- 250 gram roti sisa, potong-potong
- 2 buah apel ukuran, kupas dan iris tipis
- 2 butir telur
- 300 ml susu cair
- 50 gram gula pasir
- 30 gram mentega, lelehkan
- 1 sendok teh bubuk kayu manis
- 1 sendok teh ekstrak vanila
- 30 gram kismis
- Sejumput garam
Resep Ofenschlupfer, Puding Roti Khas Jerman yang Lembut dan Simpel

- Ofenschlupfer adalah puding roti khas Jerman berbahan roti sisa dan apel, direndam custard untuk menghasilkan tekstur lembut dengan rasa manis dan segar.
- Resep menggunakan roti, apel, telur, susu, gula, mentega, kayu manis, vanila, dan kismis; susun berlapis, siram custard, diamkan 15 menit, lalu panggang 180°C selama 45 menit.
- Gunakan roti agak kering dan apel sedikit asam; almond dapat menambah kerenyahan, sementara sajian bisa dilengkapi gula halus, saus vanila, krim, yoghurt, atau es krim.
Kalau kamu memiliki sisa roti tawar di rumah dan sudah bosan mengolahnya dalam sajian Nusantara seperti setup roti, kamu bisa mencoba untuk menyulapnya menjadi ofenschlupfer. Puding roti khas Jerman ini terbuat dari potongan roti dan apel yang direndam dalam campuran custard. Kombinasi bahan-bahan tersebut akan menghadirkan sensasi lembut, manis, segar, dan pastinya lebih menggugah selera.
Nah, buat kamu yang tertarik untuk membuat ofenschlupfer, kamu bisa mengikuti resep lengkap yang akan dibagikan dalam artikel ini. Dengan bahan yang mudah ditemukan dan cara membuat yang sederhana, siapapun akan bisa dengan mudah memasak hidangan ini di rumah. Yuk, recook resepnya dan sajikan dessert ini sebagai ide sajian untuk memeriahkan momen spesialmu atau sekedar menemani waktu santaimu di sore hari nanti, ya!
Bahan Ofenschlupfer

ilustrasi menyiapkan sisa roti tawar (pexels.com/Cats Coming) Bahan utama:
Bahan taburan:
- Gula halus secukupnya
Cara Membuat Ofenschlupfer

ilustrasi memotong apel (pexels.com/Anete Lusina) - Sebelum mulai membuat, panaskan oven pada suhu 180°C dengan api atas bawah. Olesi loyang yang akan digunakan dengan mentega. Sisihkan.
- Potong sisa roti tawar menjadi bagian kecil dan kupas apel hingga bersih. Lalu iris tipis agar mudah lunak saat dipanggang.
- Ambil wadah bersih lalu, kocok telur bersama gula pasir hingga tercampur rata menggunakan whisk.
- Tambahkan susu cair, mentega yang sudah dilelehkan, ekstrak vanila, kayu manis, dan sejumput garam. Lalu aduk hingga menyatu.
- Selanjutnya, tata sebagian potongan roti di dasar loyang dan tambahkan irisan apel dan kismis di atasnya. Ulangi susunan tersebut hingga semua bahan habis.
- Siram campuran susu dan telur yang sudah dibuat secara merata ke seluruh permukaan roti. Tekan perlahan menggunakan sendok serta diamkan sejenak selama 15 menit.
- Masukkan loyang ke dalam oven dan panggang selama 45 menit atau sampai bagian atasnya berwarna keemasan dan bagian tengahnya matang. Angkat.
- Terkahir, potong ofenschlupfer dan letakkan di atas piring saji. Lalu taburkan gula halus di atasnya.
- Ofenschlupfer siap untuk dinikmati!
Tips Membuat Ofenschlupfer

ilustrasi memanggang puding roti (pexels.com/Polina Tankilevitch) - Agar rasanya lebih autentik, kamu bisa menggunakan roti yang memiliki tekstur sedikit kering atau yang sudah disimpan sehar. Jenis roti ini biasanya lebih mudah menyerap campuran susu dan telur tanpa membuatnya cepat hancur.
- Pilih apel yang memiliki rasa sedikit asam untuk membuat ofenschlupfer. Apel jenis ini akan memberikan rasa segar yang bisa secara alami menyeimbangkan manisnya puding.
- Jika kamu ingin menambahkan tekstur renyah yang ekstra, kamu bisa mencampurkan almond slice ke dalam proses pembuatan ofenschlupfer sebelum dipanggang.
- Kalau bagian atas ofenschlupfer sudah berwarna keemasan sebelum bagian tengahnya matang, coba tutupi adonan menggunakan aluminium foil tapi jangan dirapatkan. Cara ini akan membantu permukaannya tidak gosong saat bagian dalamnya masih berusaha dimatangkan dalam oven.
- Untuk menambahkan sensasi legit dan creamy yang memikat, kamu bisa menyajikannya dengan siraman saus vanila homemade, krim kocok, plain yoghurt, atau es krim vanila di atasnya.
Dengan mengikuti resep di atas, kamu bisa membuat ofenschlupfer yang lembut, manis, dan segar di lidah. Sajikan sebagai ide hidangan penutup saat makan malam atau sekedar menemani waktu soremu di rumah usai pulang kantor. Selain itu, kamu juga bisa menyantap ofenschlupfer dalam kondisi hangat maupun dingin untuk menikmati kelezatannya!
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)











![[QUIZ] Apakah Kamu Bisa Membedakan Daging Ayam dan Daging Bebek Ini?](https://image.idntimes.com/post/20250417/cover-33-622b3de0e53283aaec1bc2beb5f0e72d.png)
![[QUIZ] Pilih Dessert Favoritmu, Kami Bisa Tebak Mood Kamu Minggu Ini](https://image.idntimes.com/post/20250525/photo-1681725271035-7270a7464f5b-dbc7ed80e11aaa19968dc832da7d03ad.jpeg)



![[QUIZ] Dari Keluhan Badanmu, Kamu Cocoknya Bikin Ramuan Ini](https://image.idntimes.com/post/20250714/upload_9418896a3500758aa3fd1e622a87b83f_a556595d-8197-4497-b409-577319855e75.jpg)



![[QUIZ] Ibarat Makanan Ekstrem, Kamu Cocoknya Jadi Ini](https://image.idntimes.com/post/20250721/upload_3ddd3cd77e0320ba0ee12b7962f601c0_2e945a8f-7248-4eb2-99f7-b6858ac4ec5a.jpg)
![[QUIZ] Bisakah Kamu Membedakan Sei dan Yakiniku?](https://image.idntimes.com/post/20240318/stew-beef-pieces-beef-stewed-soy-sauce-with-spices-with-pickled-cucumber-asian-style-2829-20279-cc1ba74085540deb3d7a8e6eaa54d64a-cd565641825170801a70ce79351b9197.jpg)

