Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
ilustrasi sundubu jjigae (magnific.com/Jcomp)

Orang Korea Selatan suka banget sama makanan berkuah, apalagi kalau udah masuk musim dingin. Makanan berkuah hangat selalu jadi favorit mereka. Salah satunya adalah sundubu jjigae. Sundubu jjigae (순두부찌개) merupakan sup atau semur tahu pedas. 

Sesuai dengan namanya, sundubu jjigae menggunakan tahu sebagai salah satu bahan utamanya. Selain tahu, kamu juga bisa bebas menambahkan berbagai bahan lainnya, termasuk kimchi, daging, telur, dan aneka sayuram. Resep makanan berkuah satu ini punya rasa yang pedas dan gurih, bakal cocok banget dinikmati selama musim hujan yang dingin. Berikut resepnya!

1. Bahan Sundubu Jjigae

ilustrasi tahu putih (magnific.com/Jcomp)
  1. 300 gram soft tofu

  2. 100 gram beef slice, potong-potong

  3. 80 gram oyster mushroom

  4. 1 butir telur

  5. 2 batang daun bawang, iris halus

  6. 250 ml air

  7. 1/4 buah bawang bombay, cincang kasar

  8. 2 siung bawang putih, cincang kasar

  9. 2 sendok makan gochugaru

  10. 2 sendok makan minyak wijen

  11. 1 sendok makan kecap asin

  12. 1/4 sendok makan kecap ikan

  13. 1/4 sendok teh garam

  14. 1/4 sendok teh lada

2. Cara Membuat Sundubu Jjigae

ilustrasi sundubu jjigae yang baru matang (magnific.com/Jcomp)
  1. Siapkan mangkuk keramik hitam khas Korea atau ttukbaegi dan letakkan di atas kompor dengan api sedang. Tambahkan minyak wijen dan masukkan irisan daun bawang. Tumis sebentar, lalu tambahkan potongan beef slice ke dalam mangkuk. 

  2. Tumis hingga matang, baru masukkan bawang bombay, bawang putih, gochugaru, garam, dan lada. Aduk semua bahan hingga tercampur rata, masukkan juga kecap ikan dan kecap asin ke dalam mangkuk. Aduk sebentar, tuangkan air sebanyak 250 ml. Aduk sebentar sampai semua bumbunya larut dengan air. 

  3. Masukkan oyster mushroom dan soft tofu. Potong-potong tofu di dalam mangkuk dengan menggunakan spatula, lalu masak sundubu jjigae hingga mendidih. Setelah mendidih, terakhir tinggal masukkan telur ke dalamnya. Masak lagi sampai telur setengah matang, lalu angkat dan sajikan. Jangan lupa nikmati sundubu jjigae dalam keadaan masih hangat bersama sepiring nasi.

3. Perbedaan Silk Tofu dan Tahu Biasa

ilustrasi salad dengan tahu (unsplash.com/Ahn Nguyen)
  1. Dari bentuknya, baik tahu biasa maupun silk tofu terlihat sama. Namun jika kamu perhatikan warnanya, kamu akan menemukan perbedaan. Silk tofu dan tahu biasa memang sama-sama memiliki warna putih. Namun silk tofu biasanya punya warna yang lebih cerah. Ini karena silk tofu terbuat dari susu kedelai yang disaring, di mana bagian serat dan okaranya dihilangkan. Penyaringan ini bukan hanya membuat teksturnya jadi lebih halus, tetapi juga membuat warnanya lebih terang.

  2. Perbedaan utama antara tahu biasa dan tahu sutra adalah teksturnya. Berbeda dengan tahu biasa yang meski lembut, cenderung lebih padat. Ketika disentuh dengan jari, tahu gak akan mudah hancur. Hal itu tentu berbeda dengan silk tofu yang punya tekstur halus dan lembut. Usut punya usut, perbedaan ini disebabkan oleh proses pembuatannya. Pada tahu biasa, dadih kedelai akan ditekan untuk mengeluarkan cairan. Hal ini dilakukan untuk memadatkan jaringan protein sehingga teksturnya lebih firm. Sedangkan pada tahu sutra, proses penekanan dilewatkan. Sebagai gantinya, dadih dan susu kedelai dibiarkan menggumpal secara alami sehingga kandungan airnya jadi lebih tinggi.

  3. Baik tahu biasa maupun silk tofu sebenarnya bisa diolah untuk berbagai masakan. Namun untuk masakan berat atau lauk nasi, tahu biasa yang padat jadi pilihan yang pas. Teksturnya gak bikin tahu mudah hancur sehingga bisa diolah dengan cara ditumis, atau digoreng. Sedangkan untuk silk tofu lebih sering dibuat untuk bahan sup. Selain itu, teksturnya yang halus juga membuat silk tofu dapat diolah menjadi pengganti saus krim, salad, bahkan di Jepang, silk tofu juga kerap digunakan untuk membuat dessert.

Di Korea Selatan, sundubu jjigae biasanya dibuat untuk sarapan atau makan siang. Proses memasaknya yang cepat, membuat makanan berkuah panas ini cocok buat mereka yang mau makan enak tapi gak punya waktu buat masak lama-lama. Jangan lupa sajikan dengan nasi hangat dan kimchi jika ada.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article