Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Tips Bikin Vienna Soft Apple Strudel yang Aromatik dan Super Soft

ilustrasi vienna soft apple strudel
ilustrasi vienna soft apple strudel (freepik.com/chandlervid85)
Intinya sih...
  • Pilih apel dengan keseimbangan rasa, seperti Granny Smith atau Braeburn, agar strudel tidak terlalu manis atau asam.
  • Gunakan adonan elastis untuk lapisan tipis yang crispy di luar tapi tetap soft di dalam.
  • Tambahkan remah roti untuk tekstur sempurna dan manfaatkan rempah untuk aroma khas Vienna.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Vienna soft apple strudel dikenal sebagai salah satu dessert klasik yang punya karakter lembut, hangat, dan penuh aroma rempah. Perpaduan kulit strudel yang tipis dengan isian apel, kayu manis, dan mentega cair menciptakan sensasi yang langsung terasa nyaman sejak gigitan pertama. Tekstur yang super lembut dan aroma yang menggoda jadi ciri khas yang bikin strudel versi Wina selalu punya tempat spesial di hati pencinta pastry.

Meski terlihat sederhana, strudel yang benar-benar soft dan aromatik butuh teknik dan perhatian pada detail kecil. Mulai dari pemilihan apel sampai cara mengolah adonan, semua punya pengaruh besar terhadap hasil akhir. Dengan pendekatan yang tepat, strudel rumahan bisa terasa seperti sajian kafe di pusat kota Vienna. Yuk, simak tips penting berikut supaya strudel buatan sendiri terasa lebih wangi, lembut, dan memanjakan lidah!

1. Pilih apel dengan keseimbangan rasa

ilustrasi apel
ilustrasi apel (pexels.com/Mareefe)

Pemilihan apel adalah fondasi utama dalam vienna soft apple strudel. Apel dengan keseimbangan rasa asam dan manis memberi karakter rasa yang lebih kompleks dan gak terasa datar. Varietas seperti Granny Smith atau Braeburn sering dipilih karena tetap kokoh saat dipanggang.

Apel yang terlalu manis bisa membuat strudel terasa enek, sementara apel yang terlalu asam bisa mengganggu keseimbangan rasa. Irisan apel yang seragam juga membantu proses pemanggangan lebih merata. Dengan apel yang tepat, isian strudel akan terasa segar, juicy, dan tetap lembut tanpa kehilangan struktur.

2. Gunakan adonan yang benar-benar elastis

ilustrasi membuat adonan
ilustrasi membuat adonan (unsplash.com/DDP)

Adonan strudel khas Vienna harus punya tingkat elastisitas yang tinggi. Tekstur ini memungkinkan adonan ditarik sangat tipis tanpa mudah robek. Proses pengulenan yang konsisten membantu membangun struktur gluten yang kuat namun lentur.

Adonan yang elastis membuat lapisan strudel terasa ringan dan hampir transparan. Lapisan tipis ini penting supaya hasil akhirnya crispy di luar tapi tetap soft di dalam. Dengan adonan yang tepat, strudel akan punya sensasi khas yang sulit ditiru oleh pastry biasa.

3. Tambahkan remah roti untuk menyerap kelembapan

ilustrasi remah roti
ilustrasi remah roti (freepik.com/luis_molinero)

Salah satu rahasia tekstur sempurna pada vienna soft apple strudel adalah penggunaan remah roti. Remah roti berfungsi menyerap cairan dari apel selama proses pemanggangan. Teknik ini mencegah bagian bawah strudel menjadi lembek.

Remah roti yang ditumis dengan mentega juga memberi aroma buttery yang lebih kaya. Selain menyerap cairan, remah roti membantu menjaga struktur isian tetap seimbang. Hasilnya, strudel tetap lembut tanpa kehilangan kerapihan lapisan.

4. Manfaatkan rempah untuk aroma yang khas

ilustrasi kayu manis
ilustrasi kayu manis (unsplash.com/Rens D)

Aroma adalah elemen penting dalam strudel gaya Vienna. Kayu manis, pala, dan sedikit cengkeh sering digunakan untuk memberi karakter spicy yang hangat. Rempah-rempah ini menyatu dengan apel dan mentega, menciptakan wangi yang langsung terasa saat strudel keluar dari oven.

Takaran rempah perlu dijaga supaya aroma tetap seimbang dan gak terlalu dominan. Kombinasi yang tepat membuat strudel terasa lebih dalam dan berlapis. Dengan aroma yang kuat tapi harmonis, pengalaman menyantap strudel jadi jauh lebih memuaskan.

5. Oles mentega secara konsisten di setiap lapisan

ilustrasi saus mentega
ilustrasi saus mentega (freepik.com/freepik)

Mentega adalah kunci tekstur soft dan rasa rich pada vienna soft apple strudel. Setiap lapisan adonan perlu dioles mentega cair secara merata. Teknik ini membantu menciptakan lapisan yang lembut sekaligus memberi efek flaky.

Mentega juga membantu menjaga kelembapan adonan selama proses pemanggangan. Lapisan yang cukup mentega membuat bagian dalam tetap empuk, sementara bagian luar berubah menjadi keemasan dan ringan. Dengan teknik ini, strudel akan terasa lembut tanpa kehilangan karakter klasiknya.

Vienna soft apple strudel yang aromatik dan super soft bukan hasil kebetulan, tapi kombinasi teknik dan bahan yang tepat. Setiap detail kecil, dari apel sampai mentega, berkontribusi pada tekstur dan rasa akhir. Dengan menerapkan tips ini, strudel rumahan bisa terasa lebih autentik dan memanjakan. Sajian hangat ini siap menemani momen santai dengan aroma yang bikin suasana terasa lebih nyaman dan spesial.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Agsa Tian
EditorAgsa Tian
Follow Us

Latest in Food

See More

Resep Dubai Chewy Cookie Lumer, Cocok untuk Ide Hadiah Valentine

30 Jan 2026, 13:15 WIBFood