Comscore Tracker

Sakit Kepala setelah Menangis, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Bisa jadi karena kamu sedang stres

Sering kali, tangisan membuat kita merasa lebih baik setelahnya. Namun, sesekali, tangisan meninggalkan perasaan yang tidak mengenakkan.

Setelah menangis kencang atau dalam waktu lama, ini akan meninggalkan mata merah, hidung meler, dan wajah bengkak. Terkadang, kamu juga bisa mengalami sakit kepala yang berdenyut.

Sakit kepala setelah menangis adalah sesuatu yang dialami oleh banyak orang, terutama mereka yang memiliki kondisi kesehatan mental. Ini terjadi karena berbagai alasan dan ada sejumlah strategi yang dapat dilakukan untuk membantu mengatasi ketidaknyamanan.

1. Yang terjadi dalam tubuh saat kita menangis

Sakit Kepala setelah Menangis, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinyailustrasi menangis (pexels.com/kat jayne)

Dijelaskan laman Women's Health, saat sedih, tubuh melepaskan hormon stres, seperti kortisol. Hormon stres tersebut memicu pelepasan neurotransmiter yang mendorong reaksi fisik, seperti ketegangan di dahi dan keluarnya air mata yang mengalir di wajah.

Salah satu neurotransmiter, khususnya asetilkolin, bertanggung jawab atas kerja air. Bahan kimia ini mendorong kelenjar lakrimal menghasilkan air mata. Ketika air mata keluar, lubang hidung juga mulai membengkak, menyebabkan kemacetan di sinus. Otot-otot di kepala dan leher juga mulai menegang pada saat bersamaan.

2. Mengapa menangis menyebabkan sakit kepala

Sakit Kepala setelah Menangis, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinyailustrasi sakit kepala setelah menangis (pexels.com/Yan Krukov)

Tidak banyak penelitian ilmiah yang menjelaskan bagaimana menangis kemudian menyebabkan sakit kepala. Salah satu penelitian yang bisa digunakan adalah yang diterbitkan dalam Sao Paulo Medical Journal tahun 2003, yang mengungkap bahwa menangis dalam kondisi stres, cemas, dan menstruasi dapat menyebabkan sakit kepala.

Meskipun penelitiannya terbatas, tetapi para ahli kesehatan mental dan sakit kepala memiliki beberapa teori mengapa menangis memicu kepala menjadi sakit. Para ahli meyakini kebanyakan orang tidak akan mengalami sakit kepala setelah meneteskan air mata sebentar. Namun, menangis dengan keras atau cukup lama dapat menimbulkan respons fisik, seperti pilek, mata bengkak, atau sakit kepala. Orang lebih mungkin menangis hebat saat berada dalam situasi yang sulit.

Baca Juga: 5 Manfaat Menangis bagi Kesehatan Mental, Bisa Melepas Stres

3. Jenis sakit kepala yang muncul setelah menangis

Sakit Kepala setelah Menangis, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinyailustrasi sakit kepala setelah menangis (pexels.com/Kindel Media)

Dilansir Healthline, kamu bisa mengalami berbagai jenis sakit kepala setelah menangis, tergantung pada lamanya waktu dan tingkat keparahan tangisan:

  • Sakit kepala migrain: Ini ditandai sakit yang hebat dan berdenyut di satu sisi kepala. Terkadang, ini disertai gejala lain, seperti mual, muntah, dan kepekaan ekstrem terhadap cahaya dan suara.
  • Sakit kepala tipe tegang: Ditandai dengan rasa sakit dan tekanan yang terasa seperti kepala sedang diikat dengan kencang. Rasa sakit mungkin menjalar hingga leher dan bahu.

Kamu lebih mungkin mengalami migrain dan sakit kepala tipe tegang setelah menangis karena stres dan cemas.

4. Apakah kondisi kesehatan mental berperan

Sakit Kepala setelah Menangis, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinyailustrasi pengidap depresi (pexels.com/Polina Zimmerman)

Individu dengan kondisi kesehatan mental tertentu mungkin lebih sering menangis daripada yang lain. Hasilnya, orang-orang ini mungkin lebih sering mengalami sakit kepala, seperti dilansir Psych Central. Berikut beberapa kondisi kesehatan mental yang paling sering dikaitkan dengan emosi negatif:

  • Depresi.
  • Kecemasan.
  • Gangguan bipolar.
  • Kesedihan akut dan kronis.
  • Burnout.

Akibatnya, sakit kepala dan kondisi ini sering tumpang tindih, yang memperburuk satu sama lain. Hormon stres dan neurotransmiter yang dilepaskan oleh stres mungkin juga berperan. Secara alami, stres dapat menyebabkan tangisan, dan stres adalah pemicu universal untuk sakit kepala migrain.

5. Cara menghilangkan sakit kepala karena menangis

Sakit Kepala setelah Menangis, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinyailustrasi memijat kepala (pixabay.com/KaiMiano)

Jika kamu mengalami sakit kepala setelah menangis, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meredakannya. Berikut beberapa strateginya dirangkum dari Psych Central:

  • Mengatasi akar masalahnya, seperti apakah kamu mengalami kecemasan, stres, atau depresi.
  • Mandi air panas atau dingin.
  • Menggunakan kompres es atau panas di dahi, leher, atau kepala.
  • Mengonsumsi obat-obatan, seperti obat migrain.
  • Memijat kepala atau leher.
  • Minum minuman berkafein atau suplemen kafein.
  • Melakukan pose yoga untuk sakit kepala.
  • Merawat diri, seperti dengan tidur, berolahraga, dan minum.

Jika kamu sering menangis dan sakit kepala setelahnya, ada baiknya mendapat terapi atau bergabung dalam kelompok pendukung.

Sakit kepala setelah menangis adalah hal wajar yang dialami banyak orang, utamanya setelah mengalami situasi yang menyebabkan stres. Namun, jika kamu sering mengalami hal ini hingga membuatmu tersiksa, ada baiknya berbicara dengan dokter. Dokter akan membantumu menemukan sumbernya dan mencegahnya di masa depan.

Baca Juga: 5 Tips Mengatasi Sakit Kepala setelah Menangis, Wajib Tahu!

Topic:

  • Nurulia

Berita Terkini Lainnya