Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Resep Pumpkin Tart, Camilan Manis dengan Aroma Rempah yang Wangi
ilustrasi pumpkin tart homemade (unsplash.com/Lula Gao)

Halloween tinggal menghitung hari. Meski di Indonesia sendiri perayaan Halloween gak semeriah itu, tapi kadang ada aja orang yang sengaja merayakannya. Membahas soal Halloween, perayaan ini identik banget dengan labu kuning besar. Labu dihias menyerupai wajah menyeramkan.

Selain itu, orang-orang juga kerap mencoba berbagai resep labu kuning jadi berbagai hidangan seperti sup yang cocok disantap selama musim gugur. Namun selain diolah jadi sup, labu kuning juga enak banget diolah jadi dessert. Salah satunya pumpkin tart dengan kulit yang renyah. Gimana cara buatnya? Berikut resepnya!

1. Resep Pumpkin Tart

ilustrasi bahan-bahan kue (unsplash.com/Annie Spratt)

Bahan kulit pie:

  1. 80 gram tepung terigu protein sedang

  2. 70 gram unsalted butter dingin

  3. 17 ml air es

  4. 50 gram gula pasir

  5. 1 gram garam

Bahan pumpkin puree:

  1. 320 gram labu kuning yang sudah dikupas

  2. 25 ml susu

Bahan isian pumpkin tart:

  1. 25 gram pumpkin puree

  2. 55 gram gula pasir

  3. 15 gram brown sugar

  4. 5 gram tepung maizena

  5. 1 butir telur

  6. 1 butir kuning telur

  7. 100 gram whipping cream

  8. 1/3 sendok teh garam

  9. 1/2 sendok teh kayu manis bubuk

  10. 1/2 sendok teh vanilla extract

  11. 0,3 gram gingger powder

  12. Sejumput kecil nutmeg

2. Cara Membuat Pumpkin Tart

ilustrasi adonan kulit pumpkin tart (magnific.com/Magnific)
  1. Siapkan wadah, masukkan tepung terigu protein sedang, garam, dan gula pasir. Aduk dengan balloon whisk, lalu masukkan unsalted butter dingin. Aduk menggunakan tangan, sambil ditambahkan air es sedikit demi sedikit sampai membentuk adonan pie. 

  2. Bentuk adonan jadi bulat, kemudian pipihkan sedikit menggunakan rolling pin. Bungkus dengan plastic wrap, lalu masukkan adonan ke dalam kulkas dan diamkan selama 1 jam. Sambil menunggu, kita bisa membuat isiannya.

  3. Pertama, kita membuat pumpkin puree-nya terlebih dahulu. Kupas labu kuning dengan menggunakan pisau, buang bijinya, dan potong menjadi beberapa bagian. Kukus labu kuning sampai matang dan teksturnya empuk, kemudian dinginkan.

  4. Masukkan labu kuning ke dalam blender, tambahkan susu cair. Blender labu dan susu hingga halus, lalu tuangkan ke dalam wadah. Tambahkan gula pasir, brown sugar, dan garam lalu aduk sampai gulanya larut.

  5. Masukkan tepung maizena, nutmeg, kayu manis bubuk, dan ginger powder ke dalam adonan. Aduk lagi hingga tercampur rata, baru tambahkan telur, kuning telur, vanili extract, dan whipping cream ke dalam adonan.

  6. Aduk semua bahan hingga menyatu dan tercampur rata, kemudian sisihkan. Kembali ke adonan pie, keluarkan adonan dari kulkas lalu giling hingga membentuk lembaran dengan menggunakan rolling pin. 

  7. Letakkan adonan di atas loyang pie berukuran 17 x 3 sentimeter, dan rapihkan bagian atasnya dengan menggunakan pisau. Tusuk-tusuk permukaan dasar pie dengan garpu, lalu lapisi menggunakan baking paper. Tambahkan pemberat kue di atasnya, lalu panggang selama 18 menit di suhu 190 derajat Celcius di-oven yang sudah dipanaskan.

  8. Setelah 18 menit, angkat baking paper dan pemberatnya lalu panggang lagi adonan dengan suhu 190 derajat Celcius selama 8 menit. Setelah 8 menit, keluarkan adonan dan diamkan sampai suhunya dingin. Kulit pie sudah dingin, baru tuangkan isian labu kuning yang sudah kita buat sebelumnya.

  9. Ratakan permukaan adonan, lalu panggang pumpkin tart selama 40 menit dengan suhu 150 derajat Celcius. Setelah 40 menit, keluarkan pumpkin pie yang sudah matang dari oven dan biarkan hingga dingin. Setelah dingin, baru keluarkan pumpkin pie dari loyangnya. Potong-potong sesuai selera, dan sajikan.

3. Tips Memilih Labu Kuning yang Sudah Matang

ilustrasi labu kuning dengan berbagai ukuran (unsplash.com/Karalina S)
  1. Saat membeli labu, sebaiknya pilih labu yang batangnya masih utuh, dan tampak sehat. Batang yang utuh ini menandakan bahwa labu masih dalam keadaan segar dan belum kehilangan kelembapannya. Sebaliknya hindari membeli labu dengan batang yang patah atau kering.

  2. Untuk labu kuning, pilih yang memiliki warna kulit jingga cerah. Semakin cerah warnanya, maka akan semakin bagus kualitasnya. Selain itu, untuk membuat dessert sebaiknya kamu memilih labu berukuran kecil, karena rasanya akan lebih manis.

  3. Labu kuning yang berkualitas dan masih dalam keadaan segar memiliki permukaan kulit yang halus tanpa lubang. Pastikan kamu mengecek bagian bawah labu untuk memastikan gak ada jamur yang tersembunyi. Labu yang berjamur kualitasnya buruk dan lebih cepat busuk.

  4. Salah satu cara paling mudah untuk menentukan labu yang masih segar adalah dengan mengetuk permukaannya. Jika saat diketuk, terasa keras dan berongga, itu artinya labu masih dalam keadaan segar. Sebaliknya jika kulitnya rusak, dan lembek, itu artinya labu sudah berumur terlalu tua.

Pumpkin tart mungkin bukan dessert yang populer di Indonesia. Padahal rasanya gak kalah enak, lho! Terutama kalau kamu bukan penggemar dessert yang terlalu manis, resep pumpkin tart pasti jadi favoritmu!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article