Comscore Tracker

Dianggap Biasa, Padahal 7 Hal Ini adalah Kebiasaan Jorok

Seperti mencongkel kuping dengan benda asing

Sama seperti karakter, kebersihan pribadi bukanlah tindakan tetapi kebiasaan — dan hampir semua orang di atas usia tertentu berpikir bahwa kebersihan pribadi mereka sudah terkendali.

Namun, data secara konsisten memberi tahu hal yang sebaliknya. Misalnya, menurut jajak pendapat baru-baru ini yang dilakukan oleh Pharmacy Times, 42 persen dari semua orang Amerika bahkan tidak mencuci tangan setelah dari toilet dan tentunya di negara lainnya pasti menunjukkan kenyataan yang sama.

Tentunya seperti fakta di atas dinilai cukup normal bukan? Padahal sebenarnya tidak normal. Begitulah dengan delapan kebiasaan ini.

1. Menggunakan ponsel di toilet

Dianggap Biasa, Padahal 7 Hal Ini adalah Kebiasaan JorokIlustrasi toilet (pexels.com/KarolinaGrabowska)

Mungkin sangat menyenangkan untuk mendapatkan kesenangan sesaat dari media sosial sambil duduk di atas takhta. Tapi, kamu perlu tahu resikonya bisa menghampiri.

Saat kamu membawa ponsel ke kamar mandi sepanjang waktu maka, secara tidak langsung ada kemungkinan ponselmu menjadi rumah bagi lebih banyak kuman daripada dudukan toilet.

Demikian pula, proyek penelitian Inggris yang dilakukan oleh London School of Hygiene and Tropical Medicine menemukan 92 persen ponsel yang diteliti mengandung bakteri yang berpotensi berbahaya. Seperti Salmonela, penyebab utama dari penyakit yang disebarkan melalui makanan. Selain itu, terdapat pula bakteri Clostridium difficile. Keduanya dapat menyebabkan gangguan di saluran pencernaan.

2. Asal memasukkan benda ke lubang telinga

Dianggap Biasa, Padahal 7 Hal Ini adalah Kebiasaan Jorokilustrasi telinga (pexels.com/Burst)

Membersihkan kotoran telinga yang mengganggu merupakan hal bijak, namun saat menggunakan benda aneh, percaya atau tidak hal itu sering kali lebih berbahaya.

Orang-orang pada umumnya sering berpikir bahwa mereka mencegah kotoran telinga menumpuk dengan membersihkan telinganya dengan penyeka kapas, klip kertas, atau sejumlah benda tak terbayangkan yang sekiranya bisa masuk ke lubang telinga.

Padahal ya, upaya untuk menghilangkan kotoran telinga ini hanya menimbulkan masalah lebih lanjut karena kotoran telinga didorong ke bawah dan berdampak lebih jauh ke dalam liang telinga. Apa pun yang masuk ke telinga dapat menyebabkan kerusakan serius pada gendang telinga dan saluran dengan potensi kerusakan sementara atau bahkan permanen.

3. Tidak menjaga kebersihan ujung jari

Dianggap Biasa, Padahal 7 Hal Ini adalah Kebiasaan Jorokilustrasi cuci tangan (pexels.com/Burst)

Baca Juga: 9 Fakta Kirgistan, Negara yang Penduduknya Sangat Menjaga Kebersihan

Semua orang tahu bahwa penting untuk mencuci tangan terutama di dunia COVID-19 — tetapi sering kali kuku tangan diabaikan.

Menurut CDC, kuku yang kotor dapat menyebarkan sejumlah infeksi, termasuk cacing kremi. Jadi, jika kamu tidak sering memotong kuku, kukumu akan mudah rusak dan patah, dan lebih mungkin menyimpan kotoran dan bakteri yang berpotensi menyebarkan infeksi.

4. Membiarkan sikat gigi tetap berada di toilet

Dianggap Biasa, Padahal 7 Hal Ini adalah Kebiasaan Jorokilustrasi perkakas mandi (pexels.com/KarolinaGrabowska)

Jika sikat gigimu menghabiskan sebagian besar waktunya di toilet, kamu mungkin berisiko mengalami kontaminasi silang. Sebab menurut jurnal American Journal of Infection Control,  setiap kali toilet dibilas, awan partikel mikroskopis yang tidak terlihat masuk ke lingkungan sekitarnya, dan itu termasuk jejak urin dan feses.

