- 500 gram kentang
- 100 gram daging sapi cincang
- 2 batang daun bawang, iris tipis
- 2 butir telur
- 4 siung bawang putih
- 5 butir bawang merah
- 1/2 sdt merica bubuk
- 1 sdt garam
- 1/2 sdt kaldu bubuk
- 1/4 sdt pala bubuk
- 1 sdm bawang goreng
- 2 sdm minyak goreng
- 1 sdm margarin atau mentega, untuk olesan
Resep Perkedel Kentang Panggang, Minim Minyak dan Tetap Enak

- Perkedel kentang dapat dipanggang sebagai alternatif pengolahan yang memakai lebih sedikit minyak, tanpa menghilangkan permukaan kecokelatan dan tekstur lembut di dalamnya.
- Adonan kentang perlu ditiriskan hingga tidak terlalu basah, lalu dibentuk dengan ketebalan sedang agar mudah dibentuk dan matang merata.
- Oven harus dipanaskan terlebih dahulu; perkedel dibalik saat memanggang dan dapat dioles sedikit minyak untuk menghasilkan warna lebih kecokelatan.
Perkedel kentang menjadi salah satu lauk sederhana yang selalu mudah disukai. Tekstur kentang yang lembut dengan rasa gurih dari bumbu membuatnya nikmat disantap bersama nasi hangat, atau bahkan dinikmati sebagai camilan.
Biasanya perkedel dimasak dengan cara digoreng hingga bagian luarnya kecokelatan. Nah, kalau kamu ingin menggunakan lebih sedikit minyak, perkedel juga bisa dibuat dengan cara dipanggang, lho.
Perkedel yang dipanggang tetap memiliki permukaan yang kecokelatan dengan bagian dalam yang lembut, hanya saja proses memasaknya terasa lebih praktis, karena tidak perlu menyiapkan banyak minyak. Adonan kentang yang sudah dibumbui cukup dibentuk, kemudian dipanggang hingga matang dan aromanya harum.
Cara ini bisa menjadi alternatif untuk menikmati perkedel dengan proses pengolahan yang lebih sederhana. Selengkapnya, berikut resep perkedel kentang panggang yang bisa kamu ikuti.
| Prep Time | 20 Minutes |
| Cook Time | 30 Minutes |
| Portion | 4 Portion |
Bahan Perkedel Kentang Panggang
Cara Membuat
| 1. Panggang kentang hingga empuk. | Cuci bersih kentang, lalu kupas dan potong menjadi beberapa bagian. Rebus kentang hingga empuk, lalu tiriskan sampai tidak ada sisa air.Setelah itu, haluskan kentang selagi masih hangat menggunakan garpu atau alat penumbuk. Pastikan kentang tidak terlalu berair, agar adonan perkedel nantinya mudah dibentuk. |
| 2. Tumis daging dan bumbu. | Panaskan minyak dalam wajan. Tumis bawang merah dan bawang putih yang sudah dihaluskan hingga harum.Masukkan daging sapi cincang, lalu masak hingga berubah warna dan matang. Tambahkan merica, garam, kaldu bubuk, dan pala bubuk. Aduk hingga bumbu tercampur rata, kemudian matikan api. |
| 3. Campurkan adonan perkedel. | Masukkan tumisan daging ke dalam kentang yang sudah dihaluskan. Tambahkan daun bawang dan bawang goreng, lalu aduk hingga seluruh bahan tercampur rata.Masukkan satu butir telur, kemudian aduk kembali hingga adonan menjadi lebih menyatu. Cicipi sedikit adonan untuk memastikan rasanya sudah sesuai. |
| 4. Bentuk perkedel. | Ambil adonan secukupnya, kemudian bentuk menjadi bulatan pipih atau oval. Lakukan hingga seluruh adonan habis.Jika adonan terasa terlalu lengket, diamkan beberapa menit, agar lebih mudah dibentuk. Hindari membuat perkedel terlalu tebal, supaya bagian tengahnya dapat matang dengan sempurna saat dipanggang. |
| 5. Siapkan lapisan telur. | Kocok satu butir telur dalam mangkuk. Celupkan setiap perkedel ke dalam telur hingga seluruh permukaannya terlapisi tipis.Lapisan telur ini membantu permukaan perkedel menjadi lebih kecokelatan dan memberikan tekstur yang sedikit renyah setelah dipanggang. |
| 6. Panggang perkedel. | Panaskan oven terlebih dahulu pada suhu 200 derajat Celsius. Susun perkedel di atas loyang yang sudah dialasi kertas roti atau diolesi sedikit margarin.Olesi permukaan perkedel dengan sedikit margarin atau minyak, kemudian panggang sekitar 15 menit. Balik perkedel dan lanjutkan memanggang selama 10–15 menit hingga kedua sisinya matang dan berwarna kecokelatan. |
| 7. Sajikan selagi hangat. | Setelah permukaannya kecokelatan dan perkedel matang, keluarkan dari oven. Diamkan sebentar, agar teksturnya lebih kokoh, kemudian sajikan bersama nasi hangat dan lauk lainnya. |
Tips Membuat
- Pastikan kentang tidak terlalu basah. Kentang yang terlalu banyak mengandung air dapat membuat adonan lembek dan sulit dibentuk. Setelah direbus, tiriskan kentang dengan baik sebelum dihaluskan.
- Jangan membuat perkedel terlalu tebal. Bentuk perkedel dengan ketebalan sedang, agar panas oven dapat menjangkau bagian tengah dengan lebih merata. Perkedel yang terlalu tebal juga membutuhkan waktu lebih lama untuk matang.
- Pastikan oven sudah mencapai suhu yang ditentukan sebelum memasukkan perkedel. Oven yang sudah panas membantu permukaan perkedel lebih cepat kecokelatan, sekaligus menjaga teksturnya.
- Balik perkedel di tengah proses memanggang, agar kedua sisinya matang dan warnanya lebih rata. Jika ingin permukaannya lebih kecokelatan, perkedel juga bisa diolesi sedikit minyak sebelum dipanggang.
Resep perkedel kentang panggang di atas paling nikmat disantap selagi hangat. Teksturnya tetap lembut di bagian dalam dengan permukaan yang gurih dan kecokelatan, sehingga bisa menjadi alternatif perkedel klasik tanpa proses menggoreng dalam banyak minyak. Happy cooking!
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)






















