Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Resep Sate Maranggi Hj. Yetty, Cocok untuk Daging Kurban
ilustrasi sate maranggi Hj. Yetty (commons.wikimedia.org/Gunwan Kartapranata)

Sate maranggi selalu jadi olahan favorit saat stok daging kurban sedang melimpah karena punya cita rasa manis gurih yang kuat dengan aroma rempah khas yang menggoda sejak dibakar. Resep sate maranggi Hj. Yetty juga terkenal karena bumbunya meresap sampai ke bagian dalam daging sehingga rasanya tetap nikmat meski disantap tanpa saus tambahan. Tekstur daging yang empuk dipadukan dengan kecap dan aroma asam jawa membuat sate ini terasa lebih segar dan tidak cepat enek saat dimakan.

Kalau ingin menghadirkan menu bakaran yang cocok untuk makan keluarga atau acara kumpul di rumah, resep sate maranggi Hj. Yetty satu ini wajib dicoba.

Bahan Sate Maranggi Hj. Yetty

ilustrasi daging sapi segar (unsplash.com/Satmar Meats)

  1. 500 gram daging sapi, potong dadu

  2. 5 siung bawang putih

  3. 5 siung bawang merah

  4. 1 sdm ketumbar

  5. 1 sdt jintan

  6. 1 sdt garam

  7. 2 butir kemiri

  8. 3 sdm air asam jawa

  9. 1 butir gula aren

  10. 2 sdm kecap manis

  11. Tusuk sate secukupnya

Cara Membuat Sate Maranggi Hj. Yetty

ilustrasi membuat sate maranggi Hj. Yetty (unsplash.com/Sholahudien Al Ayyuby)

  1. Satukan bawang merah, bawang putih, kemiri, ketumbar, jintan, garam, dan gula aren lalu ulek hingga teksturnya benar-benar menyatu dan tidak ada bagian rempah yang masih kasar.

  2. Pindahkan bumbu ke wadah berisi potongan daging sapi, kemudian tuang air asam jawa dan kecap manis sebelum semuanya diaduk sampai seluruh permukaan daging terlapisi rata.

  3. Tutup wadah marinasi agar aroma bumbu tidak mudah hilang, lalu diamkan sekitar 15 menit supaya rasa rempah lebih masuk ke serat daging.

  4. Ambil tusuk sate lalu susun potongan daging satu per satu dengan jarak yang tidak terlalu rapat agar panas lebih mudah masuk saat dibakar nanti.

  5. Panaskan alat pemanggang, grill pan, atau bara arang terlebih dahulu sampai benar-benar panas supaya permukaan sate cepat terkunci dan tidak banyak mengeluarkan cairan.

  6. Panggang sate sambil sesekali dibalik agar setiap sisi matang merata dan menghasilkan warna kecokelatan yang menggugah selera tanpa membuat bagian luar gosong lebih dulu.

  7. Oleskan sisa bumbu marinasi tipis-tipis selama proses pembakaran bila ingin rasa sate terasa lebih pekat dan permukaannya tampak mengilap saat matang.

  8. Setelah daging terasa empuk dan bagian luarnya sedikit karamelisasi, angkat sate lalu sajikan selagi hangat bersama sambal atau lalapan favorit.

Tips Membuat Sate Maranggi Hj. Yetty

ilustrasi sate maranggi Hj. Yetty (commons.wikimedia.org/Gunwan Kartapranata)

  1. Pilih bagian daging sapi yang memiliki sedikit lapisan lemak seperti has luar atau sandung lamur tipis karena lemak akan membantu sate tetap juicy saat terkena panas tinggi, berbeda dengan daging yang terlalu kering karena hasil akhirnya bisa terasa alot meski sudah dibumbui.

  2. Jangan memotong daging terlalu kecil karena ukuran yang terlalu tipis membuat cairan alami daging cepat hilang saat dibakar sehingga teksturnya menjadi keras dan mudah gosong sebelum bagian dalam benar-benar matang.

  3. Air asam jawa sebaiknya tidak digunakan terlalu banyak sebab rasa asam yang berlebihan bisa membuat karakter manis gurih khas sate maranggi jadi tertutup dan aroma rempahnya terasa kurang seimbang ketika sudah matang.

  4. Jika menggunakan tusuk sate bambu, rendam terlebih dahulu di air selama beberapa menit agar tusuk tidak mudah menghitam atau terbakar saat terkena bara panas dalam waktu cukup lama.

  5. Hindari api yang terlalu besar karena bagian luar sate memang cepat berubah warna, tetapi bagian tengah daging sering kali masih keras dan belum matang sempurna sehingga hasil akhirnya kurang nikmat saat disantap.

  6. Saat memakai arang, gunakan bara yang warnanya sudah cenderung putih kemerahan karena panasnya lebih stabil dan mampu menghasilkan aroma bakaran khas tanpa meninggalkan rasa pahit akibat asap berlebih.

  7. Olesan kecap tambahan sebaiknya diberikan tipis saja karena kecap yang terlalu banyak bisa menetes ke bara lalu menghasilkan asap pekat yang membuat permukaan sate mudah gosong dan terasa pahit.

Sate maranggi memang punya cita rasa khas yang sulit ditolak, apalagi ketika dipadukan dengan aroma bakaran yang menggoda sejak pertama matang. Perpaduan rempah sederhana dan teknik memanggang yang tepat bisa menghasilkan sate daging kurban yang empuk, juicy, dan kaya rasa di setiap tusuknya. Resep sate maranggi Hj. Yetty ini cocok dijadikan menu spesial saat momen kumpul keluarga agar suasana makan terasa semakin hangat dan meriah.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article