ilustrasi plank (vecteezy.com/Viorel Kurnosov)
Banyak pemula menganggap plank hanya satu jenis gerakan, padahal terdapat beberapa variasi yang bisa disesuaikan dengan kemampuan. Variasi seperti knee plank dapat menjadi alternatif yang lebih ringan tanpa mengurangi manfaat latihan inti. Menggunakan variasi membantu pemula memahami batas tubuh tanpa rasa tertekan untuk mengikuti standar tertentu. Dengan cara ini, latihan terasa lebih ramah dan terkontrol. Otot inti tetap bekerja tanpa harus dipaksa.
Setelah variasi dasar terasa nyaman, pemula dapat beralih ke plank standar dengan durasi singkat. Pergantian variasi juga membantu mengurangi kebosanan saat latihan. Selain itu, variasi plank melatih koordinasi dan stabilitas tubuh secara bertahap. Pendekatan ini membuat proses latihan terasa lebih realistis dan mudah diikuti. Hasilnya, plank menjadi kebiasaan sehat yang berkelanjutan.
Durasi plank yang efektif untuk pemula sebenarnya tidak panjang, selama dilakukan dengan teknik yang tepat dan konsisten. Fokus pada kualitas gerakan, frekuensi latihan, serta respons tubuh akan memberi hasil yang lebih nyata dibanding sekadar mengejar waktu. Jadi, setelah memahami hal ini, sudahkah kamu siap memulai plank dengan cara yang lebih tepat?
Referensi
"Straight talk on planking". Harvard Medical School. Diakses pada Januari 2026.
"The Surprising Truth About How Long You Should Hold a Plank". Men's Health. Diakses pada Januari 2026.
"15 Plank Variations You Haven’t Tried but Need to ASAP". Healthline. Diakses pada Januari 2026.