ungu dan kukus hingga benar-benar empuk. Angkat.
- Kemudian haluskan ubi ungu yang sudah dikukus dengan susu dan blender sampai teksturnya lembut serta tidak menggumpal.
- Campurkan tepung mocaf, baking powder, baking soda, garam, dan vanili dalam wadah bersih. Aduk hingga menyatu.
- Tambahkan telur, madu, campuran ubi ungu dan susu yang sudah dihaluskan, serta margarin yang sudah dilelehkan ke dalam campuran tepung. Aduk hingga merata.
- Selanjutnya, tutup dan diamkan adonan martabak selama 20 menit hingga mengembang.
- Siapkan cetakan martabak mini dan letakkan di atas kompor dengan api kecil.
- Jika dirasa cetakan sudah cukup panas, olesi cetakan dengan sedikit margarin. Lalu tuang adonan martabak hingga 3/4 bagian cetakan.
- Masak adonan martabak hingga muncul lubang-lubang kecil di permukaannya dan bagian bawahnya mulai kecokelatan. Angkat.
- Letakkan martabak di atas piring saji dan olesi dengan margarin. Lalu tambahkan taburan keju parut serta kacang cincang.
- Martabak mini ubi ungu keju siap untuk dinikmati!
Tips Membuat Martabak Mini Ubi Ungu Keju

ilustrasi memasak martabak (pexels.com/Sóc Năng Động) - Gunakan ubi yang dagingnya berwarna ungu pekat dan masih kokoh agar warna martabak lebih menarik sekaligus memberikan rasa manis alami pada martabak.
- Selalu ayak bahan kering sebelum dicampurkan dengan adonan basah. Cara sederhana ini akan membuat tekstur martabak lebih halus dan bebas gumpalan.
- Jika dirasa adonan martabak terasa terlalu berat dan kental saat dituangkan, kamu bisa menambahkan sedikit susu cair agar tekstur martabak lebih lembut.
- Pastikan cetakan yang sudah panas sebelum dituang adonan martabak. Cetakan yang panas akan membantu adonan membentuk tekstur renyah di bagian luar dan lebih mudah matang secara merata.
- Jangan terlalu sering membuka atau membalik martabak saat dimasak. Ini akan membuat martabak mudah hancur dan pecah saat disajikan.
Dengan mengikuti resep di atas, kamu bisa membuat martabak mini ubi ungu keju yang lembut, manis, dengan sensasi gurih yang menggoda. Sajikan sebagai ide camilan spesial untuk menemani momen akhir pekanmu bersama keluarga. Dan santap selagi hangat untuk mendapatkan cita rasa serta tekstur terbaiknya ya!
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)



















![[QUIZ] Pilih Teh Artisan Favoritmu, Kami Tahu Menu yang Kamu Banget!](https://image.idntimes.com/post/20250210/chagee-cb62390113d0044635cc8bd309d41f35.jpg)
![[QUIZ] Pilih Daging Ayam atau Sapi, Menu Diet Ini Cocok untuk Kamu](https://image.idntimes.com/post/20250604/pexels-cristian-rojas-8477074-1-4249e1c2859cba0fbcd2d819d9714ad8-9329d6ada400c787aeaa583aff813d4b.jpg)
![[QUIZ] Pilih Ayam atau Bebek, Sajian Khas Indonesia Ini Wajib Kamu Cicipi!](https://image.idntimes.com/post/20250417/cover-33-622b3de0e53283aaec1bc2beb5f0e72d.png)
![[QUIZ] Yakin Kamu Bisa Bedain Wasabi, Krim Pisctachio, dan Kacang Hijau Ini?](https://image.idntimes.com/post/20260406/david-todd-mccarty-jz0i08sobqe-unsplash_70b9ad25-1ffa-4c9e-a21a-0ba17343b284.jpg)