Meskipun tidak ada masalah kesehatan yang dikonfirmasi terkait dengan sikat gigi yang terinfeksi bulu toilet, siapa yang mau mengambil risiko? Jadi, bantulah dirimu dengan memiindahkan sikat gigimu ke sisi lain kamar mandi.

Perlu diketahui juga bahwa sikat gigi harus disimpan tegak di lingkungan yang memungkinkan sikat gigi benar-benar kering.

5. Tidak membersihkan remote

Dianggap Biasa, Padahal 7 Hal Ini adalah Kebiasaan Jorokilustrasi remote tv (pexels.com/KarolinaGrabowska)

Kebanyakan orang tahu untuk membersihkan smartphone mereka secara berkala, tetapi untuk remote TV? Ya, itu salah satu barang rumah tangga yang digunakan setiap hari dan tidak tahu bahwa benda ini penting untuk dibersihkan. Sebab, sebagian besar remote TV dipenuhi kuman dan virus.

Sebuah penelitian yang di ulas di WebMD menunjukkan bahwa remot televisi adalah salah satu barang paling kotor di kamar hotel. Peneliti menemukan kotoran dan bakteri berbahaya pada 81 persen sampel. Jadi, sangat penting untuk menyadari bahwa apa pun yang sering disentuh orang mengandung kuman. Sekarang, bayangkan berapa kali kamu, keluargamu, temanmu dan bahkan anjingmu bersentuhan dengan remote TV?

6. Sikat gigi dengan cara yang salah

Dianggap Biasa, Padahal 7 Hal Ini adalah Kebiasaan Jorokilustrasi sikat gigi (pexels.com/AndreaPiacquadio)

Beberapa orang punya kebiasaan menyikat giginya dengan kondisi yang dipaksakan alias mager bahkan buru-buru, namun tetap memaksakan menyikat gigi. Alhasil, kebersihannya tidak maksimal dan menyikat gigi hanya formalitas saja.

Padahal, untuk mendapatkan hasil yang gigi bersih yang maksimal, sangat disarankan untuk menyikat gigi dalam waktu dua menit. Namun sayangnya, menurut sebuah penelitian yang djmuat di Journal of Dental Hygiene, mayoritas orang menyikat rata-rata hanya 45 detik.

Makanya, berikanlah sedikit perhatian dalam menyikat gigi untuk meminimalisir penumpukan plak dan gigi berlubang hingga meminimalisir gusi berdarah karena buru-buru. Jadi luangkan waktu untuk hal ini ya!

7. Jarang ganti handuk

Dianggap Biasa, Padahal 7 Hal Ini adalah Kebiasaan Jorokilustrasi handuk bersih (pexels.com/DomJ)

Tahukah kamu bahwa handuk mandi dapat menampung bakteri, jamur, dan jamur hanya setelah digunakan beberapa hari? Semua kelembapan yang kita tinggalkan setelah mengeringkan membuat handuk mandi menjadi rumah yang ideal bagi sejumlah mikroba. Itulah sebabnya Consumer Reports merekomendasikan untuk menganti handuk setiap tiga hingga empat hari (bahkan lebih sering jika kamu berkeringat setiap hari).

Jangan lupa juga untuk mengganti handuk tanganmu setiap satu hingga dua hari. Menurut beberapa laporan, menunggu lebih lama dapat menggagalkan seluruh tujuan mencuci tangan.

Nah, itulah tujuh kebiasaan sederhana yang mempengaruhi kualitas kesehatan. Walaupun banyak yang menganggap normal karena sering diabaikan, namun mulai sekarang, berikanlah perhatian pada hal-hal seperti di atas.

Baca Juga: 6 Kebiasaan Jorok di Kos-kosan yang Bisa Mengundang Penyakit

Basri W Pakpahan Photo Verified Writer Basri W Pakpahan

Menulis untuk Memperbaiki Diri

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Novaya

Berita Terkini Lainnya