TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

5 Nutrisi yang Harus Dipenuhi Ibu Hamil, Penting untuk Ibu dan Bayi

Jangan sampai kekurangan

ilustrasi tips sahur dan buka puasa untuk ibu hamil (freepik.com/senivpetro)

Pola makan selama kehamilan yang sehat penting bagi ibu dan bayi, karena apa yang dimakan dan diminum saat hamil menjadi sumber makanan utama bagi bayi. Diet calon ibu harus mencakup makanan dan minuman sehat yang menyediakan berbagai nutrisi penting untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi.

Secara umum, diet perempuan selama kehamilan harus bisa memenuhi nutrisi berikut ini. 

1. Protein

ilustrasi daging sapi (pixabay.com/tomwieden)

Protein memiliki fungsi penting agar jaringan dan organ bayi dapat tumbuh dengan tepat. Makronutrien ini juga membantu pertumbuhan jaringan payudara dan rahim selama kehamilan serta meningkatkan suplai darah, agar bayi mendapatkan lebih banyak darah.

Kebutuhan protein ibu hamil mengalami peningkatan pada setiap trimester kehamilan. Penelitian yang dilaporkan dalam jurnal American Society of Nutrition menyarankan bahwa asupan protein selama kehamilan harus lebih tinggi dari beberapa rekomendasi saat ini, yaitu sekitar 70 hingga 100 g protein sehari, tergantung berat badan dan trimester kehamilan.

Beberapa sumber protein yang baik meliputi:

  • Daging sapi tanpa lemak
  • Ayam
  • Salmon
  • Kacang-kacangan
  • Keju
  • Polong-polongan

Baca Juga: Masuk Kelompok Rentan, POGI Dorong Vaksinasi COVID-19 untuk Ibu Hamil

2. Asam folat

ilustrasi asparagus (pexels.com/Aphiwat chuangchoem)

Asam folat juga dikenal sebagai folat ketika nutrisi ini ditemukan dalam makanan. Asam folat adalah vitamin B9 dan berperan penting dalam membantu mencegah cacat lahir pada otak bayi dan sumsum tulang belakang, yang dikenal sebagai cacat tabung saraf. Asam folat banyak ditemukan dalam asparagus, telur, buah sitrus, bit, brokoli, pepaya, dan pisang.

Meskipun folat bisa didapat dalam makanan, tetapi sulit untuk mendapatkan jumlah asam folat yang direkomendasikan dari diet saja. Karena alasan itu, perempuan yang sedang merencanakan kehamilan direkomendasikan untuk mengonsumsi suplemen yang mengandung 400 mcg asam folat per hari, selama setidaknya satu bulan sebelum hamil dan 600 mcg per hari selama kehamilan.

Menurut laporan dalam jurnal Obstetrics, Gynecology & Reproductive Medicine, perempuan hamil yang mengonsumsi suplemen asam folat 400 mcg mengalami penurunan risiko cacat tabung saraf pada bayi mereka hingga 50 persen.

3. Kalsium

ilustrasi susu (pexels.com/Alexas Fotos)

Kalsium berperan dalam pembuatan tulang pada bayi dan pengaturan cairan tubuh ibu. Menurut studi yang dicatatkan di Journal of Obstetrics and Gynecology of India, ibu hamil membutuhkan 1.000 mg kalsium, idealnya dalam dua dosis 500 mg, per hari.

Beberapa sumber kalsium yang baik meliputi:

  • Susu,
  • Yoghurt
  • Keju
  • Ikan dan makanan laut rendah merkuri
  • Sayuran berdaun hijau tua

4. Besi

ilustrasi bayam (pixabay.com/ponce_photography)

Zat besi bersama dengan natrium, kalium, dan air bekerja untuk meningkatkan aliran darah. Ini membantu memastikan bahwa ibu hamil dan bayi mendapat suplai oksigen yang cukup.

Dilansir Healthline, ibu hamil harus mendapatkan 27 mg zat besi per hari yang dikonsumsi dengan vitamin C untuk meningkatkan penyerapannya. Sumber zat besi yang baik meliputi:

  • Sayuran berdaun hijau tua
  • Buah sitrus
  • Daging sapi dan unggas
  • Telur

Baca Juga: Sederhana, 10 Cara Mudah Cegah Infeksi pada Ibu Hamil

Verified Writer

Eka Ami

https://mycollection.shop/allaboutshopee0101

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya